Maroko Boikot Perjalanan Umrah bagi Warganya

MAROKO (Jurnalislam.com) – Federasi Nasional Agen Perjalanan Maroko (The National Federation of Travel Agencies of Morocco-FNAVM) kemarin memutuskan untuk memboikot perjalanan Umrah menyusul keputusan Saudi karena menetapkan biaya sebesar 2.000 riyal ($ 533) pada setiap jamaah yang bepergian ke kerajaan untuk melakukan ibadah, lansir World Bulletin, Sabtu (08/10/2016).

Agen perjalanan Maroko juga sepakat untuk memboikot semua parjalanan Haji dan Umrah di Arab dan menghubungi pihak berwenang Saudi agar menghapuskan biaya baru tersebut untuk membantu Muslim melakukan umrah dan tidak menambah rintangan di jalan mereka.

Asosiasi Agen Perjalanan Mesir (The Egyptian Travel Agents Association-ETAA) juga telah memutuskan akan memboikot semua parjalanan Haji dan Umrah dan membentuk komite bekerjasama dengan kementerian luar negeri untuk melakukan perjalanan ke Arab Saudi dan membujuk Kementerian Haji agar membatalkan keputusan tersebut.

Sejumlah pemilik perusahaan pariwisata Mesir menyerukan memboikot Umrah perjalanan, sementara para pejabat EETA mengatakan mereka akan menunggu sampai berhasil menghubungi pemerintah Saudi.

Separatis BLA Ledakan Kereta Penumpang Pakistan di Provinsi Quetta

PAKISTAN (Jurnalislam.com) – Sedikitnya enam orang tewas dan 19 lainnya terluka setelah dua ledakan menargetkan kereta penumpang di provinsi Balochistan di barat daya Pakistan, menurut pejabat, lansir Aljazeera Jumat (0710/2016).

Ledakan Jumat menyerang Jaffar Ekspres jurusan Rawalpindi saat melintas dekat desa Mach, sekitar 65km di tenggara ibukota provinsi Quetta.

“Ledakan merusak dua gerbong penumpang dan menewaskan enam orang serta melukai 19 orang lainnya,” Imtiaz Ahmad, seorang pejabat senior lokal Pakistan Railways, mengatakan kepada kantor berita AFP, memperbarui jumlah korban yang sebelumnya berjumlah tiga tewas.

Serangan itu diklaim oleh separatis Tentara Pembebasan Baloch (Baloch Liberation Army-BLA), kata laporan AFP.

Seorang juru bicara BLA mengatakan pemboman menargetkan “personil militer yang melakukan perjalanan ke Rawalpindi dengan kereta api ini.”

Kashif Akhtar, seorang pejabat kereta api senior, mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa pasukan keamanan menggagalkan serangan serupa pada hari Kamis setelah penyerang meletakkan bahan peledak di jalur kereta api di dekat Quetta.

Khawaja Saad Rafique, menteri kereta api Pakistan, mengecam pemboman tersebut sebagai “aksi terorisme” dan mengatakan pihak berwenang masih mencoba untuk menemukan bagaimana bom itu ditanam di kereta.

Selama lebih dari satu dekade, Balochistan telah menjadi lokasi serangan intensitas rendah oleh kelompok separatis yang menginginkan otonomi atau kemerdekaan langsung.

Badai Matthew Hantam Florida, 570 Lebih Tewas

FLORIDA (Jurnalislam.com) – Pergerakan badai Hurricane Matthew telah membuat lebih dari 1 juta pelanggan di Florida tanpa listrik, pejabat negara mengatakan, saat badai bergerak ke utara di sepanjang pantai timur AS setelah membunuh ratusan orang di Haiti, lansir Aljazeera Jumat (07/10/2016).

Laporan terbaru tentang badai yang sangat kuat tersebut dirilis pada hari Jumat. Badai tersebut sekarang diturunkan menjadi Kategori 2, menuju ke negara bagian Georgia, dan masih membawa hembusan angin hingga 100 km per jam.

Badai Matthew menewaskan sedikitnya 572 orang untuk di Haiti saja.

Seorang wanita di akhir usia 50-an menderita keadaan darurat medis dan meninggal di rumahnya di St Lucie County di Florida tengah, saat angin kencang mencegah petugas penyelamat mencapai tempat tinggalnya, juru bicara pemadam kebakaran Florida mengatakan kepada kantor berita AFP.

Di Cape Canaveral, angin kencang menyerang fasilitas peluncuran roket NASA, memadamkan listrik dan merusak atap, kata badan antariksa AS.

