Sowan ke Pemkot, FUI Bima Bahas Upaya Pemberantasan Maksiat

BIMA (Jurnalislam.com) – Forum Umat Islam (FUI) Bima pada Senin (1/2/2016) juga mendatangi kantor pemerintahan Kota Bima, Jalan Soekarno-Hatta. Kedatangan FUI untuk membahas berbagai permasalahan yang bergulir di masyarakat Kota Bima khususnya soal pemberantasan kemaksiatan.

“Ada banyak permasalahan yang hari menimpa masyarakat kita di Kota Bima, oleh karena itu kami mencoba menyampaikan permasalahan tersebut kepada pihak yang berwenang,” kata ustadz Asikin kepada Jurnalislam, Senin (1/2/2016).

Ustadz Asikin menjelaskan, generasi muda dalam beberapa hari ke depan akan dihadapkan dengan perayaan hari kasih sayang (valentines day) yang merupakan budaya orang kafir. Ditambah lagi praktek prostitusi di Kota Bima yang belum dapat diatasi.

"Itu semua adalah bentuk dari rusaknya moralitas masyarakat. Maka oleh karena itu kami mengharapkan pemerintahan Kota Bima segera melakukan langkah antisipasi dan pencegahan serta melakukan langkah konkrit guna untuk meminimalisir permasalahan tersebut,” terangnya.

Laporan dan masukan FUI disambut baik oleh Kabag Kesar Kota Bima, Drs Abdul Wahid. Selain menyampaikan terimakasih, Abdul Wahid menyatakan akan segera berkoordinasi untuk menindaklanjuti laporan FUI tersebut.

"Kita akan sesegera mungkin akan menindaklanjuti adanya laporan dan masukan-masukan tersebut, tentunya melalui garis koordinasi yang ada di pemerintahan,” katanya.

Reporter: Sirath | Editor: Ally | Jurnalislam

PMII Probolinggo Tuntut Tempat Hiburan Malam Ditutup

PROBOLINGGO (Jurnalislam.com) – Sekitar 100 mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Probolingggo melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor walikota Probolinggo Jalan Sudirman, Senin (1/2/2016).

Mereka menuntut penutupan tempat hiburan malam yang kian marak beroperasi di wilayah kota Probolinggo. Padahal, pengurus wilayah Nadhlatul Ulama Jawa Timur, telah melayangkan surat rekomendasi kepada pemkot guna menutup tempat hiburan sejak enam bulan lalu.

Mereka menilai keberadaan tempat hiburan malam menjadi wahana eksodus eks penghuni lokalisasi Dolly Surabaya, sehingga berdampak pada peningkatan penderita HIV/AIDS, degradasi moral, serta ajang konsumsi narkoba dan miras, serta seks bebas.

"PMII menuntut wali kota segara menutup hiburan malam yang semakin marak, dan menyebabkan penyakit HIV/AIDS meningkat," kata Fajarilyas, Ketua PMII Probolinggo.

Fajar mengatakan, data yang dihimpun dari dinas kesehatan setempat, sejak tahun 2008 hingga kini ada 190 penderita HIV/AIDS, 50 orang diantaranya meninggal dunia setiap tahun dan penderitanya meningkat hingga kisaran 40 persen.

Massa mengancam akan menggelar aksi lebih besar jika tuntutan mereka tidak dipenuhi selama dua pekan ke depan. Aksi itu akhirnya ditutup dengan aksi teatrikal, yang menggambarkan gaya hidup glamor para pemandu karaoke, ditengah kehidupan masyakarat.

Sementara perwakilan pemerintah Kota Probolinggo, yang keluar menemui massa berjanji akan segera melakukan penutupan tempat hiburan, dengan memperhatikan peraturan yang berlaku.

Aksi itu juga sebagai bentuk pengawalan atas surat PCNU dan PWNU yang mendesak penutupan tempat hiburan malam. Baca: PCNU Probolinggo Ancam Turunkan Massa Tindak Tempat Hiburan Malam

Reporter : Findra | Editor: Ally | Jurnalislam

 

Waspada Gafatar, FUI Desak Pemkab Bima Segera Bersikap

BIMA (Jurnalislam.com) – Forum Umat Islam (FUI) Bima mendatangi pemerintahan Kabupaten Bima. Kedatangan kita adalah guna untuk menindaklanjuti berita yang beredar mengenai aliran Gafatar (Gerakan Fajar Nusantara) yang ada di wilayah Kabupaten Bima.

