Ledakan Menimpa Kereta Api di Balochistan, Pakistan

PAKISTAN (jurnalislam.com) – Sebuah ledakan telah merusak sebuah kereta api di provinsi barat daya yang bergolak di Pakistan, Balochistan, menewaskan sedikitnya 14 orang, kata para pejabat berwenang.

Bom itu meledak di kereta Jaffer ekspres jurusan Rawalpindi mengenai gerbong khusus laki-laki di kota Sibi, sekitar 160 km selatan ibukota provinsi Quetta.

Rumah sakit setempat merawat 44 orang yang terluka dan lima orang yang mengalami luka parah diterbangkan ke Quetta melalui helikopter, komisaris distrik mengatakan kepada Al Jazeera.

Dua gerbong kereta terbakar setelah ledakan itu, tetapi api telah berhasil dipadamkan, kata pejabat polisi senior, Mohammad Nazar.

Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, tapi ledakan itu terjadi sehari setelah pasukan paramiliter mengatakan mereka telah melancarkan operasi di provinsi yang mengalami kekerasan dan penderitaan dan membunuh sekitar 40 orang bersenjata.

Balochistan yang kaya akan sumber daya merupakan rumah bagi konflik separatis berkepanjangan yang dihidupkan kembali pada tahun 2004. Para nasionalis berusaha untuk menghentikan eksploitasi sumber daya alam di wilayah ini dan juga dugaan adanya pelanggaran hak asasi. (ded412/Aljazeera)

Nasihat Asy Syahid -insya Allah- Sayyid Quthb untuk Para Aktivis Dakwah

Dunia politik kian memanas di negeri ini. Tak ketinggalan ada diantara elemen gerakan Islam maupun para aktivis dakwah ikut serta dalam wasilah politik praktis dan menyebutnya sebagai “Maslahat Dakwah”.

Terkait hal itu mari kita renungkan nasihat Sayyid Quthb saat menjelaskan Surat Al-Hajj ayat 52 dalam kitabnya Fi zhil…alil qur’an:

ولقد تدفع الحماسة والحرارة أصحاب الدعوات بعد الرسل والرغبة الملحة في انتشار الدعوات وانتصارها. تدفعهم إلى استمالة بعض الأشخاص أو بعض العناصر بالإغضاء في أول الأمر عن شيء من مقتضيات الدعوة يحسبونه هم ليس أصيلاً فيها، ومجاراتهم في بعض أمرهم كي لا ينفروا من الدعوة ويخاصموها.

ولقد تدفعهم كذلك إلى اتخاذ وسائل وأساليب لا تستقيم مع موازينالدعوة الدقيقة، ولا مع منهج الدعوة المستقيم. وذلك حرصاً على سرعة انتصار الدعوة وانتشارها. واجتهاداً في تحقيق “مصلحة الدعوة”

“Panasnya pergolakan dan kecamuk pertarungan telah mendorong para aktifis dakwah sepeninggal Rasulullah Shollallohu ‘alaihi wasallam untuk terus merupaya menegakkan Risalah ini. Namun di sisi lain tidak sedikit dari mereka yang kemudian mengambil jalan pintas dengan menggunakan berbagai wasilah, strategi dan metode yang melenceng dari kaidah dan manhaj dakwah yang telah dicontohkan oleh Rasulullah. Hal itu tidak lain disebabkan oleh ketergesa-gesaan dan ketidak sabaran untuk segera memperoleh kemenangan dan keberhasilan dakwah mereka.

Jalan pintas itu adalah hasil ijtihad mereka atas apa yang mereka sebut dengan ‘mashlahat dakwah

ومصلحة الدعوة الحقيقية في استقامتها على النهج دون انحراف قليل أو كثير
. أما النتائج فهي غيب لا يعلمه إلا الله

Padahal yang dimaksud dengan mashlahat dakwah yang sebenarnya adalah sikap istiqomah dari para pengemban amanah dakwah agar senantiasa berada di atas manhaj dakwah yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Shollallohu ‘alaihi wasallam tanpa sedikit pun tergoda untuk berpaling darinya walau selangkah pun. Adapun hasil akhir dari dakwah adalah perkara ghaib yang tidak ada satupun yang tahu kecuali Allah Azza Wa Jalla wa Jalla.

، فلا يجوز أن يحسب حملة الدعوة حساب هذه النتائج. إنما يجب أن يمضوا على نهج الدعوة الواضح الصريح الدقيق، وأن يدعوا نتائج هذه الاستقامة لله. ولن تكون إلا خيراً في نهاية المطاف

“Dengan demikian tidak selayaknya bagi para aktifis dakwah menjadikan hasil akhir sebagai tolok ukur dan tujuan utama dakwah mereka. Kewajiban mereka hanyalah menegakkan dakwah di atas manhaj yang lurus dan bersih dari berbagai penyimpangan, seraya bertawakkal dan menyerahkan seluruh hasil usaha yang telah dilakukan dengan penuh istiqomah kepada Allah Azza Wa Jalla wa Jalla. Jika ini telah dilakukan, niscaya kebaikan lah yang akan diperoleh, apapun hasil yang dicapai.

وها هو القرآن الكريم ينبههم إلى أن الشيطان يتربص بأمانيهم تلك لينفذ منها إلى صميم الدعوة، وإذا كان الله قد عصم أنبياءه ورسله فلم يمكن للشيطان أن ينفذ من خلال رغباتهم الفطرية إلى دعوتهم، فغير المعصومين في حاجة إلى الحذر الشديد من هذه الناحية، والتحرج البالغ، خيفة أن يدخل عليهم الشيطان من ثغرة الرغبة في نصرة الدعوة والحرص على ما يسمونه “مصلحة الدعوة”.

Ayat di atas (Q.S Al-Hajj: 52) mengingatkan mereka bahwa syaitan tidak akan pernah berhenti menghembuskan tipu daya dan godaan-godaannya terhadap para aktifis dakwah. Allah telah melindungi para Rasul dan nabi yang ma’shum sehingga mereka mampu membebaskan diri dari setiap tipu daya syaitan dan tetap istiqomah pada manhaj dakwah yang lurus. Namun tidak demikian halnya dengan para aktifis dakwah setelah mereka.Karena itu sudah seyogyanya bagi setiap aktifis dakwah agar berhati-hati dan waspada terhadap godaan syaitan ini dan tidak memberi kesempatan sedikit pun kepada syaitan untuk menjerumuskan mereka ke dalam kesesatan disebabkan oleh besarnya keinginan untuk segera memenangkan dakwah ini dan berhati-hati dengan apa yang mereka sebut dengan Maslahat dakwah.

“. إن كلمة “مصلحة الدعوة” يجب أن ترتفع من قاموس أصحاب الدعوات، لأنها مزلة، ومدخل للشيطان يأتيهم منه، حين يعز عليه أن يأتيهم من ناحية مصلحة الأشخاص.

“Tidak ada jalan lain, kalimat ‘mashlahat dakwah’ harus dibuang jauh-jauh dari kamus para aktifis dakwah, karena ia telah memalingkan mereka dari tujuan dakwah yang mulia dan menjadi pintu masuk syaitan untuk menyesatkan mereka setelah gagal menjerumuskan mereka melalui pintu mashlahat pribadi.”

ولقد تتحول “مصلحة الدعوة” إلى صنم يتعبده أصحاب الدعوة وينسون معه منهج الدعوة الأصيل، إن على أصحاب الدعوة أنيستقيموا على نهجها ويتحروا هذا النهج دون التفات إلى ما يعقبه هذا التحري من نتائج قد يلوح لهم أن فيها خطراً على الدعوة وأصحابها

‘Mashlahat dakwah’ telah menjelma menjadi berhala, Ilaah yang diibadahi oleh para aktifis dakwah dan menjadikan mereka melupakan manhaj dakwah Rasul yang murni dan orisinal. Karena itu, wajib bagi setiap aktifis dakwah untuk tetap istiqomah di atas manhaj Rasulullah Shollallohu ‘alaihi wasallam serta dengan sekuat tenaga menjaga agar tidak tergoda oleh segala bujuk rayu yang pada akhirnya justru akan menghancurkan bangunan dakwah yang telah mereka bina.

! فالخطر الوحيد الذي يجب أن يتقوه هو خطر الانحراف عن النهج لسبب من الأسباب، سواء كان هذا الانحراف كثيراً أو قليلاً. والله أعرف منهم بالمصلحة وهم ليسوا بها مكلفين. إنما هم مكلفون بأمر واحد. ألا ينحرفوا عن المنهج، وألا يحيدوا عن الطريق …”

Ketahuilah bahwa satu-satunya bahaya yang harus terus diwaspadai oleh para aktifis dakwah adalah penyimpangan dari manhaj dakwah Rasulullah Shollallohu ‘alaihi wasallam dengan alasan apapun, sekecil apapun penyimpangan itu.