Roket, pesawat ruang angkasa dan peralatan penting untuk program luar angkasa AS dan perusahaan swasta seperti SpaceX semuanya disimpan di sana, yang merupakan rumah bagi Kennedy Space Centre.

Presiden Barack Obama mendesak warga di jalan untuk memperhatikan peringatan petugas darurat, menambahkan bahwa selain “kerusakan yang signifikan,” gelombang badai dan banjir masih menjadi perhatian utama.

“Orang-orang harus mengikuti peringatan pejabat lokal, terutama jika mereka mendesak untuk menjauh dari badai,” kata Obama.

“Kita selalu dapat mengupayakan penggantian properti, tapi kita tidak bisa mengganti nyawa yang hilang,” Obama mengatakan kepada wartawan setelah briefing dengan para pejabat darurat dan keamanan federal tinggi.

Gubernur Florida Rick Scott juga memperingatkan bahwa gelombang badai bisa mencapai setinggi tiga meter dan menyebabkan banjir yang luas, dan mendesak orang-orang yang masih di rumah mereka untuk keluar.

Reporter Al Jazeera Andy Gallacher, melaporkan dari Fort Lauderdale, mengatakan pantai selatan Florida telah terhindar (luput) dari serangan langsung badai Matthew.

“Kerusakan yang terjadi jauh lebih sedikit, dampaknya jauh lebih sedikit dari yang kita perkirakan 12 jam yang lalu,” wartawan kami mengatakan.

Namun, Badai Matthew menyebabkan masalah besar bagi wisatawan, dengan sedikitnya 4.500 penerbangan dibatalkan hingga jauh antara Rabu dan Sabtu, menurut layanan pelacakan FlightAware.

Semua penerbangan menuju dan dari Orlando dibatalkan pada hari Jumat dan setengah dari semua penerbangan dibatalkan hingga Sabtu.

Saat badai bergerak ke utara, pembatalan penerbangan juga terjadi di Atlanta, Savannah, Charleston, dan kota-kota besar lainnya di sepanjang pantai timur.

Namun Bandara di Florida selatan mulai beroperasi kembali Jumat dan penerbangan diharapkan berlanjut tengah hari.

Maskapai memindahkan pesawat dan awak keluar dari jalan badai dan sekarang harus menerbangkan mereka kembali ke wilayah masing-masing.

 

Washington Tuding Rusia Gelar Operasi Hacker Kacaukan Pemilu AS Mendatang

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – AS pada hari Jumat (07/10/2016) secara resmi menyalahkan Rusia karena menjalankan operasi hacking untuk mempengaruhi pemilihan presiden mendatang, menurut Direktur Intelijen Nasional (the Director of National Intelligence-DNI), Anadolu Agency melaporkan.

“Komunitas Intelijen AS (The U.S. Intelligence Community-usik) yakin bahwa pemerintah Rusia membajak e-mail yang berasal dari orang dan institusi Amerika, termasuk dari organisasi politik AS,” pernyataan bersama oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri (the Department of Homeland Security) dan Kantor Direktur Intelijen Nasional Keamanan Pemilu (Office of the Director of National Intelligence on Election Security) mengatakan.

“Pencurian dan pembocoran ini dimaksudkan untuk mengganggu proses pemilu AS.”

Menurut pernyataan itu, kampanye hacking yang dilakukan Rusia termasuk membajak komputer milik Komite Nasional Demokrat (the Democratic National Committee-DNC) dan pejabat politik lainnya.

Hacker juga mengubah jumlah suara sebenarnya atau melakukan serangan dunia maya atau intrusi terhadap hasil pemilu, kata pernyataan itu, dan menekankan bahwa jenis aktivitas seperti ini bukanlah hal baru bagi Moskow.

DNC mengumumkan pada bulan Juni bahwa penyelidikan menemukan pemerintah Rusia bertanggung jawab untuk beberapa tindakan nyata yang bertujuan merusak proses pemilu AS.

Pemerintahan Obama juga menyalahkan Rusia atas hacking yang mereka lakukan terhadap Komite Kampanye Kongres Demokrat (the Democratic Congressional Campaign Committee) dan alamat email serta nomor ponsel anggota parlemen Demokrat.

Kepala Homeland Security Jeh Johnson dan timnya menawarkan bantuan dan menyediakan sumber daya tambahan bagi negara dan pejabat setempat untuk meningkatkan cybersecurity selama proses pemilu, menurut pernyataan itu.