“Di Bima sendiri aliran Gafatar ini sudah ada, apalagi pemimpin Gafatar untuk wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) ini adalah orang asli dari Kabupaten Bima,” kata ketua FUI Bima Ustadz Asikin kepada Jurnalislam senin (1/2/2016).

Di Bima sendiri, lanjut ustadz Asikin, Gafatar telah menunjukan keberadaannya sebagai organisasi social. “Sehingga mereka juga bisa dengan mudah untuk mengelabui masyarakat terhadap penyimpangan aqidahnya.”

Ustadz Asikin mengatakan, Gafatar misionaris-misionaris Gafatar dari kalangan mahasiswa sudah mulai merekrut anggota-anggota barunya. Pengurus Gafatar NTB didominasi oleh orang dari luar NTB.

“Karena persoalan gafatar  ini sudah menjadi masalah pemerintah, maka kami meminta kepada pihak pemerintahan untuk segera mengambil sikap untuk mendeteksi keadaan serta menghentikan penyebaran aliran Gafatar tersebut,” ujar ustadz Asikin.

Sementara itu bupati Bima melalui kepala bagian (Kabag) Kesra Kabupaten Bima, H. Abdul Muis menyatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti persoalan tersebut.

“Kami akan segera kirimkan surat kepada camat dan kepala Desa untuk segera melakukan langkah antisipasi terkait keberadaan pimpinannya ini,” ucapnya.

Reporter: Sirath | Editor: Ally | Jurnalislam

Hamas dan Fatah akan Bertemu Pekan Depan di Qatar

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Perwakilan dari Hamas dan Fatah akan bertemu di Doha, ibukota Qatar, pekan depan untuk membahas pelaksanaan perjanjian rekonsiliasi 2014, lansir World Bulletin (02/02/2016)

Jamal Muhassan, anggota komite pusat Fatah, mengatakan kepada Anadolu Agency pada hari Senin bahwa para pejabat Fatah baru-baru ini mengadakan pertemuan informal dengan rekan-rekan Hamas mereka di Turki dan Qatar.

Pertemuan resmi antara kedua kelompok, kata Muhassan, akan diselenggarakan di Doha Sabtu depan (6 Februari).

Menurut Muhassan, pada pertemuan tersebut Fatah akan diwakili dengan Azzam al-Ahmad dan Sakr Bisisu, sementara Hamas akan diwakili oleh Moussa Abu Marzouk.

"Pertemuan (pekan depan) akan membuka jalan bagi pertemuan kedua antara pemimpin Fatah dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Kepala politik Hamas Khaled Meshaal," kata Muhassan tanpa memberikan tanggal untuk pertemuan kedua.

Muhassan melanjutkan dengan menyuarakan harapan bahwa pertemuan yang akan datang pada akhirnya akan mengarah pada pembentukan pemerintah persatuan Palestina.

Meskipun pemerintah persatuan diresmikan dua bulan kemudian, peran pemerintahan tidak pernah diasumsikan ada di Jalur Gaza yang dikuasai Hamas.

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

 

Taliban: Pertempuran Sengit di Distrik Dehrawud,15 Tentara Bayaran dan Komandannya Tewas

URUZGAN (Jurnalislam.com) – Laporan dari distrik Dehrawud mengatakan bahwa pertempuran berat telah berlangsung melawan pasukan musuh di daerah Zartali selama 3 hari terakhir, Al Emarah News, Selasa (02/02/2016).

Para pejabat mengatakan bahwa bentrokan berlanjut sampai Senin dini hari dengan 4 bom juga menghantam musuh. Sebagai akibatnya 15 pasukan bayaran tewas dan terluka termasuk komandan Shamal dan wakil kepala polisi distrik Dawood.

Laporan lebih lanjut menyatakan bahwa 30 orang sewaan telah tewas dan terluka selama bentrokan dan hanya 2 Mujahidin yang terluka sedangkan seluruh area masih di bawah kendali Mujahidin.

Kemudian di provinsi Badghis, pos militer paling strategis yang terletak di daerah Khair Khana kabupaten Qadi diserang Mujahidin sekitar pukul 01:30 waktu setempat hari Selasa.

Mujahidin dengan mudah berhasil menyerbu pos setelah perlawanan singkat oleh musuh, membunuh 5 orang bersenjata termasuk komandan Atta Muhammad (kepala 18 pos pemeriksaan di daerah), melukai 3 orang dan menahan 9 orang lainnya.

Para pejabat mengatakan bahwa sebuah truk pickup, senapan mesin PKM, peluncur granat, 14 senapan, 3 radio comm., 7000 putaran amunisi dan sejumlah besar peralatan disita, menambahkan bahwa Mujahid juga terluka dalam operasi itu.

