Mantan Presiden Sudan Serukan Mesir Kaji Ulang Kebijakan terhadap Hamas

KHURTUM (Jurnalislam.com) – Mantan Presiden Sudan, Siwar Dzahab menyerukan Kairo agar mengkaji ulang kebijakanya terhadap gerakan perlawanan Hamas dengan memperhatikan kondisinya sebagai korban kejahatan Zionis.

Seperti yang dilansir Infopalestina dalam pernyataanya Senin (13/12/2015) Dzahab menegaskan, Gerakan Hamas tak mungkin menjadi gerakan teroris walau bagaimanapun. Yang menyebut Hamas teroris adalah musuhnya yaitu penjajah Zionis yang telah gagal menyingkirkan Hamas dari negaranya sendiri.

Hamas dialah yang benar. Oleh karena itu, gerakannya harus meluas. Siwar memuji Hamas sebagai gerakan yang konsen mempertahankan negaranya. Ia mengatakan, masalah Palestina di lingkungan Arab dan dunia Israel tak begitu diperhatikan. Apa yang terjadi di Al-Quds dan Tepi Barat akhir-akhir, sebelumnya saya meyakini akan mendapatkan dukungan secepatnya dari KTT Arab. Namun ternyata saying sekali hal ini tak terjadi. Namun demikian Hamas tetap berjuang dan perlawanan mereka belum berakhir.

Mantan presiden Sudan yang juga ketua dewan pendiri organisasi Islam. Ia menjabat sebagai presiden Sudan ditengah terjadinya intifadhah April 1985 lalu, sebagai komanda tertinggi pimpinan militer saat itu, bekerja sama dengan pemimpin intifadhah dari sejumlah partai dan asosiasi hingga ia terpilih menjadi presiden Sudan untuk kedua kalinya.

Deddy | Infopalestina | Jurnalislam

Pengamat : Peran Terbesar Kemunculan Dajjal adalah dari Agama Syiah

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Peran terbesar dalam munculnya Dajjal di akhir zaman adalah dari agama Syiah. Demikian dikatakan pengamat Syiah asal Magelang, ustadz Fuadz Al Hazimi dalam tabligh akbar "Fitnah Akhir Zaman" yang diselenggarakan Jamaah Ansharusy Syariah Jakarta di masjid Baiturrahman, Jakarta Selatan, Ahad (13/12/2015).

"Penyelewengan aqidah terbesar yang berpengaruh pada terjadinya huru hara akhir zaman, bahkan munculnya fitnah akhir zaman terbesar yaitu dajjal, peran terbesarnya adalah dari agama Syiah," tegasnya.

Ustadz Fuadz menjelaskan, semua Nabi telah diminta untuk berlindung dari fitnah Dajjal yang akan muncul dari sebuah daerah bernama Isfahan. Daerah tersebut berada di Iran.

"Yang mengiringinya adalah orang-orang Syiah, anak cucu Syiah. Kemunculan Dajjal tersebut dari Isfahan yang berada di tengah-tengah negara Iran,” ungkap anggota majelis Syariah Jamaah Ansharusy Syariah itu.

Menurutnya, Syiah lebih berbahaya dari aliran sesat apapun. Pasalnya, Syiah merupakan ideologi politik yang disokong oleh negara.

"Liberal itu bahaya, JIL berbahaya, Lia Eden berbahaya. Akan tetapi, dibelakang mereka itu tidak ada negara yang mendukungnya. Sementara Syiah ini didukung oleh Iran. Salah satu rukun iman Syiah adalah al wilayah (harus menguasai sebuah negara-red)," papar ulama yang pernah mengajar di Islamic Society, University of New South Wales, Australia itu.

“Ini harus dipahami juga oleh aparat negara, bahwa Syiah itu bukan cuma sebagai komunitas berlabel Islam," tegasnya.

Reporter : Irfan | Editor : Ally | Jurnalislam

Sering Praktekan Shalat, Guru GBI Ini Akhirnya Masuk Islam

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Seorang mantan guru sekolah minggu Gereja Bethel Indonesia (GBI) bernama Aloysius mengikrarkan dua kalimat syahadat di depan jamaah masjid Baiturrahman Wijaya Kusuma, Jakarta Selatan, Ahad (13/12/2005).