Faylak al Rahman Hancurkan Terowongan Pasukan Assad di Qoboun, 20 Serdadu Tewas

SURIAH (Jurnalislam.com)Faylak al-Rahman pada hari Kamis menggagalkan upaya pasukan rezim Assad yang berusaha menyerang Syrian Resistance di Qaboun di provinsi Rif Dimashq, lansir ElDorar AlShamia, Jumat (07/101/2016).

Menurut juru bicara resmi Faylak al-Rahman, Wael Alwan, sebuah terowongan besar yang digali oleh pasukan rezim Assad telah dihancurkan. Terowongan tersebut membentang dari lokasi cabang pasukan khusus menuju ke garis depan Qaboun dan sisi belakang pejuang Syrian Resistance, di mana lebih dari 20 pasukan Assad tewas dalam pemboman saat mereka berusaha menyeberangi terowongan.

“Alwan” menambahkan bahwa kelompok Korps yang melakukan pemantauan, pengintaian dan masalah teknis menemukan terowongan itu sebelumnya, dan berusaha menghentikan pengeboran serta menanam ranjau, dan kemudian mengecoh pasukan Assad agar memasuki terowongan, kemudian meledakkan ranjau hingga terowongan benar-benar hancur.

Pasukan rezim Nushairiyah Assad di pinggiran garis depan Qaboun sangat bergantung pada pertempuran mereka melawan pejuang Syrian Resistance di terowongan, di mana Syrian Resistance meledakkan sebuah terowongan sekitar sebulan yang lalu, menewaskan lima pasukan Assad dan melukai beberapa lainnya.

 

Turki dan Saudi Hadapi Bersama Hukum JASTA 9/11 AS

ANKARA (Jurnalislam.com) – Pemerintah Turki bekerja sama dengan Arab Saudi dalam memeriksa langkah-langkah untuk menghadapi Undang-Undang Melawan Sponsor Aksi Terorisme (Justice Against Sponsors of Terrorism Act-Jasta) terkait 9/11, yang dipilih oleh Kongres AS bulan lalu, koran Asharq Al-Awsat melaporkan, lansir Al Arabiya News Channel, Jumat (07/10/2016).

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Saudi, Pembangunan Menteri Turki, Lutfi Elvan, mengatakan negaranya sedang mempersiapkan legalitas untuk menanggapi undang-undang Jasta yang kontroversial, melalui Organisasi Kerjasama Islam-OKI (the Organization of Islamic Cooperation-OIC) dan dengan dukungan dari beberapa negara Eropa, laporan menambahkan.

“Kami tidak bisa menerima hukum ini, yang bertentangan dengan prinsip-prinsip dan nilai-nilai internasional,” kata Elvan kepada surat kabar, menambahkan bahwa seluruh negara “tidak dapat dituduh mendukung terorisme karena beberapa upaya yang dilakukan oleh beberapa orang selama peristiwa 11 September 2001.”

Elvan menjanjikan dukungan Turki untuk Arab Saudi tentang masalah ini, dan mengatakan hukum seperti itu akan langsung merugikan Amerika Serikat.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, tambahnya, sudah menjelaskan Jasta sebagai kesalahan besar dan mengumumkan dukungannya untuk Kerajaan Saudi.

Menteri Turki mengatakan ia percaya Saudi dan Turki menjadi target karena mereka berdua mendukung perdamaian dan ‘berkontribusi pada pembentukan keamanan dan stabilitas di kawasan Arab’ laporan tersebut menambahkan. Elvan telah berada di Arab dan tiba awal pekan ini untuk melakukan kunjungan resmi, koran itu menambahkan.

Dia mengatakan kepada Asharq al-Awsat bahwa ia telah bertemu dengan beberapa menteri dan pengusaha Saudi. Dia mengatakan kepada surat kabar dia optimis bahwa Arab Saudi tetap bersedia untuk berinvestasi di Turki, mengutip seorang pengusaha Saudi yang mengatakan sekitar 150 perusahaan dari kerajaan siap untuk berinvestasi di Turki.

 

Kantor Polisi di Istanbul Dihantam Bom Motor

ISTANBUL (Jurnalislam.com) – Sebuah sepeda motor bermuatan bom meledak dekat kantor polisi di Istanbul, melukai lima orang, termasuk satu orang menderita luka kritis pada hari Kamis (06/10/2016), tweeted gubernur kota, lansir World Bulletin.

Menurut Gubernur Istanbul Vasip Sahin, serangan itu terjadi di distrik Bahcelievler, yang terletak di sisi Eropa di Istanbul.