Karena sesungguhnya Allah lah yang lebih Mengetahui tentang mashlahat dibandingkan mereka. Sedangkan mereka tidak dibebani sama sekali untuk mewujudkan mashlahat itu. Mereka hanya diwajibkan atas satu hal saja: agar tidak menyimpang sedikit pun dari Manhaj Rasulullah Shollallohu ‘alaihi wasallam dan tidak menyerah kalah lalu meninggalkan jalan dakwah yang penuh berkah ini. (AW)

 

Nasihat Ulama Kepada Negeri Seribu Bencana

BEKASI (jurnalislam.com) – Buku Tadzkirah ke-tiga yang ditulis oleh Ustadz Abu Bakar Ba’asyir adalah suatu bentuk tanggung jawab seorang Ulama Rabbani kepada umat Islam mengenai berbagai bencana yang menimpa di negerinya. Dengan memberikan nasihat yang tulus dalam bentuk tulisan ditujukan kepada para penguasa NKRI serta komponen pemerintahannya sebagai bentuk kasih sayang beliau kepada negeri ini, meskipun beliau sendiri dipenjara oleh penguasa NKRI itu sendiri.

Bedah buku yang berjudul “Tadzkirah Kepada Penguasa tentang Bencana di Indonesia” diselenggarakan oleh Al Tsaurah Institute, dilaksanakan di Masjid Al Hikmah, Bekasi, pada hari Ahad (6 April 2014). Dengan menghadirkan dua pembicara dari Jama’ah Ansharut Tauhid, yaitu Ustadz Haris Amir Falah dan Ustadz Muhammad Akhwan, diskusi bedah buku berjalan khidmat.

Selaku pembicara pertama, Ustadz Haris Amir Falah yang merupakan Amir JAT Wilayah Jakarta mengatakan, “Bahwa nasihat Tadzkirah yang ke-tiga ini adalah Tadzkirah kepada seluruh umat, yang menurut ulama bahwa bencana yang timbul di suatu negeri disebabkan oleh kemaksiatan dan kekufuran yang dilakukan penguasa dan komponen masyarakat secara terang-terangan.”

Ustadz Haris Amir Falah juga menyampaikan, “Perlunya peringatan kepada penguasa merupakan suatu bentuk dakwah yang dilakukan para Nabi dan Rasul ketika menemui para penguasa yang menyimpang dari Syari’at Allah.”

“Dan buku tadzkirah ini telah disebarluaskan ke seluruh komponen pemerintah negeri ini, sebagai bentuk kepedulian atas berbagai peristiwa bencana yang terjadi di negeri ini,”

“Peringatan tersebut ditujukan agar para penguasa negeri ini bertaubat dari segala kemaksiatan dan  kekufuran yang dilakukan oleh penguasa terhadap syari’at Allah,” pungkas Ustadz Haris.

Secara lugas Ustadz Haris Amir Falah juga menyampaikan kepada seluruh jamaah yang hadir bahwa, “Semua bencana yang terjadi di negeri ini, baik bencana alam, bencana akidah, bencana akhlak, hingga bencana iman, yaitu bencana yang membuat pelakunya keluar dari Islam tanpa disadari oleh para pelakunya, semuanya itu ternyata bermuara pada suatu sumber yaitu kekuasaan penguasa yang kufur.”

Dengan menyitir surah An Nahl : 112, “Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) sebuah negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezekinya datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk) nya mengingkari nikmat-nikmat Allah; karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan dan ketakutan, disebabkan apa yang selalu mereka perbuat “.

Ustadz Haris menjelaskan, “Dimana kondisi negeri tersebut adalah negeri yang awalnya secara skala politik dan sosialnya berada dalam keadaan aman dan tentram, negeri yang ditinjau dari segi ekonomi adalah negeri yang diturunkan rejeki yang berlimpah. Kemudian negeri tersebut kufur terhadap nikmat Allah SWT, maka Allah ganti negeri itu menjadi negeri yang penuh ketakutan, kelaparan karena kekufuran yang dilakukan oleh negeri itu sendiri, seperti di negeri NKRI ini.

