Angkatan Laut Israel Bajak Kapal Kemanusian untuk Palestina

Angkatan Laut Israel Bajak Kapal Kemanusian untuk Palestina

GAZA (Jurnalislam.com) – Angkatan laut Israel pada hari Ahad (29/7/2018) mencegat sebuah kapal kemanusian yang sedang bergerak menuju Jalur Gaza yang diblokade, menurut penyelenggara.

“#FreedomFlotilla yang membawa perlengkapan medis untuk #Gaza dibajak oleh pasukan Israel,” kata Koalisi Kebebasan Flotilla (the Freedom Flotilla Coalition) di Twitter.

Kapal ini melakukan “perjalanan yang aman untuk semua orang di dalamnya #AlAwda (The Return) dan pengiriman cepat bingkisan solidaritas kami untuk Gaza Palestina.”

Juru bicara militer zionis Avichay Adraee mengkonfirmasi penyitaan kapal oleh pasukan Israel.

“Beberapa waktu yang lalu, sebuah operasi angkatan laut menangkap sebuah kapal yang berlayar dari Eropa dengan tujuan melanggar blokade laut yang diberlakukan di Gaza,” katanya di Twitter.

Angkatan Laut Zionis Tembaki Kapal Nelayan Palestina

“Kapal itu telah dilacak dan ditangkap sesuai dengan hukum internasional,” tambahnya.

Sebelumnya pada hari Ahad, Adham Abu Silmiyya, juru bicara Otoritas Nasional untuk Memecahkan Pengepungan di Jalur Gaza, mengatakan kontak dengan kapal dua kapal yang menuju Gaza telah hilang.

“Angkatan laut Israel kemungkinan merebut kapal-kapal itu,” katanya kepada Anadolu Agency.

Sebuah pernyataan oleh Koalisi Kebebasan Flotilla, yang mengatur perjalanan itu, juga mengatakan pasukan Israel telah menghubungi kapal ketika berlayar sejauh 49 mil di dekat pantai Gaza.

Menurut pernyataan itu, tentara penjajah Israel memperingatkan para aktivis di kapal untuk tidak mendekati pantai Gaza, mengancam untuk menggunakan kekuatan tempur, jika diperlukan, guna menghentikan kapal.

Erdogan: 10.000 Ton Lebih Pasokan dari Turki akan Tiba di Gaza Sebelum Idul Fitri

Armada Gaza telah berlayar dari Norwegia pada 15 Mei di bawah slogan “Hak untuk Masa Depan yang Adil bagi Palestina (Right to a Just Future for Palestine)” sebagai bagian dari kampanye untuk mematahkan pengepungan Israel 11 tahun di Jalur Gaza.

Sekitar 36 aktivis dari 15 negara berada di dua kapal, yang direncanakan akan mencapai pantai Gaza hari Ahad nanti.

Pada akhir 2016, hampir dua juta warga Gaza bergantung pada bantuan internasional untuk dapat bertahan hidup sementara hampir separuh dari keluarga di Gaza tidak memiliki akses untuk mengamankan pasokan makanan, menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan.

Setiap tahun selama delapan tahun hingga sekarang, Koalisi Kebebasan Flotilla telah meluncurkan kampanye baru untuk menantang pengepungan Israel di kantong pantai Palestina.

Pada tanggal 31 Mei 2010, pasukan komando Israel membunuh sembilan aktivis Turki di konvoi kapal Mavi Marmara di perairan internasional. Konvoi, yang merupakan bagian dari Koalisi Kebebasan Flotilla, menuju Gaza untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan. Seorang aktivis lain juga kemudian menyerah pada luka-lukanya.

Militer Zionis: Pasukan Katak Hamas Hanya Butuh 1 Menit untuk Tembus Jantung Israel

Bagikan
Close X