Langsung ke konten

Jurnal Islam

Senin, 23 Rabi'ul Akhir 1448 / 05 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik
Internasional

Lawan Pasukan AS di Manbij, Turki akan Gunakan Jurus Pasukan Elit Ottoman

Lawan Pasukan AS di Manbij, Turki akan Gunakan Jurus Pasukan Elit Ottoman
Arie Ristyan
15 Februari 2018, 07:14

ANKARA (Jurnalislam.com) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam dukungan AS untuk pasukan YPG Kurdi di Suriah utara, memperingatkan bahwa langkah Washington mendanai kelompok tersebut akan mempengaruhi keputusan masa depan Ankara terhadap sekutu NATO-nya itu.

“Keputusan AS untuk memberikan dukungan finansial kepada YPG, pasti akan mempengaruhi keputusan yang akan diambil Turki,” kata Erdogan pada hari Selasa (14/2/2018), lansir Aljazeera.

“Akan lebih baik bagi mereka untuk tidak berdiri bersama teroris yang mereka dukung hari ini. Saya memanggil rakyat Amerika Serikat – uang ini keluar dari anggaran AS, itu keluar dari kantong rakyat Amerika,” Erdogan berkata.

Komentar Erdogan itu adalah tanggapan terhadap anggaran pertahanan Pentagon yang baru yang mengalokasikan $ 550 juta untuk kegiatan militer di Suriah.

Pentagon Anggarkan Dana $ 850 Juta Untuk Milisi PYD Tahun 2019 (info Grafik)

Departemen pertahanan AS meminta $ 300 juta untuk “melatih dan melancarkan kegiatan” di Suriah dan $ 250 juta untuk “persyaratan keamanan perbatasan yang terkait dengan misi IS,” menurut salinan anggaran tersebut.

Turki bulan lalu memulai serangan militer, yang dijuluki “Operation Olive Branch”, ke wilayah Afrin yang dikuasai Kurdi di Suriah barat laut untuk menyapu pasukan YPG Kurdi dari perbatasannya di sana.

Pejabat tinggi Turki mengancam akan memperpanjang serangan ke kota Manbij di Suriah, yang berada di bawah kendali Pasukan Demokratik (SDF) pimpinan YPG dan memperingatkan agar tentara AS yang ditempatkan di sana tidak menghalangi jalannya.

Pertempuran Turki vs Amerika di Ambang Pintu Kota Manbij, Suriah

AS telah menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki rencana untuk menarik tentaranya dari Manbij.

Paul Funk, komandan pasukan AS di Suriah dan Irak, melakukan kunjungan baru-baru ini ke Manbij dan mengatakan bahwa AS dan mitranya di Suriah akan membalas jika diserang Turki.

“Anda memukul kami, kami akan merespon dengan agresif, kami akan membela diri,” kata Funk.

Erdogan membidik hal itu, mengatakan: “Jelas sekali bahwa mereka yang mengatakan akan ‘memberikan balasan yang tajam’ jika terkena pukulan, belum pernah merasakan tamparan Ottoman.”

“Tamparan Ottoman” adalah teknik bela diri yang berpotensi fatal yang digunakan oleh infanteri elit Kekaisaran Ottoman di abad ke-17.

Tamparan itu digunakan ketika seorang tentara kehilangan atau menjatuhkan senjatanya dalam pertempuran dan tamparan itu diduga cukup mematikan karena bisa menimbulkan gegar otak atau bahkan mematahkan leher musuh.

 

Tags AS PYD turki YPG

Berita Terkait

Tentara Suriah Rebut Ladang Minyak Terbesar dari Milisi SDF di Deir Ezzor
Berita

Tentara Suriah Rebut Ladang Minyak Terbesar dari Milisi SDF di Deir Ezzor

20 Januari 2026
Pemerintah Suriah dan SDF Sepakati Gencatan Senjata Empat Hari di Timur Laut Suriah
Berita

Pemerintah Suriah dan SDF Sepakati Gencatan Senjata Empat Hari di Timur Laut Suriah

22 Januari 2026
Tabqa Jatuh ke Tangan Tentara Suriah Setelah Direbut dari Milisi Separatis SDF
Berita

Tabqa Jatuh ke Tangan Tentara Suriah Setelah Direbut dari Milisi Separatis SDF

20 Januari 2026
Pemerintah Suriah Rekrut Eks Pejuang HTS dan Uighur ke Divisi Militer Baru
Berita

Pemerintah Suriah Rekrut Eks Pejuang HTS dan Uighur ke Divisi Militer Baru

4 Juni 2025
Bom Bunuh Diri ISIS di Gereja Damaskus Tewaskan 22 Orang, 63 Terluka
Berita

Bom Bunuh Diri ISIS di Gereja Damaskus Tewaskan 22 Orang, 63 Terluka

23 Juni 2025
AS Cabut Status Teroris Hayat Tahrir al-Sham, Langkah Awal Normalisasi dengan Suriah
Berita

AS Cabut Status Teroris Hayat Tahrir al-Sham, Langkah Awal Normalisasi dengan Suriah

