Kemenag: Kami Masih Menunggu Pemberitahuan Resmi soal Haji

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Beredar informasi di media sosial bahwa Arab Saudi akan memberi izin secara terbatas bagi jemaah di luar negaranya untuk beribadah haji tahun ini. Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Khoirizi mengaku belum menerima informasi resmi terkait hal tersebut.

“Jika benar bahwa Saudi membuka pemberangkatan haji 1442 H untuk jemaah dari luar negaranya, meski kuotanya terbatas, tentu ini harus kita syukuri. Alhamdulillah, karena jemaah Indonesia juga sudah menunggu lama, apalagi tahun lalu juga tertunda,” jelas Khoirizi di Jakarta, Senin (24/5/2021).

“Namun demikian, sampai saat ini kami belum menerima pemberitahuan secara resmi tentang dibukanya pemberangkatan bagi jemaah di luar Saudi,” sambungnya.

Khoirizi memastikan Ditjen PHU terus berkoordinasi dengan perwakilan Indonesia di Arab Saudi untuk mendapatkan perkembangan informasi resmi dari Khadimul Haramain. “Info resmi ini penting sebagai rujukan pemerintah dalam mengambil kebijakan serta persiapan dan mitigasi penyelenggaraan haji tahun ini,” ujarnya.

Jokowi Diminta Beri Penghargaan Tokoh Palestina Pro Kemerdekaan RI, Mohamammad Ali Taher

JAKARTA(Jurnalislam.com) – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberikan penghargaan kepada tokoh Palestina, Muhammad Ali Taher .

Ali Taher adalah tokoh sekaligus raja media Palestina yang telah membantu perjuangan Indonesia meraih kemerdekaan.

Hidayat Nur Wahid atau biasa disapa HNW ini menilai pemberian penghargaan kepada Ali Taher sangat baik bila diwujudkan oleh Presiden Jokowi.

Hal tersebut diungkapkan HNW melalui akun Twitternya, @hnurwahid, Minggu (23/5/2021). ”

 

Niat Presiden Soekarno belum terlaksana untuk memberikan penghargaan atas jasa-jasa M Ali Taher, tokoh dan raja media Palestina, membantu perjuangan kemerdekaan RI. Saya usulkan dan sangat baik kalau diwujudkan olh Presiden @jokowi. #JasMerah. #FreePalestine. #WorldStandsWithPalestine,” kata HNW seperti dikutip dari lini masa akun Twitternya, @hnurwahid.

Seperti diketahui, Mohamed Ali Eltaher atau orang Indonesia menyebutnya Muhammad Ali Taher adalah raja media dari Palestina yang memiliki peran tidak kecil dalam membantu perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Muhammad Ali Taher lahir 1896 di Nablus, kota di Tepi Barat (West Bank) bagian utara, sekitar 49 kilometer utara Yerusalem, Palestina. Nablus, pada 72 M oleh kaisar Romawi Vespasianus dikenal dengan Flavia Neapolis, merupakan pusat perdagangan dan budaya Palestina.

Muhammad Ali Taher disebut sebagai saudagar kaya Palestina yang menyerahkan semua uangnya yang disimpan di bank Arabia untuk membantu perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Sumber: sindonews.com

 

MUI: Manfaatkan Genjatan Senjata untuk Tekan Israel

JAKARTA(Jurnalislam.com)–Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas menuturkan bahwa ini merupakan kesempatan untuk meredam secara nyata gempuran Israel terhadap Palestina yang sudah berlangsung terus menerus.

Untuk diketahui, Israel selama ini digembar-gemborkan memiliki angkatan perang dan pertahanan yang sangat kuat serta tidak bisa dijebol. Namun, faktanya tidaklah demikian. Buktinya, mereka kewalahan menghadapi roket-roket yang dilepaskan Hamas.

“Oleh karena itu, situasi yang seperti ini hendaknya benar-benar bisa dimanfaatkan oleh dunia Arab untuk menekan Israel agar kembali ke posisinya semula dan melepaskan semua tanah rakyat dan bangsa Palestina yang mereka rampas dan duduki,” terang dia, Minggu (23/5).

Jika Israel tidak mau menyerahkannya, maka dunia Arab harus kompak dan bersatu untuk merebutnya kembali dengan menyerang Israel secara frontal dari semua lini, baik darat, laut maupun udara.

“Sampai Israel bertekuk lutut dan mau tunduk serta patuh kepada keputusan lembaga-lembaga internasional dan menghormati nilai-nilai perikemanusiaan dan perikeadilan yang luhur dan mulia tersebut,” tuturnya.