Hidayah Allah Swt menghampiri Aloysius setelah pria kelahiran Jakarta 29 tahun lalu itu sering melakukan praktek shalat lima waktu di kamarnya dengan sembunyi-sembuyi. Aloysius mengaku merasakan ketenangan yang luar biasa setelah melakukan ritual shalat.

Akhirnya, dengan penuh keyakinan akan kebenaran Islam, Aloysius menghubungi Mualaf Center Indonesia (MCI) untuk bersyahadat dan memeluk agama Islam.

Disaksikan oleh amir Jamaah Ansharusy Syariah Jakarta, Ustadz Haris Amir Falah dan dengan bimbingan ketua Muallaf Center Indonesia (MCI), Hani Kristanto, Aloysius dengan khidmat membacakan dua kalimat syahadat yang disambut takbir jamaah Masjid baiturrahman.*

Reporter : Irfan | Editor : Ally | Jurnalislam

Majelis Mujahidin : Perayaan Natal Bersama adalah Pemurtadan

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Laznah Tanfidziyah Majelis Mujahidin (MM) melayangkan surat terbuka yang ditujukan kepada para petinggi negeri ini termasuk Presiden Republik Indonesia. Surat terbuka itu berisi penolakan MM atas perayaan natal yang kerap dilakukan kaum muslimin Indonesia dengan alalasa toleransi.

"Setiap tahun, ketika umat Kristen menyelenggarakan perayaan Natal, masyarakat Muslim di kalangan pegawai negeri sipil maupun militer, terutama para pekerja dan buruh di perusahaan-perusahaan swasta non-muslim mengalami kegelisahan sosial," bunyi mukadimah surat tersebut yang diterima redaksi Jurnalislam, Senin (14/12/2015)

Menurut Ketua Laznah Tanfidziyah Majelis Mujahidin, Irfan S. Awwas, hal tersebut terjadi disebabkan otoritas pemerintahan atau perusahaan terkait melibatkan umat Islam –secara terpaksa atau dipaksa- untuk mengikuti perayaan Natal.

Pelibatan umat Islam dalam perayaan Natal tersebut dinilai Irfan bukanlah bentuk toleransi, melainkan intimidasi dan upaya pemurtadan.

"Atas dasar kenyataan itu, Majelis Mujahidin menyampaikan surat terbuka demi terciptanya kehidupan sosial keagamaan yang harmonis di tengah masyarakatyang plural. Bahwa sikap intoleransi dan intimidasi merupakan prilaku manusia tidak beradab yang akan merusak hubungan antar pemeluk agama, sehingga dapat memicu konflik horizontal yang tidak kita inginkan bersama," jelasnya.

Berikut ini isi surat terbuka Majelis Mujahidin terkait perayaan natal bersama yang ditujukkan kepada Presiden Republik Indonesia, Panglima TNI, KAPOLRI, Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama, Para Pejabat Gubernur, Para Pejabat Bupati, Para Pejabat Walikota.

Mengingat:

1.   UUD NRI 1945 Pasal (1) dan (2) :

(1)    Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa.

(2)    Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.

2.   UUD NRI 1945 Pasal 9, bahwa sebelum memangku jabatan Presiden dan Wakil   Presiden bersumpah menurut agama yang berbunyi :  “Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia (Wakil Presiden Republik Indonesia) dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti, kepada Nusa dan Bangsa.”

3.   UUD NRI 1945 : Pasal 28E :

(1)       Setiap orang berhak memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali.

(2)       Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap, sesuai dengan hati nuraninya.

 

Pasal 28I

(2)       Setiap orang bebas dari perlakuan yang bersifat diskriminatif atas dasar apapun dan berhak mendapatkan perlindungan terhadap perlakuan yang bersifat diskriminatif itu.