Deddy | Al Emarah News | Jurnalislam

Erdogan: ISIS Tidak Ada Hubungannya dengan Islam

SANTIAGO (Jurnalislam.com) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan di Chile bahwa kelompok ISIS, yang menyatakan kekhalifahan Islam di Irak dan Suriah pada tahun 2014, "tidak ada hubungannya dengan Islam", lansir Anadolu Agency, Selasa (02/02/2016).

"Islam tidak pernah mengizinkan kebrutalan, ini adalah alasan kesatu; Kedua, Islam dan teror tidak bisa disebutkan bersama-sama. Ketiga, ISIS adalah organisasi teror dan tidak ada hubungannya dengan Islam," kata Erdogan dalam pidatonya kepada Komisi Ekonomi PBB untuk Amerika Latin dan Karibia di Santiago, Chili.

Pemimpin Turki saat ini sedang tur negara ke Amerika Latin.

Erdogan mengatakan bahwa mereka yang mengaitkan Islam dan terorisme memberikan dukungan dan keberanian untuk organisasi teroris.

"Sebaliknya, ISIS merugikan Islam dengan apa yang dilakukannya," kata Erdogan, memperingatkan bahwa mengaitkan teror dengan agama atau kelompok etnis sama dengan memberi tenaga bagi xenophobia dan rasisme yang ia sebut sebagai "aib dalam sejarah kemanusiaan ".

Erdogan beralih ke krisis kemanusiaan di Suriah.

"Meskipun krisis pengungsi tampak seperti masalah regional, pada kenyataannya, itu adalah salah satu masalah global. Negara-negara Eropa yang kemarin memantau insiden dari luar, hari ini sangat mengalami krisis pengungsi … di dalam negerinya," kata Erdogan.

"Sekarang, mereka [negara-negara Eropa] mulai berteriak, mengatakan: Mereka tidak datang kepada kami.. Nah, apa yang harus Turki lakukan, di mana 2,5 juta orang terlindung?" tanya Erdogan.

Erdogan mengatakan Turki telah menghabiskan lebih dari $ 9 milyar untuk pengungsi dan hanya menerima $ 420 juta dari masyarakat internasional.

"Tapi, Turki tidak peduli apakah menerima bantuan atau tidak. Kami belum menutup pintu untuk siapa pun; Siapa pun boleh datang. Turki tidak melihat ras, agama dan bahasa, dan selalu membuka pintu untuk kami tolong," tambah Erdogan.

Menteri Luar Negeri Chile Heraldo Munoz memuji Turki atas upaynya menerima jutaan pengungsi.

"Saya mengatakan tidak hanya atas nama Chile, tetapi juga Amerika Latin, bahwa kami menyaksikan dukungan yang Turki berikan kepada pengungsi dengan kekaguman," kata Munoz.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

 

Yahudi Israel Larang Manajer Al Aqsha Memasuki Masjid

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Polisi Israel telah mengeluarkan enam bulan perintah pelarangan memasuki situs kepada manajer Masjid Al-Aqsha. Perintah pelarangan mulai berlaku pada tanggal 31 Januari ‘16, Ynet melaporkan, lansir World Bulletin, Selasa (02/02/2016)

Manajer tidak diizinkan untuk "masuk, tinggal atau berada di sekitar Temple Mount, atau pintu masuknya, kecuali ia diizinkan oleh wakil komandan distrik," surat tersebut menyatakan.

Peled juga mengklaim bahwa "langkah tersebut diperlukan untuk mencegah bahaya serius bagi orang dan properti."

Para pejabat keamanan zionis menuduh bahwa Najah Baccarat adalah "tokoh radikal dan seorang penghasut" di situs.

Pada Agustus tahun lalu kompleks Masjid al-Aqsha, yang dihormati oleh umat Islam seluruh dunia sebagai tempat Suci, dilarang dikunjungi jamaah muslim Palestina, mendorong kemarahan Palestina dan melakukan perlawanan (Intifadhah).

Palestina juga marah atas serangan para pemukim Yahudi di wilayah jajahan dan penodaan berulang terhadap bangunan al-Aqsha oleh pemukim ekstrimis Yahudi Israel, yang biasanya dikawal oleh pasukan militer zionis

Setidaknya 169 warga Palestina, termasuk perempuan dan anak-anak, telah tewas dibunuh oleh pasukan Israel sejak Oktober 2015.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Oposisi Moderat Suriah Batalkan Pertemuan Selasa dengan Utusan PBB

JENEWA (Jurnalislam.com) – Kelompok oposisi moderat utama Suriah mengatakan pada hari Selasa bahwa pihaknya tidak akan menghadiri pertemuan sore hari yang direncanakan dengan utusan khusus PBB, menambah lebih banyak keraguan tentang kelanjutan perundingan damai di Swiss, lansir World Bulletin, Selasa (02/02/2016).

"Tidak ada pertemuan dengan (Staffan) de Mistura," kata Farah Atassi, anggota Komite Negosiasi Tinggi (High Negotiations Committee-HNC) yang didukung Saudi.

"Kami telah menyatakan tuntutan. Saat ini, tidak ada alasan untuk bertemu lagi dengan de Mistura," katanya kepada wartawan di luar markas besar PBB di Jenewa.

Juru bicara PBB Khawla Mattar juga menegaskan bahwa "tidak akan ada pertemuan lagi hari ini" dengan de Mistura, yang bertemu dengan delegasi pemerintah Suriah Selasa pagi.

Pertemuan sore itu menjadi kedua kalinya delegasi oposisi bertemu dengan diplomat Swedia-Italia di markas PBB.

Pengumuman itu menyusul komentar kepala perunding pemerintah Bashar al-Jaafari bahwa pembicaraan damai tidak langsung secara resmi belum dimulai.

De Mistura mengatakan pada hari Senin bahwa pertemuan resmi pertamanya dengan HNC berarti bahwa negosiasi sedang berlangsung.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Presiden Yaman Bersumpah akan Tumpas Syiah Houthi hingga Sanaa Dibebaskan

YAMAN (Jurnalislam.com) – Presiden Yaman Abdrabuh Mansur Hadi, Selasa, mengatakan bahwa operasi militer terhadap milisi Houthi tidak akan berhenti sampai ibukota Yaman dibebaskan, Al Arabiya News Channel melaporkan Selasa (02/02/2016).

Didukung oleh serangan udara dari koalisi yang dipimpin Saudi, perlawanan rakyat Sunni dan angkatan bersenjata Yaman yang setia kepada Hadi berjuang melawan pemberontak Syiah Houthi yang mengendalikan Sanaa dan banyak wilayah di utara negara itu.

Hadi, presiden Yaman yang diakui secara internasional, menggambarkan operasi untuk merebut kembali Sanaa sebagai "pertempuran menentukan yang tidak bisa diubah," dalam panggilan telepon dengan gubernur Sanaa, seperti dikutip oleh Saudi Press Agency (SPA).

Hadi mengatakan pasukan pro-pemerintah telah memperoleh "sejumlah kemenangan di beberapa bagian Sanaa" dan bahwa operasi militer tidak akan berakhir sampai ibukota Yaman "dibebaskan dari kudeta milisi."

Sementara itu, para pejabat keamanan Yaman dan tetua suku mengatakan pertempuran meningkat di luar Sanaa, menewaskan sedikitnya 30 orang dalam dua hari.

Mereka mengatakan pada hari Selasa bahwa sekitar 25 pejuang dari kedua belah pihak tewas dalam pertempuran antara pasukan pemerintah dan pemberontak Houthi serta sekutu mereka sekitar 65 kilometer sebelah timur ibukota. Lima warga sipil juga tewas.

Konflik Yaman membuka jurang yang lebar antara pasukan sekutu pemerintah melawan pemberontak Syiah Houthi dan pasukan yang setia kepada mantan presiden Ali Abdullah Saleh.

Para pejabat, yang netral dalam konflik, dan tetua suku berbicara dengan syarat anonim karena mereka tidak berwenang memberi keterangan kepada wartawan.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

30 Zionis Tewas dan 301 Terluka dalam 211 Operasi Intifadhah

PALESTINA (jurnalislam.com) – Koran Israel Maarev melansir data kerugian yang dialami Zionis saat meletusnya intifadhah Al-Quds sejak empat bulan yang lalu yang mencapai puluhan orang meninggal dan ratusan lainya luka-luka dalam 211 operasi perlawanan.

Seperti yang dilansir Infopalestina, Selasa (02/02/2016), menurut data medis Bintang David Yahudi menyebutkan, sejak meletusnya intifadhah Al-Quds hingga hari Selasa tercatat 30 orang Israel tewas, akibat 91 lemparan batu, 83 aksi penikaman, 22 aksi penabrakan dan 15 aksi penembakan (sniper).

Sementara yang terluka mencapai 301 orang.

Menurut data mereka, 27 orang Zionis luka parah hingga kritis, 8 luka sedang hingga parah, 46 luka menengah dan 11 luka ringan hingga menengah, serta 209 cidera ringan.

 

Deddy | Infopalestina | Jurnalislam