Al Qassam Bertanggung Jawab Atas Serangan Ke Mobil Serdadu Zionis, 1 Tewas dan 3 Terluka

PALESTINA (Jurnalislam.com)Brigade Izzuddin al Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Islam Hamas, menyatakan bertanggung jawab atas aksi serangan ke mobil serdadu Zionis pada Senin malam (29/06/2015)  di dekat persimpangan permukiman “Shvut Rachel”, jalan antara kota Nablus dan Ramallah, yang mengakibatkan tewasnya satu orang Zionis dan tiga lainnya terluka, Infopalestina melaporkan.

Brigade al Qassam dalam pernyataan resminya mengatakan, “Para mujahid kami berhasil melakukan aksi penembakan, dengan target mobil Zionis pada Senin malam dekat persimpangan Shvut Rachel antara kota Nablus dan Ramallah. Para mujahid kami memberondong tembakan ke arah para perampas tanah Palestina dari jarak dekat setelah mobil para mujahidin berhenti dekat mobil mereka.”

Brigade al Qassam menegaskan, “Aksi ini menewaskan satu orang Zionis dan melukai tiga lainnya, berdasarkan klaim pihak Zionis. Para mujahidin berhasil kembali ke pangkalan dengan selamat.”

Brigade al Qassam menambahkan, “Kami bertanggung jawab penuh atas aksi kepahlawanan ini. Kami tegaskan bahwa itu adalah satu dari serdangkaian aksi yang dilakukan di seluruh Tepi Barat sebagai reaksi alami atas kejahatan penjajah Zionis.”

Al Qassam menegaskan, “Pertama bahwa perlawanan, meski mengalami pemberangusan, tetap eksis dan bisa menggempur di waktu dan tempat yang dipilihnya. Kami siap untuk melakukan pukulan demi pukulan meski mengalami berbagai tekanan, penggeledahan dan pengejaran yang dilakukan penjajah Zionis dan sekutunya.”

Di wilayah Tepi Barat akhir-akhir ini mengalami eskalasi serangan yang dilakukan orang-orang Palestina ke target-target Zionis. Terakhir adalah serangan di selatan Nablus pada Senin malam yang mengakibatkan 4 orang Zionis terluka, sebelum akhirnya diumumkan satu dari mereka dinyatakan tewas oleh pihak Zionis.

Sebelumnya sejumlah orang tidak dikenal menyerang mobil Zionis. Sementara itu seorang warga Zionis tewas dan seorang lainnya terluka pekan lalu dalam aksi yang dilakukan seorang warga Palestina bersenjata di barat Ramallah. Ini adalah aksi keenam sejak awal Ramadhan, demikian menurut media Zionis.

Deddy | Infopalestina | Jurniscom

 

Pemimpin Uighur: Dunia Diam Saat Kejahatan Terhadap Muslim Uighur Masih Berlangsung

Kayseri (Jurnalislam.com)The World Uyghur Congress melaporkan larangan berpuasa bagi Muslim dan menuduh Beijing melakukan "perang tanpa nama melawan Muslim dan Islam."

"Sayangnya dunia masih diam," kata Wakil Presiden Kongres Seyit Tumturk kepada Anadolu Agency pekan ini.

Menurut laporan media internasional, negara China melarang Ramadhan di bagian Daerah Otonomi Uyghur Xinjiang bagi umat Islam, PNS, siswa dan guru muslim.

Tumturk adalah satu-satunya wilayah Muslim di dunia yang masyarakatnya dilarang berpuasa Ramadhan.

Upaya mengontrol puasa tahun ini bukan yang pertama kali dilakukan negara.

"Tahun lalu juga sama," tegasnya. "Sekitar 3000 Uighur diserang pada hari pertama puasa Ramadhan ketika mereka turun ke jalan memprotes larangan."

Dia menuduh China menantang dunia dengan melakukan "kekerasan" dan "tekanan psikologis" terhadap rakyat "Turkistan Timur."

Banyak orang Turki merujuk Daerah Otonomi Xinjiang sebagai Turkestan Timur. Xinjiang adalah rumah bagi banyak kelompok etnis minoritas, termasuk orang-orang Uighur Turki.

Mereka percaya bahwa Uighur ada di antara sejumlah suku Turki yang mendiami wilayah tersebut, dan menganggap wilayah itu sebagai bagian dari Asia Tengah, bukan China.

"China melaksanakan kebijakan asimilasi sistematis selama 66 tahun, ketika menginvasi Turkistan Timur," kata Tumturk, menambahkan bahwa Beijing telah menindas Uighur selama beberapa dekade, mencegah mereka melakukan praktek keagamaan dan kebudayaan mereka, "sementara dunia hanya diam."

Dia mengkritik Organisasi Kerjasama Islam (OKI) karena tidak bertindak terhadap "kekejaman China."

Deddy | Anadolu Agency | Jurniscom
 

Ledakan Dahsyat Hantam Konvoi Militer NATO di Kabul, Afghanistan

KABUL (Jurnalislam.com) – Sebuah ledakan kuat menargetkan konvoi militer NATO di ibukota Afghanistan Kabul, perkiraan sementara menewaskan dua orang dan melukai 26 lainnya.

Ledakan pada Selasa (30/06/2015) terjadi di jalan utama ke bandara, sekitar 500 m dari kedutaan besar AS dan dekat markas pasukan asing.

Mujahidin Imarah Islam Afghanistan (Taliban) telah mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

"Itu adalah bom mobil martir yang menargetkan konvoi pasukan asing di Kabul," kata juru bicara kementerian dalam negeri Sediq Sediqqi.

Wakil kepala polisi Kabul Sayed Gul Aga Rohani mengkonfirmasi serangan itu dan mengatakan terdapat korban jiwa, namun tidak ada rincian lebih lanjut yang segera tersedia.

Reporter Al Jazeera Jennifer Glasse, melaporkan dari dekat lokasi ledakan, mengatakan bahwa ledakan bom "besar" terdengar di sekitar kota.

"Polisi dan tentara sudah berada di tempat dan melarang orang-orang mendekat … Kami mendengar ledakan dari kantor kami, sekitar 1,5 km jauhnya dan melihat segumpal besar asap," kata Glasse, menambahkan mobil sipil terjebak dalam ledakan.

Ledakan itu terjadi sekitar seminggu setelah Taliban melancarkan serangan terhadap parlemen Afghanistan di Kabul, menewaskan sedikitnya lima orang.

Juga pada hari Selasa, serangan martir di markas polisi provinsi selatan menewaskan tiga orang dan melukai lebih dari 50, kata para pejabat Afghanistan

Juru bicara polisi Farid Hamad Obaid mengatakan mobil dikemas dengan bahan peledak dan didorong ke dinding belakang markas polisi untuk menembus gerbang.

Pasukan boneka Afghanistan (ANA) tiba pada waktunya untuk menghadang para mujahidin memasuki kompleks, katanya.

Pasukan Pemerintah Afghanistan menghadapi musim pertempuran pertama mereka tanpa dukungan tempur dari NATO.

Deddy |  Al Jazeera  | Jurniscom

 

Mujahidin Pendukung Al Qaeda Bebaskan 1200 Tahanan di Penjara Kota Taiz, Yaman

YAMAN (Jurnalislam.com) – Sekitar 1.200 tahanan, termasuk tokoh tokoh  al-Qaeda, lolos dalam bentrokan di penjara di pusat Yaman, kata para pejabat, Al Jazeera melaporkan Selasa (30/06/2015).

Seorang pejabat keamanan mengatakan kepada kantor berita Yaman Saba bahwa unit tentara Yaman yang setia kepada Ali Abdullah Saleh, mantan presiden Yaman, memungkinkan para tahanan juga melarikan diri ketika "pejuang pendukung al-Qaeda" menyerang penjara pusat di kota Taiz.

"Pertempuran sengit terjadi di dekat penjara pusat dan milisi komite populer mendekati dan menguasai daerah, tetapi pasukan Saleh membuka pintu penjara," kata pejabat itu.

"Lebih dari 1.200 tahanan penting melarikan diri."

Pejabat lokal lain mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa beberapa pelarian "diduga anggota al-Qaeda" tapi mengatakan mereka pergi di tengah pertempuran sengit  antara milisi yang berperang di kota.

Hakim Al Masmari, editor Yemen Post, mengatakan kepada Al Jazeera dari ibukota Sanaa bahwa insiden tersebut merupakan pembobolan penjara utama ketiga sejak Maret tahun ini.

Para pejuang al-Qaeda lain meloloskan diri dari sebuah penjara di kota timur Mukalla pada bulan April setelah pasukan tentara tiba-tiba meninggalkan kota.

Saleh dan pasukan yang setia kepadanya diduga membantu pejuang Houthi Yaman yang berjuang melawan pendukung Presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi yang diasingkan.

Pemberontak Houthi memasuki Taiz pada bulan Maret, dari basis mereka di ibukota Sanaa yang akhirnya menarik intervensi militer dari koalisi negara-negara Arab.

Al-Qaeda dan Syiah Houthi bertempur satu sama lain di beberapa daerah di pusat kota Yaman.

Deddy | Al Jazeera | Reuters | Jurniscom

Pada Era Hamengkubuwono I – IV, Wanita Keraton Berhijab Sempurna

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Pengkaji budaya Yogyakarta, Salim A Fillah mengatakan wanita Keraton dulu mengenakan hijab sempurna. Namun, karena kekalahan Pangeran Diponegoro dari penjajah Belanda, Islam tidak lagi menjadi asas dalam kehidupan keraton sebagaimana Sultan Hamengkubowono I dulu.

“Kurikulum untuk pengajaran para pangeran diganti Belanda menjadi kurikulum yang sangat jauh padahal sebelumnya tidak ada pangeran yang tidak fasih bahasa Arab, mengajarkan Qur’an, hadits dan jihad langsung dihancurkan Belanda," terangnya dalam acara seminar akbar Islam dan Nusantara yang diadakan oleh Aliansi Pemuda Islam Indonesia di Aula Ar-Rahman Qur’anic Learning (AQL) Islamic Centre, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (27/06/2015).

Menurutnya, ulama, santri, penghulu, khatib yang berpihak pada Diponegoro disingkirkan oleh Belanda dari keraton. Mereka dituduh lebih banyak memberikan kerusakan daripada kebaikan.

Padahal menurut Duta Sahabat Al-Aqsha ini, kehidupan Islam sudah diasaskan Sultan Hamengkubowono I, bahkan dari Sultan Hamengkubuwono I sampai Sultan Hamengkubowono IV wanita keraton sudah berhijab sempurna.

“Hamengkubowono I sampai Hamengkubowono IV wanita keraton itu berhijab sempurna. Ada dalam Babad Diponegoro”, papar penulis buku Lapis-Lapis Keberkahan itu.

Bukti lainnya juga terdapat dalam lukisan Kedung Kebo dimana istri dari Sultan Hamengkubuwono V memakai kerudung.

“Dalam lukisan kedung kebo, menggambarkan Ratu Kencono, istri HB V memakai kerudung yang sangat jelas”, ungkap Salim.

"Kita mengalami suatu pergeseran yang luar biasa, ketika sekarang disebut Jawa maka tidak bisa lagi disebut 100 persen Islam," sambungnya. 

Seminar Akbar Islam dan Nusantara merupakan seminar yang diadakan oleh Aliansi Pemuda Islam Indonesia (APII) dan didukung oleh AQL Islamic Centre, Young Islamic Leader (YI-Lead), Qur’anic Generation (Q-Gen), Komunitas Rajin Shalat dan Omah Peradaban. Selain Salim Fillah, Kandidat Doktor Sejarah Universitas Indonesia, Tiar Anwar Bakhtiar dan Ketua Dai dan Ulama se-ASEAN, Zaytun Rasmin, M.A., juga mengisi acara ini.

Seminar yang sama akan diadakan pada Ahad tanggal 05 Juli 2015 di lokasi yang sama dengan pembicara Guru Besar Universitas Padjajaran Prof. Ahmad Mansur Suryanegara, Ketua Majelis Intelektual Ulama Muda Indonesia, Dr. Hamid Fahmy Zarkasy, M.Phil., dan Pengkaji Budaya Jawa Susiyanto M.P.I.

APII | Editor : Ally | Jurniscom

Peringati Hari Keluarga Nasional, AILA : Selamatkan Keluarga dari LGBT

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional yang jatuh pada tanggal 29 Juni, Aliansi Cinta Keluarga (AILA) melalui Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan, Dr. Dinar Dewi Kania, mengajak seluruh pihak untuk menyelamatkan keluarga dari virus-virus berbahaya seperti LGBT dengan cara penguatan keluarga dan membuat program bagaimana menangkal virus tersebut.

"Selain penguatan keluarga, tentunya jangan lupa juga program bagaimana menangkal virus-virus berbahaya yang mengancam keluarga seperti feminisme dan LGBT," kata Dr. Dinar Dewi Kania,  saat diwawancarai, Senin (29/6/2015).