        

Pasal 28J

(1)       Setiap orang wajib menghormati hak asasi manusia orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

(2)       Dalam menjalankan hak dan kebebasannya, setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan undang-undang dengan maksud semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis.

4.     Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003 Pasal 86 :

(1)  Setiap pekerja/buruh mempunyai hak untuk memperoleh perlindungan atas:

a.     Keselamatan dan kesehatan kerja

b.     Moral dan kesusilaan; dan

c.     Perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat manusia sertai nilai-nilai agama.

Menimbang:

1.     Firman Allah Swt di dalam Al-Qur’an surat Al-Kafirun [109]:1-6;  

“Wahai Muhammad, katakanlah kepada kaum kafir: "Wahai orang-orang kafir, aku tidak akan menyembah tuhan yang kalian sembah, kalian pun tidak menyembah Tuhan yang aku sembah. Aku tidak akan mau menyembah dengan cara-cara kalian menyembah tuhan kalian, kalian pun tidak menyembah tuhan kalian dengan cara-cara aku menyembah Tuhanku. Untuk kalian agama syirik kalian, dan untukku agama tauhidku.

2.     Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang Perayaan Natal Bersama

Memutuskan:

1.     Majelis Mujahidin mendukung keputusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahwa mengikuti upacara Natal bersama bagi umat Islam hukumnya haram.

2.     Menyerukan kepada Presiden RI dan seluruh jajarannya baik sipil maupun militer, mematuhi undang-undang dan konstitusi NKRI dalam melindungi rakyat muslim menjaga keyakinan agamanya (akidah Islam) dengan melarang dan tidak melibatkan mayarakat muslim melaksanakan Natal bersama dengan segala lambang dan atribut-atributnya.

3.     Pemerintah supaya bersikap tegas, menyeru setiap pemeluk agama agar berpegang teguh pada ajaran agamanya masing-masing, tanpa melibatkan pemeluk agama lain dalam perayaan agamanya.

4.     Menyerukan kepada para pejabat Muslim, Kepala Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan Kelurahan agar tidak mengikuti acara Natal ataupun semua yang berkaitan dengan ibadah agama lain, karena bisa membawa pelakunya murtad dari Islam.

5.     Majelis Mujahidin menyerukan kepada umat Islam untuk menjaga toleransi beragama sesuai dengan ajaran Islam dengan tidak mengorbankan keyakinan agamanya mengikuti perayaan agama lain. Karena hal itu selain tidak menghargai keyakinan agamanya, bahkan merupakan pelecehan dan merusak toleransi kehidupan beragama.

 

Jogjakarta, 13 Desember 2015

Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin

                                                                             

Irfan S. Awwas                      M.Shobbarin Syakur

Ketua Umum                         Sekum

Menyetujui:

Drs. M. Thalib

Amirul Mujahidin

*

Ally | Jurnalislam

24 Personel Militer Afghanistan Bergabung ke Taliban

JOWZJAN (Jurnalislam.com)Al-Emarah News melaporkan, sebanyak 24 personil militer termasuk polisi, tentara dan milisi Arbaki bergabung ke mujahidin Imarah Islam Afghanistan di provinsi Jowzjan, utara Afghanistan, Ahad (13/12/2015).

Dari 24 personil tersebut, 17 Arbakis termasuk 2 prajurit ANA (Afghanistan National Army) menyerahkan diri kepada Mujahidin di ibukota provinsi Jowzjan dan kabupaten Khamab serta Do Koh, sedangkan 7 Arbakis dan polisi bergabung dengan Mujahidin di distrik Qushtifa provinsi Jowzjan, Sabtu (12/12/2015).

Polisi dan tentara, menyerahkan senjata dan amunisi mereka untuk Mujahidin, berjanji memutuskan hubungan dengan pemerintahan Kabul dan pasukan asing, serta bersumpah untuk berhenti melawan Mujahidin Imarah Islam.

Mujahidin melihatnya sebagai langkah sukses, lalu menyambut hangat pasukan yang menyerah tersebut serta meyakinkan akan keselamatan mereka dan menjanjikan dukungan penuh dari pihak mujahidin kepada mereka.