Ia pun menduga bahwa gencatan senjata ini adalah siasat Israel saja. “Saya tidak percaya Israel akan benar-benar berhenti untuk mencaplok dan merampas tanah serta menjajah rakyat dan bangsa Palestina,” pungkas Anwar.

Sumber: jpnn

Buya Hamka dan Halal bihalal yang Dikhianati

Oleh: Budi Eko Prasetiya

Halal bihalal adalah sebuah tradisi yang mengiringi perayaan Idul Fitri umat Islam di Indonesia. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), halal bihalal berarti hal maaf-memaafkan setelah menunaikan ibadah puasa Ramadan. Biasanya diadakan di sebuah tempat (auditorium, aula, dan sebagainya) oleh sekelompok orang. Sebuah tradisi kental dengan nilai kebaikan berupa silaturahmi, saling bermaafan dan ukhuwah.

Ada beragam versi tentang sejarah asal muasal halal bihalal. Ada yang menuliskan halal bi halal dikenalkan oleh interaksi pendiri NU KH Wahab Chasbullah dengan Bung Karno di tahun 1948. Di mana saat itu kondisi bangsa sedang genting akibat perseteruan politik.

Sejarah halal bihalal pun tidak bisa dilepaskan dari sosok Buya Hamka, tokoh Muhammadiyah dan Masyumi kala itu. Selepas Ramadhan di tahun 1963, beliau diundang oleh Bung Karno ke Istana Negara. Saat berjabat tangan dengan Bung Karno, beliau berucap “kita halal bihalal” yang kemudian dibalas denga cukup lantng pula oleh Bung Karno “halal bihalal” sehingga terdengar oleh yang hadir di ruangan Istana Negara tersebut.

Hubungan Buya Hamka dan Bung Karno memang merenggang sejak tahun 1960. Hal tersebut akibat provokasi PKI hingga terbitnya Keppres nomor 200 tahun 1960. Dalam Keppres tersebut disebutkan bahwa dalam 30 hari sesudah keputusan itu terbit, pimpinan Partai Masyumi harus menyatakan pembubaran partai. Jika menolak, maka Masyumi akan dinyatakan sebagai partai terlarang.

Akhirnya, PKI pun bertepuk sorak karena merasa di atas angin. Ulah mereka pun semakin menjadi-jadi menyudutkan Islam dan umat Islam. Akibat provokasi PKI para tokoh Islam ditangkapi, hingga muncullah desas-desus Buya Hamka juga akan ditangkap. Buya Hamka sempat menepis rumor tersebut karena sebelumnya sudah berikrar halal bi halal dan bersilaturahmi dengan Presiden Soekarno

Desas-desus itupun akhirnya terbukti. Pada 27 Januari 1964 bertepatan dengan 12 Ramadhan 1383 Hijriyah beliau bersama aktivis Masyumi ditahan dengan tuduhan  melakukan makar dan merencanakan pembunuhan atas Presiden Soekarno.

Dalam buku “Perjalanan Terakhir Buya Hamka, halaman 155” dituliskan: “Buya Hamka yakin dia tidak bersalah, sebab laporan itu palsu. Semua punya alibi. Tetapi “scenario” sudah diatur dan mereka harus mengaku. Ada yang sampai batuk berdarah karena pukulan, atau disetrum listrik.

Meskipun yakin tidak bersalah, tapi Buya Hamka akhirnya memilih putusan sulit untuk mengaku. Dia memilih “mengaku” daripada disiksa, karena merasa lebih membutuhkan tangan dan otaknya agar tidak rusak. Jika tangan dan otaknya rusak, maka beliau tidak akan bisa menulis dan berpikir lagi.

Manusia bisa saja membuat makar, tetapi makar Allahlah yang paling hebat. Akhirnya selama dua tahun di penjara beliau bisa merampungkan karya fenomenal beliau, tafsir Al Azhar.

Sejarah pun menjadi saksi, setelah 2 tahun beliau dipenjara, Presiden Soekarno lengser dan PKI dibubarkan dan dinyatakan menjadi partai terlarang.

Sejarah Buya Hamka akan selalu menjadi pengingat bagi kita semua bahwa penguasa dan musuh-musuh politik Islam dapat melakukan tindakan-tindakan keji dan tak beradab, memenjarakan merekayasa, bahkan menghalalkan berbagai cara demi tercapainya tujuan duniawinya.

Kecam Israel, Raja Salman: Saudi Akan Berupaya Cegah Serangan Israel ke Yerusalem

SAUDI (Jurnalislam.com) – Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz, buka suara soal Israel-Palestina. Dalam komentar terbarunya akhir pekan kemarin, ia mengecam agresi Israel baik di Yerusalem maupun Jalur Gaza.

Dalam panggilan telepon dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas akhir pekan, ia mengutuk serangan yang terjadi. Serangan itu, telah memakan korban jiwa 200 lebih warga Palestina, termasuk anak-anak dan wanita.

Raja Salman berjanji akan menjangkau semua pihak untuk menekan pemerintah Israel. “Kerajaan akan melanjutkan upayanya di semua tingkatan untuk mencegah serangan Israel di Yerusalem dengan bekerja sama dengan semua pihak terkait untuk menekan pemerintah Israel,” tegasnya dikutip dari Arab News, Ahad (23/5/2021).

Ia mengaku berdoa untuk kesembuhan semua korban. Ia pun mengharapkan keamanan dan perdamaian secara penuh bagi rakyat Palestina.

Israel dan dua kelompok utama Palestina di jalur Gaza, Hamas dan Jihad Islam menyetujui gencatan senjata sejak Jumat (21/5/2021). Ini menjadi momen penting mengakhiri pertempuran selama 11 hari terakhir.

Melansir AFP, kantor Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memberikan pernyataan resmi. Hal senada juga ditegaskan Hamas dan Jihad Islam.

Sumber: cnbcindonesia

 

 

Gencatan Senjata, Konvoi Bantuan Kemanusiaan Mulai Masuki Gaza

GAZA(Jurnalislam.com)- Konvoi truk yang membawa bantuan kemanusiaan mulai melewati Gaza melalui penyeberangan Kerem Shalom, setelah dibuka kembali oleh Israel. Konvoi truk itu membawa obat-obatan, makanan dan bahan bakar yang sangat dibutuhkan penduduk Gaza.

Bantuan itu mulai masuk ke Gaza, beberapa hari setelah Israel dan Hamas sepakat untuk melakukan gencatan senjata, yang mengakhiri pertempuran selama 11 hari.

Dana Tanggap Darurat Pusat PBB mengatakan, telah mengeluarkan USD 18,5 juta untuk upaya kemanusiaan ke Gaza.

Sementara itu, tidak lama setelah pengumuman gencatan senjata, penduduk Gaza mulai keluar dari rumah-rumah mereka, memeriksa tetangga, memeriksa bangunan yang hancur, mengunjungi laut, dan menguburkan jenazah mereka.

Tim penyelamat di sana mengatakan, mereka bekerja dengan sumber daya yang sedikit untuk menjangkau korban yang masih terperangkap di bawah reruntuhan.

Nazmi Dahdouh yang berusia 70 tahun menuturkan, saat ini dia harus tinggal di dalam tenda setelah rumahnya hancur terkena roket Israel.

“Kami tidak punya rumah lain. Saya akan tinggal di tenda di atas puing-puing rumah saya sampai dibangun kembali,” ucapnya, seperti dilansir Channel News Asia pada Senin (24/5/2021).

sumber: sindonews.com

 

Seratus Juta Rupiah Patungan Jamaah Masjid Muhajirin Banten untuk Palestina

SERANG (Jurnalislam.com)– Tragedi penyerangan Israel terhadap Palestina akhir Ramadhan hinggal awal Syawal lalu, tidak hanya membangkitkan kemarahan umat Islam namun pun menguatkan solidaritas dan kepedulian umat Islam diseluruh dunia.

Berbondong-bondong tidak hanya aksi solidaritas di berbagai penjuru dunia dari Eropa hingga Asia, namun pun penggalangan dana untuk membantu saudara muslim Palestina yang di bombardir penjajah Israel.

Seperti yang dilakukan oleh DKM Al-Muhajirin Perumahan Taman Krakatau didukung oleh Forum Komunikasi (FOKUS) DKM Serdang-Waringin di kabupaten Serang Banten melakukan aksi “Sepekan Penggalangan Dana Untuk Palestina” dimulai dari saat Shalat Idul Fitri 13 Mei 2021 hingga 22 Mei 2021.

“Kegiatan ini sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan Palestina dalam mempertahankan Masjidil Aqsa dari serangan penjajah Israel” ujar Noviar Abu Romfiz selaku ketua DKM  Al-Muhajirin Taman Krakatau kepada Jurnalislam.com.