Kelaparan dan ketakutan menjadi sebuah pemandangan yang biasa terjadi di negeri ini, karena kekufuran yang dilakukan oleh para penguasa kepada syari’at Allah “.

Lalu Pembicara ke-dua, Ustadz Muhammad Akhwan selaku Amir Biniyabah Jama’ah Ansharut Tauhid mengatakan, “Negeri yang dihuni oleh masyarakat muslim terbesar di dunia, ternyata tiap hari dipenuhi berbagai bencana, mulai dari bencana alam, bencana ekonomi, bencana politik, hingga bencana moral, hal ini akibat ulah penduduk negeri itu sendiri yang disebakan karena para penguasa yang telah memimpin bangsa ini dengan hukum buatan manusia disertai menolak hukum Allah serta syariatnya “.

“Fenomena penyebab kerusakan tersebut disebabkan tingkah polah manusia akibat dari kemaksiatan dan kesyirikan serta amalan kekufuran lainnya yang dilakukan oleh manusia. Menukar nikmat Allah dengan kekufuran adalah suatu hal yang biasa dilakukan oleh para penguasa negeri ini, maka untuk meredam bencana, Allah SWT memberikan jalan keluar sebagaimana yang disebutkan di dalam Quran surah An Nisaa: 147, Mengapa Allah akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman? Dan Allah adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui, “ pungkas beliau .

Beliau juga menyampaikan, “ Bukan rahasia umum lagi suatu bukti nyata kemaksiatan yang dilakukan oleh para pejabat negeri ini seperti korupsi dimana mana, penjarahan dan penindasan terhadap umat Islam,  hingga sampai di gedung tempat mereka bekerja pun (gedung DPR) banyak sekali ditemukan kondom bekas, bukankah ini suatu bencana akhlaq yang luar biasa sedangkan masyarakat umum tahu akan hal itu“.

Ditutup dengan surah Al An’aam : 65 beliau mengakhiri tausiyahnya pada acara bedah buku Tadzkirah 3, “Katakanlah : Dialah yang berkuasa untuk mengirimkan adzab kepadamu, dari atas kamu atau dari bawah kakimu atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan merasakan kepada sebahagian) kamu keganasan sebahagian yang lain. Perhatikanlah, betapa Kami mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami silih berganti agar mereka memahami (nya), “ tutur Ustadz Muhammad Akhwan.  (ded412)

Pemerintahan NKRI Kembali Mendapat Tadzkiroh Dari Ust. Abu Bakar Ba’asyir

JAKARTA (jurnalislam.com)  – Maraknya musibah di Indonesia mulai dari banjir yang merata di berbagai daerah sampai fenomena gunung merapi yang secara kompak menunjukkan eksistensinya tidak hanya membuat masyarakat menjadi cemas, namun juga menimbulkan korban yang tidak sedikit jumlahnya. Upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi nyaris tidak berhasil karena ini merupakan gejolak alam yang memang tidak bisa di cegah dengan hitung-hitungan di atas kertas.

Melihat fenomena ini Amir Jamaah Ansharut Tauhid Ustadz Abu bakar ba’asyir mengeluarkan sebuah surat yang disusun dalam bentuk buku tipis namun sarat dengan makna yaang ditujukan kepada negeri ini. Buku dengan judul “Tadzkiroh Kepada Penguasa Tentang Bencana Di Indonesia”, ini bisa menjadi pintu awal untuk muhasabah dan taubat secara nasional pemerintah dan masyarakat negeri ini.

Buku ini berisi nasihat kepada Indonesia agar terhindar dari bencana dan azab Alloh. Kezaliman rezim terhadap amir jamaah ansharut tauhid, tidak mengurangi ketulusan Jamaah ini menyampaikan nasihat dan peringatan agar para penguasa melakukan taubat dengan kembali kepada syariat Islam dalam mengelola negara. Jika para penguasa NKRI tunduk dan setia kepada Alloh dan RosulNya dengan mentaati hukum dan syariat Islam, InsyaAlloh Indonesia menjadi negara yang diridhoi Alloh. Sebaliknya bila menolak syariat Islam, maka Alloh tidak segan-segan menimpakan bencana dan musibah yang lebih dahsyat kepada bangsa Indonesia. Dan para penguasa akan menanggung dosa 250 juta rakyat Indonesia sepanjang masa.