Sedangkan di distrik Sangin sebuah pos pemeriksaan strategis musuh yang terletak di daerah Chughak dekat bazaar diserang oleh Mujahidin Imarah Islam di tengah kemenangan serangan tahunan Azm yang masih berlangsung.

Pos itu dikuasai penuh setelah baku tembak hingga 12 pasukan boneka tewas dan mayat mereka ditinggalkan oleh pasukan musuh lainnya yang melarikan diri sementara 8 senjata mesin, peluncur RPG dan berbagai peralatan militer disita.

Segala puji bagi Allah saja, tidak ada Mujahidin yang dirugikan dalam operasi.

 

Deddy | El Emarah News | Jurnalislam

 

Serangan Bom Hantam Komunitas Sekte Syiah di Pakistan, 23 Orang Tewas

KARACHI (Jurnalislam.com) – Sebuah ledakan bom kuat mengguncang kota suku di barat laut Pakistan pada hari Ahad (13/12/2015), menewaskan sedikitnya 23 orang dan melukai puluhan lainnya, pejabat lokal dan media pemerintah melaporkan, lansir Anadolu Agency, Ahad (13/12/2015).

Ledakan itu terjadi di sebuah pasar yang ramai di Parachinar, satu-satunya kota yang mayoritas Syiah di kawasan suku Pakistan,  terletak di sepanjang perbatasan dengan Afghanistan.

Setelah ledakan, tayangan televisi lokal menunjukkan ambulans dengan sirene meraung bergegas mengangkut orang-orang yang tewas dan terluka ke rumah sakit terdekat.

Potongan tubuh dan pakaian berlumuran darah bisa dilihat tersebar di sekitar lokasi ledakan.

Helikopter militer telah dikerahkan untuk membawa sejumlah orang yang terluka kritis ke rumah sakit di Peshawar, yang terletak kira-kira 250 kilometer di sebelah timur.

Saluran televisi lokal Dawn melaporkan bahwa bahan peledak telah ditanam sebelumnya dalam kaleng minyak besar di luar sebuah toko di pasar.

Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan itu, tetapi badan keamanan Pakistan percaya ledakan terjadi dalam konteks konflik antara Islam dengan Syiah yang sedang berlangsung dan telah merenggut ribuan nyawa di seluruh Pakistan selama tiga dekade terakhir.

Pakistan adalah negara mayoritas Muslim (Islam) di mana Syiah berjumlah sekitar 10 persen dari 200 juta penduduk negara.

Beberapa pengamat lokal mengatakan  Arab Saudi dan Iran masing-masing membiayai pejuang Islam dan milisi Syiah, yang beroperasi di Pakistan.

Deddy |  Anadolu Agency | Jurnalislam

Serangan Udara Rezim Assad dan Rusia Hantam Sekolah di Douma, Puluhan Tewas

SURIAH (Jurnalislam.com) – Puluhan warga sipil tewas dalam serangan pasukan rezim nushairiyyah Suriah dan Rusia pada hari Ahad di pinggiran kota Suriah Damaskus, sumber mengatakan kepada Al Jazeera, Ahad (13/12/2015).

Serangan udara dan rudal ke arah distrik sekolah dan daerah lainnya menewaskan sedikitnya 28 orang  termasuk anak-anak dan kepala sekolah, kelompok monitoring perang Suriah mengatakan.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan bahwa beberapa pesawat perang tak dikenal menghantam Kota Douma, 15 km timur laut ibukota, dan rudal surface-to-surface juga ditembakkan oleh tentara rezim Suriah ke daerah sekitarnya, termasuk Ghouta Timur.

Ahmad, seorang petugas dari departemen Pertahanan Sipil Suriah cabang Douma, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa serangan udara dan roket rezim menargetkan kabupaten Ghouta di pinggiran kota Damaskus.

"Dalam serangan di Douma saja setidaknya 41 warga sipil, termasuk sembilan anak, tewas, 250 lainnya terluka," katanya. "Sebuah sekolah bernama al-Hosn al-Basri ditargetkan. Kepala sekolah bersama dengan empat siswa tewas dalam serangan itu. Murid-murid yang terluka telah dibawa ke layanan medis terdekat."

Serangan dimulai pada sekitar 08:30 waktu setempat (06.30GMT).

"Dalam tiga bulan terakhir, daerah ini terus-menerus menjadi sasaran serangan roket dan serangan udara, bukan salah satu dari mereka yang tewas adalah pejuang – semua yang tewas adalah warga sipil," kata Ahmad. "Orang-orang membayar harga untuk konflik bersenjata ini setiap hari."

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris menyebutkan korban tewas sebanyak 28 warga sipil, menambahkan bahwa angka itu kemungkinan akan meningkat karena banyak yang cedera berada dalam kondisi kritis.

Berbicara kepada Al Jazeera, fotografer yang berbasis di Douma, Muhammad al-Abdullah mengatakan ia terbangun akibat suara serangan udara pada hari Ahad pagi.

"Kebanyakan orang bersembunyi di ruang bawah tanah mereka. Tiga serangan udara mendarat di samping rumah saya. Pembantaian terjadi di sini," kata Abdullah.

Pasukan rezim Assad juga menargetkan kota terdekat Saqba, yang juga terletak di pinggiran Damaskus, kata saksi mata.

Konflik Suriah – yang awalnya dimulai sebagai protes damai di bulan Maret 2011 – telah menyebabkan sedikitnya 250.000 kematian, menurut data PBB.

Lebih dari setengah populasi warga Suriah dari 22,4 juta telah mengungsi ke luar negeri.

 

Deddy | Al Jazeera | Jurnalislam

Kapal Perang Rusia Lepas Tembakan Peringatan ke Arah Kapal Turki di Laut Aegea

MOSKOW (Jurnalislam.com) – Kementerian pertahanan Rusia mengatakan bahwa salah satu kapal perangnya melepaskan tembakan peringatan ke arah sebuah kapal Turki di Laut Aegea pada hari Ahad (13/12/2015) dengan dalih untuk menghindari tabrakan, lansir Aljazeera, Ahad.

Sebuah pernyataan kementerian mengatakan kapal perusak Smetlivy tidak dapat menjalin kontak radio dengan kapal Turki yang mendekat, yang juga gagal merespon sinyal visual dan flare (suar).

Ketika kapal Turki itu berada dalam jarak 600 meter, kapal perusak Rusia mengeluarkan tembakan dengan senjata kecil dan kapal Turki tersebut dengan cepat mengubah arah.

"Awak kapal patroli Rusia Smetlivy – yang terletak 22 km dari pulau Yunani Lemnos di bagian utara Laut Aegea – menghindari tabrakan dengan kapal Turki," kata kementerian pertahanan kepada kantor berita AFP.

Atase militer Turki di Moskow telah dipanggil oleh kementerian pertahanan terkait insiden tersebut.

Ketegangan antara Moskow dan Ankara meningkat sejak jet Turki menjatuhkan pesawat pembom Rusia di sepanjang perbatasan Suriah bulan lalu, menewaskan salah satu dari dua pilotnya.

Moskow telah memberlakukan serangkaian sanksi ekonomi terhadap Ankara setelah kejadian itu, memicu krisis terbesar antara kedua negara sejak Perang Dingin.

Sementara itu, militer Turki pada hari Ahad melarang staf mereka berlibur di Rusia, media pemerintah melaporkan.

Larangan, yang berlaku untuk personel dan mahasiswa akademi militer, digambarkan sebagai langkah pencegahan setelah pesawat perang Rusia, yang melanggar batas (Turki), dijatuhkan sesuai dengan aturan pelanggaran wilayah," kata kantor berita Anatolia.

Personil militer diharapkan untuk berperilaku sesuai cara militer Turki yang layak saat berlibur, Anatolia menambahkan.