Penggalangan dana dilakukan melalui kotak infak Id dan kotak Jumat, hingga jemput donasi warga di RT 01 hingga 08 di RW 08 dan Zona Piazza Perumahan Taman Krakatau. Puncak Penggalangan Dana : Longmarch Aksi Kemanusiaan Mendukung Perjuangan Rakyat Palestina pada hari Sabtu, 22 Mei 2021

“Long march dilakukan sebagai bentuk syiar bahwa masyarakat di lingkungan Taman Krakatau peduli akan penderitaan saudaranya di bumi Palestina, oleh karena itu bukti dukungan dengan memanjatkan doa-doa terbaik agar rakyat Palestina dapat merdeka  dan dengan sedekah donasi kepada Palestina. Karena sedekah adalah bukti keimanan terhadap Allah SWT” kata Noviar.

Long march berawal dari Masjid Al-Muhajirin kemudian menyusuri jalan utama perumahan Taman Krakatau dan finish di Masjid Taman Krakatau lagi. Dalam perjalanan long march diselingi orasi-orasi dari beberapa ustadz seperti Ustadz Astho mewakili DKM se-Taman Krakatau, Ustadz Salim Asoba dari Sahabat Palestina Memanggil dan Ustadz Parjiman dari FOKUS DKM dan doa oleh Ustadz Kodiran.

Seratus juta lebih untuk Palestina dari masyarakat perumahan Taman Krakatau Serang Banten sebuah solidaritas yang luar biasa.

“Keberhasilan penggalangan dana ini pun tak luput dari the power of emak-emak yang sigap dalam penjemputan donasi oleh Bidang Kemuslimahan Masjid Al-Muhajirin yang diketuai oleh ibu Yuyun Nuryulianti” imbuh Noviar.

“Dana Kemanusiaan untuk Rakyat Palestina kita salurkan melalui Lembaga Sahabat Palestina Memanggil, dan sudah diserahkan secara Simbolis oleh Ketua Bidang Kemuslimahan Al-Muhajirin Ibu Yuyun Nuryulianti kepada Presiden SPM Wilayah Provinsi Banten Ustadz Salim Assoba disaksikan Ketua DKM Al-Muhajirin Noviar dan Penasihat H. Anang Supriyanto.

Terima kasih kami ucapkan kepada para Donatur Masyarakat dilingkungan Taman Krakatau dan sekitarnya yang telah menyumbangkan dan menyisihkan hartanya untuk mendukung perjuangan rakyat palestina serta kepada seluruh panitia yang sudah mengumpulkan dan menggalang dana sejak Iedul Fitri hingga Aksi Long March. Semoga  apa yang sudah dilakukan dicatat sebagai Ahsanul Amala amal terbaik disisi Allah SWT” tutup Noviar.

 

Reporter : Jumi Yanti Sutisna

Innalillahi, Ketua Yayasan Al Mukmin Ngruki KH Ibnu Chanifah Meninggal Dunia

SUKOHARJO (Jurnalilslam.com)- Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un kabar duka datang dari Pondok Al Mukmin Surakarta Jawa Tengah. Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al Mukmin Surakarta ustaz Drs. K.H Ibnu Chanifah, M.AG meninggal dunia pada sabtu,(22/5/2021) pukul 15.30 Wib di RS UNS Surakarta.

Sebelumnya, K.H Ibnu sakit dan sempat menjalani perawatan di RS UNS Surakarta. Ustaz Ibnu tutup usia dalam usia 62 tahun.

Menurut salah satu pengajar di Ponpes Al Mukmin Ngruki Endro Sudarsono, rencananya jenazah akan disholatkan di Masjid Baitussalam, Ponpes Al Mukmin Ngruki kemudian diberangkatkan dari rumah duka di Jl.semenromo no 72. Cemani menuju
tempat pemakaman di Janti, Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah.

“Jenazah ustaz Ibnu Chanifah insyaallah akan dishalatkan ba’da isya di PP Islam Al Mukmin Ngruki selanjutnya akan dimakamkan di Janti RT 02 RW 01 Polanharjo, Klaten jam 20.00 Wib,”
katanya saat dihubungi jurnalislam.com.

Ustaz Ibnu merupakan salah satu tokoh di Ponpes Al Mukmin Ngruki, sebelum mengantikan ustaz Wahyudin sebagai ketua Yayasan Ponpes Al Mukmin.

ustaz Ibnu merupakan Ketua Yayasan Ponpes Al Mukmin Ngruki periode 2021-2026. Ustaz Ibnu sebelumnya juga pernah menjabat sebagai direktur Ponpes Al Mukmin Ngruki pada tahun 2017 yang lalu.