AILA juga meminta organisasi masyarakat (ormas) dan pemerintah seharusnya serius dalam menghadang bahaya pemikiran dan membuat konseling bagi mereka yang sudah terjangkiti virus berbahaya ini karena hal ini menurut Dinar fardhu kifayah. "ini fardhu kifayah..dan jangan dianggap enteng", lanjutnya.

Selain itu, AILA menentang LGBT dalam bentuk gerakan propaganda karena mereka telah membuat program yang secara langsung atau tidak langsung menyasar orang normal.

Namun khusus bagi individu yang memiliki orientasi seksual berbeda ini, AILA ingin merangkul mereka untuk kembali kepada fitrahnya. Salah satunya dengan mengikuti program pendampingan yang sudah diinisiasi oleh AILA seperti Peduli Sahabat.

Kontributor : Sarah | Editor : Ally | Jurniscom

Lagi, Politisi Anti Islam Ini akan Tayangkan Ulang Kartun Nabi di Tv Belanda

BRUSSELS (Jurnalislam.com) –  Politisi sayap kanan Belanda Geert Wilder bersiap untuk menyiarkan lebih banyak lagi kartun Nabi Muhammad di televisi publik Belanda, ia mengumumkan pada hari Senin (29/06/2015).

Kartun-kartun baru tersebut akan ditayangkan pada 3 Juli mengikuti serangkaian gambar Nabi Muhammad yang telah disiarkan oleh Wilders di televisi nasional pada tanggal 24 Juni dalam program yang disediakan untuk partai-partai politik. Kedua siaran tersebut terjadi selama bulan suci Islam Ramadan.

Wilders, yang memimpin Dutch Party for Freedom, mengaku sebelum siaran terakhir bahwa ia menayangkan kartun-kartun tersebut untuk membela kebebasan berbicara.

"Islam dan jihadis tidak ingin jika kita mengekspos kartun ini," kata Wilder dalam sebuah video. Itu sebabnya kita harus melakukan apa yang mereka larang."

Geert telah meng-upload video yang sama ke YouTube menampilkan sembilan karikatur Nabi Muhammad yang ditampilkan di sebuah pameran di Garland, Texas, awal tahun ini. Wilders adalah seorang pembicara di acara tersebut, yang diserang oleh dua orang bersenjata yang kemudian digagalkan oleh polisi.

Penggambaran Nabi Muhammad dianggap sangat menyinggung keyakinan dari hampir 1,6 miliar Muslim dunia.

Kementerian Luar Negeri Belanda telah mengatakan di masa lalu bahwa pendapat Wilder tidak mewakili posisi resmi pemerintah.

Wilders saat ini menghadapi tuntutan di Belanda untuk diskriminasi dan kebencian setelah mengeluarkan komentar tentang warga negara Belanda asal Maroko.

Deddy | Anadolu Agency | Jurniscom

 

 

Alhamdulillah, Larangan jilbab untuk Muslimah di Jerman Dicabut

JERMAN (Jurnalislam.com) – Mahkamah Konstitusi Jerman meliberalisasi aturan berjilbab di North Rhine-Westphalia Utara, negara federal yang paling padat penduduknya di Jerman, World Bulletin melaporkan  Senin (29/06/2015).

Dua wanita Muslim, seorang guru dan pendidik sosial, merasa mereka tersiksa karena larangan berjilbab. Karena menginginkan kebebasan dan perdamaian untuk kehidupan keagamaan mereka, mereka telah mengajukan banding ke Mahkamah Konstitusi Jerman sehingga mereka bisa membawa konstituen penting dari iman mereka dalam kehidupan mereka.

Larangan berjilbab di Negara bagian Rhine-Westphalia Utara dibahas dalam sesi terakhir Mahkamah Konstitusi Jerman tersebut dan memutuskan bahwa larangan itu tidak kompatibel untuk konstitusi mereka.

Larangan asli, yang pertama kali dibawa pada tahun 2003, didasarkan pada alasan bahwa jilbab dapat menimbulkan gangguan di dalam kelas. Sebelumnya, telah diangkat pertanyaan tentang apakah seorang guru yang memakai jilbab bisa bertindak netral.

Larangan berjilbab bagi guru juga dicabut sebelumnya di Bremen. Putusan yang baru kemungkinan besar akan diikuti negara-negara bagian lain.