Laporan awal berdasarkan sumber polisi mengatakan ledakan itu terjadi di daerah dekat kantor polisi Yenibosna sekitar pukul 3:50 (GMT 1250).

Ledakan itu juga merusak mobil dan bangunan di dekatnya.

Beberapa kendaraan pemadam kebakaran dan ambulans terlihat bergegas menuju tempat kejadian.

Pasukan keamanan mengevakuasi daerah. Sebuah penyelidikan sedang dilakukan untuk menyelidiki penyebab ledakan itu.

 

LSM Turki Kirim 29 Ambulans ke Suriah

SURIAH (Jurnalislam.com) – Yayasan Bantuan Kemanusiaan Turki (The Turkish Humanitarian Relief Foundation-IHH) mengumumkan pada hari Kamis akan menyediakan sejumlah ambulans ke wilayah Suriah untuk membantu pusat medis yang memberi pertolongan bagi warga sipil, ElDorar AlShamia melaporkan Kamis (06/10/2016).

Petugas IHH di Suriah, “Hassan Arei” mengatakan bahwa 29 ambulans akan diserahkan ke Suriah pada pengiriman pertama dari total 38 ambulans sumbangan yang dikirim dari Eropa, mengingat Suriah sangat membutuhkan ambulans karena adanya peningkatan serangan terhadap warga sipil dalam beberapa hari terakhir.

Arei menambahkan bahwa lebih dari 400 ribu warga sipil tewas dalam serangan rezim Assad di Suriah, dan ratusan ribu lainnya terluka, mencatat bahwa rumah sakit di Suriah telah menjadi salah satu target serangan rezim yang paling rentan, dan bahwa korban yang terluka banyak yang tewas di jalan karena kurangnya ambulans.

Koresponden menambahkan bahwa bantuan organisasi kemanusiaan IHH adalah salah satu organisasi kemanusiaan Turki yang paling penting yang mensponsori Suriah, di mana mereka telah mendirikan banyak kamp dan terus bekerja sekitar lima tahun yang lalu untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan medis ke Suriah di perbatasan Suriah-Turki dan kamp-kamp pengungsi di dalam wilayah Turki.

 

PBB: Demi Targetkan 900 Pejuang Jabhat Fath al Syam, Rusia dan Assad Sengaja Hancurkan Timur Aleppo

JENEWA (Jurnalislam.com) – Rusia dan rezim Assad sengaja merusak wilayah timur Aleppo yang dikuasai para pejuang Suriah, di mana 275.000 warga sipil masih hidup, dengan dalih untuk menyerang 900 mujahidin Jabhat Fath al Syam yang dikenal Jabhah Nusrah, Utusan Khusus PBB untuk Suriah Staffan de Mistura memperingatkan pada hari Kamis (06/10/2016), lansir Aljazeera.

Berbicara pada konferensi pers di Jenewa, de Mistura juga menawarkan untuk pergi ke Aleppo timur menemani para pejuang Jabhah Nusrah yang bersedia untuk keluar dari kota.

Sebelumnya, Satuan Tugas Akses Kemanusiaan Kelompok Internasional Pendukung Suriah (the International Syria Support Group’s Humanitarian Access Task Force) bersidang di PBB di Jenewa untuk membahas situasi menyusul semakin intensifnya pertempuran di timur Aleppo, ditundanya pembicaraan AS-Rusia dan gagalnya upaya penghentian pertempuran di Suriah.

“Tidak ada yang bisa menyangkal bahwa kita berada dalam situasi darurat mengenai Suriah, Aleppo dan konflik berkelanjutan,” kata de Mistura.

Dia mencatat saat ini ada 900 mujahidin Jabhat Fath al Syam di Aleppo timur, sementara total pejuang oposisi di Aleppo timur berjumlah 8.000. Dia menyoroti fakta bahwa juga ada 275.000 warga sipil di Aleppo timur, 100.000 dari mereka adalah anak-anak.

“Sejak 23 September, 376 orang telah tewas, sepertiga dari mereka anak-anak, dan tidak semuanya teroris,” de Mistura mengatakan, menambahkan: “Ada kebutuhan evakuasi medis … untuk 200 orang di Aleppo timur.”

“Dalam maksimum dua dan setengah bulan, kota Aleppo timur pada tingkat ini, dapat benar-benar hancur … ribuan warga sipil, bukan teroris, akan dibunuh … ini adalah apa yang Anda, kami dan dunia akan lihat ketika kita mencoba merayakan Natal atau akhir tahun,” katanya.

