Responsive image

Begini Pembicaraan Erdogan dan Putin Tentang Isu Yerusalem dalam Sambungan Telepon

Begini Pembicaraan Erdogan dan Putin Tentang Isu Yerusalem dalam Sambungan Telepon

ANKARA (Juralislam.com) – Presiden Recep Tayyip Erdogan dan presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Kamis (7/12/2017) mengadakan percakapan telepon untuk membahas pengakuan AS terhadap Yerusalem sebagai ibukota Israel, menurut sumber presiden Turki, lansir Anadolu Agency.

Percakapan telepon tersebut terjadi sehari setelah Donald Trump mengumumkan bahwa AS mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel “yang tak terbagi” dan akan memindahkan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem meskipun mendapat tentangan internasional yang meluas.

Turki Kutuk Keputusan AS Jadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel

Memperhatikan bahwa keputusan Israel untuk mencaplok Yerusalem pada tahun 1980 ditolak oleh masyarakat internasional dan PBB, Erdogan menekankan bahwa langkah yang diambil oleh pemerintah AS baru-baru ini akan berdampak negatif terhadap perdamaian dan stabilitas di kawasan ini, kata sumber tersebut.

Sumber tersebut menambahkan bahwa Putin berbagi pandangan yang sama dan menyatakan bahwa mereka akan membawa isu-isu ini di Dewan Keamanan PBB.

Pemimpin Hamas: Keputusan AS adalah Deklarasi Perang

Yerusalem tetap menjadi inti konflik Israel-Palestina, dengan orang-orang Palestina berharap bahwa Yerusalem Timur – yang sekarang diduduki oleh Israel – dapat menjadi ibu kota negara Palestina masa depan.

Menjelang pemilihannya tahun lalu, Trump berulang kali berjanji untuk merelokasi Kedutaan Besar AS ke Yerusalem.

Bagikan
Close X