Pada bulan Mei, Mahkamah Konstitusi Federal membatalkan larangan jilbab dan mengatakan bahwa larangan itu tidak sejalan dengan konstitusi negara.

 

Deddy | World Bulletin | Jurniscom
 

220 Warga Filipina Masuk Islam di Arab Saudi

ARAB SAUDI  (Jurnalislam.com) –  Termotivasi oleh pesan indah Islam dan keunikan ajaran Islam, sekitar dua ratus dua puluh warga Filipina di Arab Saudi memutuskan memeluk Islam beberapa hari setelah acara berbagi buka puasa dengan Kantor Bimbingan Islam di Makkah, lansir On Islam Ahad (28/06/2015).

"Mereka hadir berbuka puasa dengan kami selama beberapa hari … kami kemudian memutuskan untuk mengundang mereka untuk masuk Islam dan mereka semua sepakat untuk memeluk agama Islam," direktur Kantor Sheikh Salim Al Maabadi kepada Sabq Daily.

Merupakan hal yang sangat umum bahwa individu dan perusahaan di seluruh Arab Saudi menawarkan buka puasa gratis (makan malam Ramadhan) untuk orang-orang yang berpuasa termasuk non-Muslim.

Tindakan kebaikan tersebut memotivasi beberapa tamu non-Muslim yang mengambil keputusan untuk masuk Islam.

Ramadhan adalah bulan paling suci dalam kalender Islam.

Di bulan Ramadhan, umat Islam dewasa, kecuali orang yang sakit dan sedang dalam perjalanan, menjauhkan diri dari makanan, minuman, dan rokok sejak fajar hingga matahari terbenam.

Muslim mendedikasikan waktu mereka selama bulan suci untuk menjadi lebih dekat kepada Allah melalui doa, menahan diri dan perbuatan baik.

Di seluruh dunia, Muslim menjalani Ramadhan dengan seperangkat ritual tradisional termasuk keluarga berkumpul saat buka puasa, pelajaran agama, sholat malam khusus dan membantu Muslim yang miskin, dan juga non Muslim.

Jumlah non Muslim yang memeluk Islam tahun ini di bulan Ramadhan meningkat.

Pekan lalu, dua puluh pekerja asing dari Filipina memeluk agama Islam di sebuah masjid Riyadh setelah jamaah menyelesaikan sholat tarawih.

Para ekspatriat tersebut, kebanyakan dari mereka berasal dari Filipina, seluruhnya bekerja di King Abdulaziz University Hospital di Riyadh.

April lalu, 600 pekerja Cina juga memeluk Islam, setelah diperkenalkan dengan ajaran Islam oleh ulama Islam di kota suci umat Islam, Makkah.

Berita itu menyusul laporan sebelumnya pada Januari lalu ketika 500 Muslim China masuk Islam setelah tersentuh oleh "kesederhanaan" pemakaman almarhum Raja Abdullah bin Abdul Aziz.

Deddy | OnIslam | Jurniscom

Jaksa Agung Mesir Anti Ikhwanul Muslimin Tewas dalam Serangan Bom

KAIRO (Jurnalislam.com) –Jaksa Agung Mesir Hisham Barakat meninggal hari Senin (29/06/2015) setelah menyerah pada luka yang dideritanya dalam serangan bom mobil di Kairo timur.

Kantor berita resmi Mesir MENA melaporkan bahwa Barakat meninggal di rumah sakit setelah terluka dalam ledakan itu.

Barakat terluka pada Senin pagi ketika sebuah bom mobil meledak saat iring-iringan mobilnya lewat dekat akademi militer.

"Dia meninggal setelah menderita pendarahan internal," kata juru bicara kementerian Kesehatan Hossam Abdel-Ghaffar kepada Anadolu Agency.

Sebuah kelompok bayangan menamakan diri "Perlawanan Rakyat di Giza" mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Barakat menjadi Jaksa Agung Mesir sejak Juli 2013 setelah pengunduran diri pendahulunya Abdel-Maguid Mahmoud, yang dipecat oleh mantan Presiden Muhammadd Mursi.

Serangan di hari Senin tersebut terjadi pada malam ulang tahun kedua dari protes 30 Juni, yang berakhir dengan penggulingan Mursi, presiden pertama Mesir yang terpilih secara demokratis, dalam kudeta militer pada tanggal 3 Juli 2013.

Deddy | Anadolu Agency | jurniscom