Jamaah Ansharut Tauhid melalui Sariyah I’lam telah mengirimkan buku tadzkiroh ini kepada penguasa. “Buku tadzkiroh tentang bencana ini sudah kami sebar. Mulai dari presiden, pejabat tinggi negara, para menteri, gubernur dan walikota serta sampai tingkat kecamatan khususnya di wilayah jakarta telah kami kirimkan buku ini.” Jelas Ustadz. Ahmad Fatih Juru Bicara JAT.

Buku ini juga dicetak dalam jumlah yang banyak, Ustadz. Ahmad Fatih menyampaikan bahwa buku ini akan disebar ke seluruh nusantara mulai dari sumatera, jawa, kalimantan sampai ke wilayah timur Indonesia.

Jamaah Ansharut Tauhid akan membedah buku ini secara perdana besok hari ahad, 06 April 2014 jam 08:00 WIB di Masjid Al Hikmah Bekasi Timur seperti yang dilansir di www.ansharuttauhid.com. “silahkan kepada pejabat, masyarakat maupun media hadir dibedah buku besok, karena kami akan membagikan buku ini secara gratis” pungkas Ustadz. Ahmad Fatih di kantor JAT. (Izzam/red)

Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun, Syaikh Muhammad Quthb Saudara Kandung Sayyid Quthb Meninggal

JEDDAH  (jurnalislam.com) – Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Salah seorang pemikir dan ulama terkemuka dunia, kembali meninggalkan dunia fana. Saudara kandung Syaikhul Islam, Sayyid Quthb, yakni Muhammad Quthb telah berpulang ke rahmatullah pada Jumat (4/4), di Jeddah, Arab Saudi.

Laman al-Ashrq melaporkan, Muhammad Quthb wafat di rumah sakit di Jeddah. Ulama ini wafat dalam usia 95 tahun. Ia lahir di Kota Asyut, Mesir pada 26 April 1919. Muhammad Quthb merupakan adik pertama Sayyid Quthb, dari lima bersaudara. Muhammad Quthb merupakan anak kedua.

Muhammad Quthb dikenal sebagai seorang ulama dan juga pemikir yang sangat terkemuka. Beliau menempuh pendidikan sastra di Universitas Kairo, kemudian menempuh diploma pasca sarjana dalam pendidikan ilmu psikologi .

Seperti saudaranya Sayyid Quthb yang menulis tafsir ‘Fi Zhilal al-Qur’an’ (Di Bawah Lindungan Alquran), sang adik pun juga banyak menulis kitab dan karya-karya ilmiah. Saudara kandung Sayyid Quthb ini  telah memiliki karya sebanyak 35 buku, dan memperoleh penghargaan dari Raja Faishal pada tahun 1988

Di antara karya-karya Muhammad Quthb adalah Shubuhāt Hawla al-Islām (Kesalahpahaman tentang Islam), Dirasat fi al-nafs al-insaniyah, Hal Nahnu Muslimun (Apakah kita umat Islam?), al-Insan bayna al-māddīyah wa-al-Islām (Manusia di antara Dunia Islam dan Material), al-Sahwah al-Islamiyah, dan masih banyak lagi.

Wafatnya Muhammad Quthb telah menjadi perhatian besar bagi dunia Islam.  (ded412)

11 Tentara Penjajah Rusia Terbunuh dan Terluka oleh Mujahidin Chechnya

RUSIA (Jurnalislam.com) – Sebuah konvoi militer Rusia diserang dalam serangan yang mematikan oleh sebuah serangan heroik Mujahidin Emirat Kaukasus pada Kamis, April 3, 2014.

Pemerintah Rusia melaporkan setidaknya 4 tentaranya tewas dan 11 lainnya luka-luka.

Mujahidin pertama memukul musuh dengan dua ledakan bom jalan dan kemudian mulai untuk menyerang prajurit Rusia dengan senjata ringan.

Pemerintah Rusia selalu  memanipulasi data korban jiwa dan korban luka luka.

Penduduk setempat melaporkan terjadi penembakan setelah ledakan. Antek Kadyrov merekam video di tempat kejadian operasi penyerangan, membenarkan bahwa dua  buah bom meledak.

Tidak ada yang tersisa dari sebuah kendaraan lapis baja Rusia, dan beberapa tentara Rusia terbakar hidup-hidup dalam serangan itu.

 

(ded412/kavkaz)

 

Israel Batalkan Pembebasan Tahanan Palestina

PALESTINA (jurnalislam.com) – Israel tidak akan membebaskan tahanan Palestina tahap ke-empat karena ada upaya baru dari Palestina untuk bergabung dengan organisasi-organisasi internasional.

Seorang juru bicara untuk Tzipi Livni, menteri kehakiman Israel dan kepala negosiator pemerintah, mengatakan pada hari Kamis (3/4/14) bahwa pemerintah Israel telah berupaya untuk menyelesaikan kesepakatan pembebasan para tahanan ketika Presiden Palestina Mahmoud Abbas menandatangani surat aksesi 15 konvensi internasional.

Abbas mengatakan itu adalah respon terhadap kegagalan Israel membebaskan para tahanan seperti yang dijanjikan, menurut laporan kantor berita Associated Press.

Livni mengatakan pembebasan tahanan dilakukan jika Palestina menghindari pergerakan unilateral, dan dia menambahkan bahwa “telah terjadi kondisi baru sehingga Israel tidak dapat melepaskan tahanan tahap ke-empat.”

Israel telah berjanji untuk membebaskan 104 tahanan veteran Palestina dalam empat gelombang, dan sebagai gantinya, Ramallah berjanji untuk membekukan semua pergerakannya untuk mencari keanggotaan dalam organisasi PBB sampai dengan bulan April 2014.

Tapi krisis meletus pada akhir pekan ketika Israel menolak melepaskan 26 tahanan terakhir, membuat marah Palestina sehingga pada hari Selasa (1/4/14) menanggapi dengan melanjutkan pendekatan mereka untuk badan-badan internasional.

Reporter Al Jazeera Stefanie Dekker, melaporkan dari Yerusalem, mengatakan: “Ini hampir seperti menonton permainan ping-pong. Lipni mengatakan mereka [ Israel ] akan menerapkan sanksi jika mereka [ Palestina ] pergi ke PBB.

“Sedangkan pihak Palestina berkata, jika Anda melakukan itu kita akan menuntut Anda untuk kejahatan perang. Bahasa seperti ini tidak kondusif untuk pembicaraan damai. Kami belum punya konfirmasi resmi bahwa akan ada pembicaraan lebih lanjut, tetapi hal-hal yang ada tidak berjalan dengan baik.

“Kami telah melihat pembicaraan damai datang dan pergi. Semua hanya berbicara mengenai pembicaraan damai, berbicara tentang kerangka. Tidak ada seorang pun yang duduk bersama dan membahas masa depan Yerusalem. Sehingga sangat sulit untuk melihat bagaimana hal ini akan pernah bisa diselesaikan.” (ded412/Aljazeera)

Arab Saudi Jatuhkan Vonis Hukuman Mati kepada Syaikh Faris Az-Zahrony setelah 10 Tahun mendekam di Penjara

Riyadh (Jurnalislam.com) – Pengadilan Khusus Pidana di Riyadh, pada hari Rabu menjatuhkan vonis hukuman permulaan sebagaimana yang disebut dengan (vonis Mati) atas atas seorang syaikh saudi bernama Faris Zahroni, beliau berada dalam peringkat sebagai pengamat Syar’i Tanzhim Al-Qaida di dalam Mamlakah Saudi, beliau dipenjara sejak penangkapannya tahun 2004- sampai sekarang tidak ada sidang buat beliau, tapi bulan ini tampaknya kerajaan saudi mengintimidasi lawan kerajaannya.

Untuk membenarkan hukuman vonis yang di jatuhkan kepada beliau syaikh Az Zahrony, Kementrian dalam negeri menuduh dengan beberapa tuduhan dari pengadilan dan menyebarkannya di Koran shofwah di nukilkan sebuah teks sebagaimana peristiwa-peristiwa yang dialami, berikut tuduhan yang diberikan kepada beliau :

  1. Beliau Syaikh Az Zahroni seorang pemegang  Manhaj (Konsep) Takfiri
  2. Beliau juga pemeluk faham yang membolehkan menumpahkan darah orang-orang yang terjaga (Ma’shum), agamanya atau perlindungan di negeri ini.
  3. Melegitimasi Operasi Amaliyah pembunuhan, peledakkan dan penghancuran yang dioperasikan oleh Tanzhim Al-Qaida
  4. Beliau Memiliki keyakinan bahwa seluruh penguasa arab adalah kafir dan mensifatkan mereka sebagai thogut karena memerangi Islam dan kaum muslimin
  5. Tuduhan bahwa beliau berusaha untuk memerangi orang-orang yang aman dan terikat perjanjian di seluruh dunia.
  6. Beliau berafiliasi kepada tanzhim al-Qaida dan mendakwahkan sekaligus mempertahankannya, menguatkan kedudukannya dan beroperasi teror, menyebarkan manhaj khowarij, bersenjata dan takfir sekaligus membolehkan menumpahkan darah yang terjaga dan mendesak untuk melawan.
  7. Beliau Pengarang Kitab  ‘’Usamah Bin Ladin, seorang Mujaddid zaman ini dan Penghancur amerika’’, kitab ” Wajibnya Menolong kaum yang lemah di penjara thogut dan Murtaddin, Kitab ‘’ Ayat ayat dan Hadits Nabi  terkait mengkafirkan pasukan tentara jazirah, dan kitab ”  Kitab.’’pembahasan tentang Hukum membunuh individu dan Agen Intellejent” berikut sejumlah karya beliau lainnya.
  8. Kesiapan beliau untuk membunuh petugas keamanan ketika mereka mencoba menangkapnya pada hari kamis dari bulan ke-8 tahun 2004 di Propinsi Asir.
  9. Beliau menyediakan persenjataan untuk melakukan serangan dari mulai pembunuhan salah satu petugas keamanan di salah satu pos pemeriksaan selama pelarian beliau ke kota riyadh
  10. Perencanaan beliau untuk membunuh seorang negarawan, meledakkan kedutaan besar negara asing dan bangunan pasukan keamanan  – sebagaimana yang mereka klaim –

Kementerian Dalam Negeri menyebutkan sejak awal di ambil dan ditangkapnya Syaikh Faris Az-Zahrony pada tahun 2004 sampai sekarang beliau dikurung dan disiksa sekaligus mengalami pelecehan oleh tindakan pengadilan setelah penerbitan UU Terorisme dan setiap pendukung al Qaeda dan cabang-cabangnya di jatuhkah terkait  UU terorisme. (Hussam/red)

Berikut link video Ibunda Syaikh Faris Al-Zahrony memberikan Risalah/Pesan buat beliau (Syaikh Al-Zahrony).

http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=tFAYanQK9Xs

Pria Bersenjata Lepaskan Tembakan Di Pangkalan Militer AS

Pria Bersenjata Melepaskan Tembakan Di Pangkalan Militer AS
TEXAS (jurnalislam.com) – Setidaknya satu orang tewas dan 14 lainnya terluka setelah seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di pangkalan Fort Hood US Army di pusat kota Texas, kata seorang pejabat militer senior, menurut laporan kantor berita Associated Press.

Merespon serangan tersebut, Presiden AS Barack Obama menggambarkan situasi di sana masih belum pasti.

“Saya hanya ingin meyakinkan bahwa kita akan menyelidiki sampai ke dasar mengenai apa yang terjadi,” katanya dalam sambutannya yang didistribusikan ke media. “Kami sedang patah hati karena hal seperti ini terjadi lagi.”

Sebelumnya pada hari Rabu, Fort Hood telah mengirimkan perintah kepada personelnya untuk “berlindung di tempat” di Twitter milik markas mereka yang juga diposting di halaman Facebook –nya.

Divisi Kalvari 1, yang berbasis di Fort Hood, mengirim peringatan Twitter yang memberitahu orang-orang di pangkalan untuk menutup pintu dan tinggal jauh dari jendela.

Reporter Al Jazeera, Rosalind Jordan, melaporkan dari Washington DC, mengatakan ada laporan yang saling bertentangan di media AS tentang apakah satu atau dua pria bersenjata yang melepaskan tembakan tersebut.

“Fort Hood adalah salah satu basis tentara yang paling padat dan sering digunakan di Amerika Serikat dan dikenal mengirimkan lebih banyak pasukan ke Irak daripada markas militer AS lainnya,” kata Jordan.

Terjadi kekacauan di sekitar markas, Jordan menambahkan, dengan beberapa helikopter dan ambulans di sekitar lokasi.

“Kekacauan ini belum berakhir,” katanya.

“Biarkan pintu tetap terkunci.”

Sebuah video dari Fort Hood disiarkan di stasiun TV lokal KCEN TV menunjukkan pengumuman keras melalui markas yang memberitahu orang-orang untuk mengunci jendela dan pintu mereka.

Polisi di kota Waco, dekat Fort Hood, mengeluarkan tweet bahwa orang harus tinggal di dalam rumah, berlindung dan memantau media.

“Pihak berwenang menyarankan orang-orang untuk menjauh dari jendela, menjaga pintu tertutup dan terkunci. Cedera dilaporkan,” kata salah satu tweet.

Seorang juru bicara markas menolak berkomentar. Seorang juru bicara kantor sheriff setempat tidak memiliki informasi tentang insiden tersebut.

Pada insiden tahun 2009, 13 orang tewas dan lebih dari 30 orang terluka pada serangan paling mematikan dalam sejarah di sebuah instalasi domestik militer AS . (ded412/aljazeera)

Crimean War II, Ancaman Pertumpahan Darah Di Krimea

KRIMEA (jurnalislam.com) – Dikenal sebagai pemimpin Tatar Krimea dan anggota parlemen Ukraina, Mustafa Cemilev memperingatkan pertumpahan darah besar – besaran di Crimea.

Dia menyatakan hal ini dalam sebuah wawancara dengan CNN di New York, di mana ia tiba pada sesi informal Dewan Keamanan PBB.

“Kekhawatiran terbesar dan terluas kami adalah mengenai kemungkinan terjadinya bentrokan, pertumpahan darah besar-besaran di Krimea,” kata Mr. Cemilev.

Menurut dia, militer Ukraina akan melawan jika militer Rusia berjalan lebih jauh ke Ukraina,
walaupun tidak seimbang dalam segi kekuatan.

“Tidak peduli betapa lemahnya militer kita dibandingkan dengan Rusia … kita akan memulai serangan,” katanya.

“Kami akan memulai serangan jika tentara [ Rusia ] bergerak lebih jauh. Ini bukan kepentingan Rusia atau kepentingan Presiden Putin , tidak ada pengecualian. Tapi semua ini akan mengakibatkan pertumpahan darah,” tegasnya.

Dia menyatakan bahwa perampasan Krimea oleh Rusia merupakan pelanggaran terhadap Perjanjian Budapest 1994 di mana Rusia dan negara-negara Barat menjamin integritas wilayah Ukraina.

“Ini akan menjadi tragedi besar bagi semua orang Krimea – tidak hanya untuk Tatar Krimea tetapi juga bagi etnis Ukraina dan puluhan ribu etnis Rusia – yang tidak menerima kewarganegaraan Rusia.”

Mr. Cemilev memiliki kesempatan untuk membela kasusnya dalam percakapan dengan Putin sendiri , sebelum Crimea dibahas dalam “referendum” Rusia di Krimea.

“Kami berbicara selama setengah jam.”

“Saya katakan kepada Putin bahwa kami tidak menerima rencana referendum yang akan datang ini, karena hal ini merupakan sesuatu yang tidak masuk akal di bawah rezim saat ini, dan rezim ini bertentangan dengan beberapa norma-norma dasar.”

“Masa depan dari setiap wilayah Ukraina tertentu tidak dapat diputuskan secara lokal, tanpa persetujuan dari seluruh negara,” katanya.

Sanksi Barat terhadap musuh Rusia disebutnya hanya seperti pin yang hanya menusuk dan ia mengatakan bahwa sanksi harus lebih efektif.

Cemilev juga menunjukkan bahwa situasi seperti ini tidak akan terjadi jika Ukraina telah memiliki kekuatan nuklir.

“Karena akan sangat berbahaya untuk bertindak [ tidak sesuai hukum ] melawan kekuatan nuklir,” katanya.

“Saat ini ada pembicaraan di parlemen untuk mengerahkan semua upaya agar Ukraina bisa, sekali lagi, memiliki tenaga nuklir, tidak peduli berapa banyak yang dibutuhkan. Saya yakin bahwa jika kita memiliki tenaga nuklir, hal ini tidak akan terjadi,” katanya . (ded412/kavkaz center)