Dia juga mengatakan bahwa jika hampir 1.000 pejuang Jabhah Fath al Syam memutuskan untuk meninggalkan timur Aleppo, “Saya pribadi dan secara fisik siap menemani Anda.”

Dalam pesan untuk Rusia dan rezim Suriah, de Mistura mengatakan: “Silakan lihat mata saya juga, dan mata dunia juga opini publik. Apakah Anda siap melanjutkan pertempuran tingkat ini menggunakan senjata ini dan secara de facto menghancurkan seluruh kota timur Aleppo, dengan 275.000 penduduk, demi menghilangkan 1.000 pejuang Jabhah Fath al Syam ? Atau apakah Anda lebih siap untuk mengumumkan secara langsung serta jumlah pemboman udara yang ditunda jika Jabhah Fath al Syam pergi?”

Di Washington, Gedung Putih memperingatkan bahwa mereka tidak akan mengesampingkan “upaya multilateral” di luar batas-batas PBB “untuk membebankan biaya pada Suriah atau Rusia atau pihak lain sehubungan dengan situasi di dalam Suriah.”

“Kami sudah sangat prihatin bahwa Rusia menggunakan hak veto mereka di Dewan Keamanan PBB untuk mencegah PBB bertindak sebanyak yang ingin kita lihat,” kata juru bicara Josh Earnest kepada wartawan.

Dia menekankan bahwa AS mendesak untuk mengakhiri perang di Suriah “melalui saluran diplomatik.”

“Saya tidak berpikir ada pihak yang merasa baik tentang situasi di Aleppo sekarang,” tambahnya.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan AS terus melakukan diskusi internal tentang opsi non-diplomatik di Suriah.

Komentar tersebut sebagai tanggapan atas juru bicara kementerian pertahanan Rusia yang sebelumnya memperingatkan koalisi pimpinan AS pada hari Kamis yang menyerang tentara Suriah yang didukung Rusia.

Suriah telah terkunci dalam perang saudara setan sejak awal 2011 ketika rezim Syiah Nushairiyah Assad menumpas aksi unjuk rasa yang meletus sebagai bagian dari gerakan Musim Semi Arab – dengan keganasan militer tak terduga.

Pusat Penelitian Kebijakan Suriah, sebuah organisasi non pemerintah yang berbasis di Beirut, melaporkan total korban tewas akibat konflik lima tahun di Suriah berjumlah lebih dari 470.000.

Tank-tank Israel Tembaki Gaza Utara

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Tank-tank zionis yahudi menembaki Jalur Gaza setelah roket dari daerah kantong Palestina menghantam sebuah lapangan terbuka pada hari Kamis, dalam aksi saling tembak kedua di dua hari, kata para pejabat, lansir World Bulletin, Kamis (06/10/2016).

Roket jatuh ke daerah Eshkol Israel yang berbatasan dengan Jalur Gaza, yang dikendalikan oleh gerakan Islam Hamas, kata militer Israel dalam sebuah pernyataan.

Israel membalas dengan tembakan tank menargetkan lahan pertanian di timur kamp pengungsi Al-Bureij di Jalur Gaza tengah, kata seorang sumber keamanan Hamas.

Israel biasanya membalas serangan roket dari Gaza dengan serangan, namun balasan baru-baru ini lebih kuat daripada di masa lalu.

Yang dipertanyakan beberapa analis adalah apakah perubahan itu sebagai hasil dari kebijakan baru Menteri Pertahanan zionis ekstrim Avigdor Lieberman, yang menjabat pada bulan Mei.

Setelah saling tembak terbaru tersebut, militer Israel mengeluarkan pernyataan singkat yang mengatakan “menargetkan infrastruktur basis Hamas di Jalur Gaza dengan menggunakan tank”.

Tidak ada korban yang dilaporkan dari kedua pihak, dan tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan roket.

Pada hari Rabu, pasukan Israel membalas dengan serangan udara dan tembakan tank terhadap pos Hamas di Gaza setelah sebuah roket jatuh ke jalan di kota Sderot di Israel.

Roket yang diklaim oleh gerakan Salafi kecil Ahfad al-Sahaba, pengikut kelompok yang menentang Hamas dan bersimpati dengan jihad kelompok Islamic State.

Namun Israel menganggap Hamas bertanggung jawab atas semua serangan roket tersebut.

Tidak ada korban yang dilaporkan akibat roket atau serangan Israel pada hari Rabu.

Israel dan Hamas di Gaza telah terlibat tiga kali perang sejak tahun 2008 dan sering terlibat pertempuran di sepanjang perbatasan.