9 Juli 2025

Terpopuler

Berita

  1. Kisah Maysa dan Mary, Ibu-Anak Kristen yang Gugur dalam Serangan Gaza
  2. Serangan Israel Hantam Apartemen di Gaza, Lima Warga Palestina Gugur
  3. Dalih Antisemitisme untuk Bungkam Pro-Palestina? Komisi AS Soroti Kebijakan Trump
  4. Houthi Klaim Serang Fasilitas Aramco di Riyadh, Saudi Sebut Pernyataan Menyesatkan

Artikel

Sorry. No data so far.

Berita

  1. Boikot Israel: Membaca Basis Data PBB, Daftar BDS, dan Nama-Nama yang Beredar di Indonesia
  2. Sidang Korupsi Haji, Ke Mana US$1 Juta Uang Lobi Pansus Haji? Gus Alex Yakin Sampai ke Nusron Wahid
  3. Keluarga Minta Densus 88 Jelaskan Perkara YD yang Ditangkap di Mojosongo Solo
  4. AS-China Bentuk Dialog Super Intelligence Usai Pertemuan Trump-Xi

Artikel

  1. Adab Bekerja dalam Islam: Hak dan Kewajiban Pekerja serta Pemberi Kerja
  2. Boikot, Antara Mimbar dan Meja Menlu

Berita

  1. Menembus Jarak, MeDAN dan Aliansi Muslim Bali Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT
  2. FORSITAMA Cemani Gelar Pelatihan Digital Marketing, Bekali 138 Remaja Masjid Hadapi Era Digital
  3. Boikot Israel: Membaca Basis Data PBB, Daftar BDS, dan Nama-Nama yang Beredar di Indonesia
  4. Perkuat Sinergi Pendidikan dan Dakwah, Al Mukmin Ngruki Silaturahmi ke PP Muhammadiyah

Artikel

  1. Bias Konfirmasi: Ketika Kita Sulit Melihat Kesalahan Sendiri
  2. Ketika Anak Bertemu Dunia yang Tidak Selalu Aman
  3. Ditjen Pesantren Sudah Berdiri, Kini Ummat Menunggu Buktinya

Opini

Adab Bekerja dalam Islam: Hak dan Kewajiban Pekerja serta Pemberi Kerja

Adab Bekerja dalam Islam: Hak dan Kewajiban Pekerja serta Pemberi Kerja

29 Sep 2026 18:18:15
Boikot, Antara Mimbar dan Meja Menlu

Boikot, Antara Mimbar dan Meja Menlu

29 Sep 2026 05:00:51
Pidato Sugiono di PBB: Palestina dan Ujian Multilateralisme yang Belum Usai

Pidato Sugiono di PBB: Palestina dan Ujian Multilateralisme yang Belum Usai

28 Sep 2026 18:37:20
Jaminan Kesehatan Tanpa Pungutan Biaya, Potret Negara Sebagai Pelayan Rakyat

Jaminan Kesehatan Tanpa Pungutan Biaya, Potret Negara Sebagai Pelayan Rakyat

28 Sep 2026 13:23:19

Internasional

Houthi Klaim Serang Fasilitas Aramco di Riyadh, Saudi Sebut Pernyataan Menyesatkan

Houthi Klaim Serang Fasilitas Aramco di Riyadh, Saudi Sebut Pernyataan Menyesatkan

4 Okt 2026 19:23:46
Israel Bombardir Apartemen di Gaza, Ibu dan Anak Perempuan Kristen Tewas

Israel Bombardir Apartemen di Gaza, Ibu dan Anak Perempuan Kristen Tewas

4 Okt 2026 16:48:23
Komisi HAM AS Patahkan Dalih Trump: Anti-Zionisme Bukan Otomatis Antisemitisme

Komisi HAM AS Patahkan Dalih Trump: Anti-Zionisme Bukan Otomatis Antisemitisme

4 Okt 2026 16:47:08
Dalih Antisemitisme untuk Bungkam Pro-Palestina? Komisi AS Soroti Kebijakan Trump

Dalih Antisemitisme untuk Bungkam Pro-Palestina? Komisi AS Soroti Kebijakan Trump

4 Okt 2026 16:45:35

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

[INFOGRAFIK] Jakarta Understanding 2026: Tujuh Komitmen Imam Besar Dunia dari Jakarta
[INFOGRAFIK] Partai Kepala Daerah Juara Korupsi di Era Jokowi: Golkar Disusul PDIP
[INFOGRAFIS] CIRI-CIRI WANITA SHALIHAH
[INFOGRAFIS] Satu Tahun Terakhir, Teroris OPM Semakin Sadis

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED