Apresiasi Umat, Menag Harap Shalat Id Juga Dikerjakan di Rumah

Apresiasi Umat, Menag Harap Shalat Id Juga Dikerjakan di Rumah

JAKARTA(Jurnalislam.com)— Menteri Agama Fachrul Razi mengapresiasi umat muslim karena telah mengikuti imbauan pemerintah untuk melaksanakan ibadah di rumah selama Ramadan.

“Pada dasarnya (pelaksanaan Ibadah di rumah) sangat baiknya, terutama tarawih di rumah,” kata Menag dalam wawancara dengan Kompas TV, Senin (18/05).

Menag juga mencatat banyak dampak baik dalam pelaksanaan ibadah di rumah. Salah satunya menurut Menag, para kepala keluarga yang selama ini mungkin memiliki mental makmum, kini berubah bermental imam karena harus melangsungkan tarawih di rumah. “Jadi berdampak di segala bidang ya,” kata Menag.

Menag berharap masyarakat dapat terus mengikuti imbauan pemerintah dalam pelaksanaan ibadah di rumah hingga masa idul fitri.

Untuk itu pihaknya telah mengeluarkan imbauan terkait pelaksanaan ibadah selama idul fitri.

“Sejak 20 Ramadan kan kami telah mengimbau. Imbauannya ada tujuh poin,” ujar Menag.

Pertama, covid tidak boleh mengganggu kegembiraan umat muslim menyambut idul fitri. “Ini kan hari kemenangan kita. Gak boleh diganggu oleh covid,” kata Menag.

Kedua, jangan lupa berbagi dengan mereka yang kurang mampu. Ketiga, jangan mudik.

“Kemudian pesan saya keempat di situ saya bilang salat id di rumah saja bersama keluarga inti, demikian lebaran di rumah saja, dan silaturahmi kita lakukan via media sosial saja,” pesan Menag.

Ketujuh,  Menag mengajak masyarakat agar tetap konsisten mematuhi protokol kesehatan. Salah satunya menurut Menag dengan mematuhi anjuran menjaga jarak, termasuk dalam melaksanakan silaturahmi idul fitri.

Menag menganjurkan agar silaturahmi idul fitri cukup dilakukan secara virtual atau pun dengan media lain seperti telepon, tanpa saling berkunjung satu dengan lainnya.

“Jadi dengan demikian, silaturahmi tidak kita anjurkan (mendatangi) ke tetangga-tetangga gitu lah. Sementara ini cukup melalui medsos. Tetap di rumah saja bersama keluarga inti,” pesan Menag.

Menag juga menyampaikan Kementerian Agama akan melaksanakan sidang isbat penentuan 1 Syawal 1441 H pada Jumat, 22 Mei mendatang. “Sidangnya seperti Ramadan kemarin juga akan dilakukan secara virtual,” kata Menag.

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X