Ribuan Warga Yogyakarta Suarakan Solidaritas Palestina

YOGYAKARTA (Jurnalislam.com)- Sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina, ribuan masyarakat Yogyakarta menggelar aksi solidaritas di Titik Nol Kilometer pada jum’at, (21/5/2021).

 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Forum Ukhuwwah Islamiyah (FUI) Yogyakarta tersebut juga sebagai bentuk syukur atas kemenangan bangsa Palestina paska permintaan gencatan senjata yang dilakukan pihak pemerintah Israel.

 

Dalam aksi damai tersebut, warga juga membentangkan spanduk dan poster poster dukungan untuk kemerdekaan Palestina. Tak lupa para peserta memberikan sebagian hartanya untuk diberikan kepada warga Palestina yang menjadi korban kejahatan perang militer Israel.

 

Salah satu panitia yang sekaligus aktifis Masjid Jogokariyan Yogyakarta ustaz Salim A Fillah berharap umat Islam terus bisa membersamai rakyat Palestina untuk memperjuangkan kemerdekaan dari penjajah Israel.

 

“Kemengan perjuangan kita tetap bisa sama sama berkumpul, bersyukur kepada Allah sekaligus meneguhkan tekad lagi dan kita harus terus bersama perjuangan Palestina untuk menuju kemerdekaan Al Aqsha,” katanya kepada jurnalislam.com di sela sela aksi.

 

“Kita bersykur dengan gecatan senjata ini dan insyaallah menjadi kebaikan bagi warga Palestina, bagi warga Gaza insyaallah menjadi kesempatan bagi mereka untuk menata ulang apa apa yang harus dipersiapkan,” imbuhnya.

 

Meaki saat ini gecatan senjata telah diaepakati, namun ustaz Salim menghimbau umat Islam untuk tetap waspada kepada Israel karena selama ini memang bangsa Yahudi suka berkhianat.

 

“Kita tidak boleh berhenti karena penjajah ini sedang merencanakan sesuatu lagi, mereka penghianat, mereka terus berusaha untuk mencapai tujuannya sampai menguasai Masjidil Aqsha,” ungkapnya.

 

Dalam kegiatan tersebut, panitia juga menggelar aksi teatrikal kekejaman militer Israel yang menyerang warga Palestina saat melakukan shalat berjamaah di Masjid Al Aqsha.

Datangi Kantor Gubernur Jatim, GAMIS Nyatakan Sikap Terkait Penjajahan Israel

SURABAYA (Jurnalislam.com)- Ratusan orang dari berbagai Ormas Islam yang tergabung dalam Gerakan Umat Islam Peduli Palestina (GAMIS) Jawa Timur menggelar aksi bela Palestina di depan kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan 110, Surabaya pada Jumat siang (21/5/2021).

Dalam aksi itu mereka membawa poster dan spanduk dukungan kepada Rakyat Palestina yang sedang menjadi sasaran serangan militer Israel. Salah satunya berbunyi ‘Jihad is the only solution for Palestine’, ‘Israel is the real terrorist’.

Kedatangan GAMIS guna menyampaikan surat pernyataan sikap tentang ‘Penyerangan Israel terhadap Jamaah Shalat di Masjid Al Aqsha Palestina’ kepada Gubernur untuk diteruskan ke pemerintah pusat,

“Setelah kami beraudiensi dengan pemerintah provinsi Jawa Timur, alhamdulillah pernyataan sikap kita diterima dengan baik,” terang Sekjen GAMIS Jatim, Mochammad Yunus Maksum.

“Dan kami sempat berdiskusi mengenai solusi persoalan-persoalan bangsa Palestina yang saat ini sedang dijajah Israel laknatullah,” imbuhnya.

GAMIS berharap Pemerintah Indonesia bersikap tegas memperjuangkan kemerdekaan bangsa Palestina,

“Kepada pemerintah pusat, agar pemerintah Indonesia mengambil sikap tegas dalam rangka mengajak negara-negara anggota OKI agar berjuang lebih baik, berperan menekan israel agar keluar dari Palestina,” pungkas Yunus.

Pemprov Jatim juga berjanji akan meneruskan peryataan sikap tersebut ke pemerintah pusat, sebagaimana yang disampaikan Kepala Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur, Jonathan Judyanto,

“Kami sudah menerima pernyataan sikap dari GAMIS dan akan segera kami sampaikan kepada ibu gubernur, karena ibu Gubernur hari ini ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan, dan inshaAllah ini juga akan diteruskan ke pemerintah pusat. katanya.

Kontributor : Bahri