 

Deddy | Al Jazeera | Jurnalislam

MUI : Kebijakan Dedi Soal Budaya Ganggu Keharmonisan

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menemukan beberapa penyimpangan dalam kebijakan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Hal tersebut diungkapkan Ketua MUI Pusat, KH Makruf Amin setelah mengirim tim investigasi ke Purwakarta guna menyelidiki paham yang dikembangkan Dedi Mulyadi dan memantau apa yang sebenarnya terjadi di Kota Tasbeh itu.

Investigasi MUI menemukan berbagai penyimpangan kebijakan oleh Dedi Mulyadi, diantaranya pembuatan patung-patung yang bernuansa Hindu Bali.

Kyai Makruf menilai, kebijakan Bupati Purwakarta soal budaya dapat menganggu keharmonisan masyarakat.

“Dia punya paham boleh saja. Tapi jangan menggunakan kekuasaan bupati unuk mengembangkan pahamnya. Ini juga dapat menyulut konflik,” ujarnya dikutip Islampos, Kamis (10/12/2015).

Menurutnya, budaya boleh dilakukan selama tidak bertentangan dengan agama masyarakatnya.

Sebelumnya, MUI Purwakarta telah mengirim surat mediasi yang ditujukan kepada Purwakarta Dedi Mulyadi, 15 Oktober 2015 lalu. Surat tersebut untuk merespon kebijakan Bupati Purwakarta yang dinilai kontroversial dan dikeluhkan masyarakat, khususnya di kalangan ulama, ormas Islam, tokoh agama, dan pimpinan Pondok Pesantren di Kabupaten Purwakarta.

“Perlu adanya komunikasi yang intens antara bupati, para ulama, dan budayawan, agar terjadi keseimbangan antara nilai-nilai Islam dan nilai-nilai budaya, juga ada keseimbangan antara pembangunan fisik dan non fisik, sesuai dengan amanat UUD 1945,” kata Ketua MUI Purwakarta KH. Abun Bunyamin.

Ally | Jurnalislam | Islampos

Bentrokan Mematikan dalam Pemungutan Suara Referendum di Afrika Tengah

BANGUI (Jurnalislam.com) – Sedikitnya dua orang tewas dan sekitar 20 lainnya terluka dalam pertempuran sengit di ibukota Republik Afrika Tengah (CAR), Bangui, pada hari Ahad (13/12/2015) antara pendukung dan penentang konstitusi referendum.

Media melaporkan mayat dua orang terbaring di sebuah masjid di distrik Muslim PK5 di lokasi terjadinya bentrokan.

Sumber rumah sakit mengatakan sekitar 20 orang terluka dalam pertempuran yang pecah selama pemungutan suara yang bertujuan untuk mengakhiri konflik agama berdarah yang berlangsung hampir tiga tahun.

CAR jatuh ke konflik pada 2013, ketika pejuang Muslim Séléka menggulingkan Presiden Francois Bozize, seorang Kristen yang telah merebut kekuasaan dalam kudeta 2003. Pejuang kemudian mengangkat Michel Djotodia, seorang Muslim, sebagai presiden sementara.

Djotodia mengundurkan diri pada awal 2014 kemudian digantikan oleh Catherine Samba-Panza, seorang Kristen, di tengah gelombang kekerasan konflik agama antara anggota dua komunitas.

Pada bulan Mei tahun ini, setelah berbulan-bulan terjadi kekerasan antara milisi Kristen anti-Balaka dan pejuang Séléka Muslim di mana ratusan anggota mereka tewas, kedua kelompok sepakat untuk meletakkan senjata mereka.

Bulan berikutnya, Samba-Panza menyetujui undang-undang pembentukan pengadilan khusus yang bertugas menyelidiki kejahatan yang dilakukan selama konflik  Agama.

Karena krisis yang sedang berlangsung di negara itu, pemilihan presiden di CAR – awalnya dijadwalkan tahun 2014 – telah ditunda tiga kali..

MINUSCA didirikan oleh Dewan Keamanan PBB pada bulan April tahun lalu. Unsur-unsur utama tugasnya adalah melindungi warga sipil, mendukung proses transisi politik, memfasilitasi pengiriman bantuan kemanusiaan dan menjaga hak asasi manusia.

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam