Ahad, 13 Ramadhan 1447 / 01 Maret 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Militer Irak Terus Gelar Tank dan Artileri Amerika di Perbatasan Otonom Kurdi

24 Okt 2017 10:22:37
Militer Irak Terus Gelar Tank dan Artileri Amerika di Perbatasan Otonom Kurdi

IRAK (Jurnalislam.com) – Kepemimpinan Kurdi di Irak utara mengatakan pemerintah federal di Baghdad terus memobilisasi pasukannya menuju perbatasan wilayah semi-otonom di negara itu.

Dewan Keamanan Daerah Kurdistan (The Kurdistan Region Security Council KRSC) mengatakan pada hari Senin bahwa mereka khawatir mengenai “penempatan berbahaya” pasukan Irak dan milisi sekutu di wilayah tersebut.

“Dalam 48 jam terakhir, Irak terus menyebarkan tank dan artileri, serta peralatan Amerika, termasuk Humvee dan Armourage Personel Carriers,” katanya dalam sebuah pernyataan pada hari Senin (23/10/2017), lansir Aljazeera.

Pasukan Kurdi Lancarkan Serangan Balik ke Komando Operasi Bersama Irak di Kirkuk

“Irak tidak menunjukkan tanda-tanda menurunkan agresi militer mereka terhadap rakyat Daerah Kurdistan,” kata KRSC, mendesak Baghdad untuk menghentikan penumpukan militer tersebut.

“Kami meminta pemerintah Irak untuk segera menghentikan agresi militernya dan menarik diri dari semua wilayah.”

Tidak ada komentar langsung dari Baghdad.

Tentara Irak, yang didukung oleh milisi Syiah yang dilatih Iran, pada hari Sabtu mengklaim menguasai semua provinsi Kirkuk yang kaya minyak setelah penangkapan Altun Kupri dalam pertempuran sengit melawan pasukan Peshmerga Kurdi.

Erdogan: Kurdi Sama dengan Turkmen dan Arab

Pasukan Baghdad sebelumnya telah merebut kota Kirkuk, sebagai bagian dari operasi militer besar setelah sebuah referendum kontroversial pada 25 September mengenai pemisahan diri Kurdi yang menurut Baghdad dinyatakan ilegal.

Saat tentara Irak maju, puluhan ribu orang, termasuk warga sipil dan militan Peshmerga, melarikan diri dari kota multi-etnis yang disengketakan, yang menampung sekitar satu juta orang Arab, Kurdi, Turkmen dan Kristen tersebut.

Pasukan Peshmerga Kurdi merebut Kirkuk, pusat minyak kedua Irak, pada pertengahan 2014 saat pasukan Irak mundur dari kelompok IS.

Pemerintah Daerah Kurdi Hadirkan PKK di Kirkuk, Irak: Ini Deklarasi Perang

Secara terpisah, pemilihan anggota parlemen dan presiden yang ditetapkan pada 1 November ditunda pada hari Senin setelah partai politik dilaporkan gagal menghadirkan kandidat.

Yerevan Saeed, seorang analis dan peneliti urusan Kurdi di Middle East Research Institute, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa penyebab yang mendasari penundaan tersebut tampaknya semakin dalam.

“Kepemimpinan Kurdi dalam keadaan shock dan berantakan setelah mereka kehilangan hampir 45 persen wilayah yang mereka kendalikan sejak 2014,” katanya kepada Al Jazeera dari Washington, DC.

“Ini semua adalah akibat dan konsekuensi yang tidak diinginkan dari referendum, dan tekanan regional dan internasional terhadap kepemimpinan Pemerintah Daerah Kurdi,” tambahnya.

“Referendum itu seharusnya mengkonsolidasikan legitimasi dan juga posisi partai Kurdi yang berkuasa, tapi jelas itu menjadi bumerang.”

Bagikan

BERITA TERKAIT:

  • Tank-Tank Israel Terlihat di Perbatasan Gaza-Mesir,…
  • 9 Warga Terluka Akibat Serangan Tank Israel yang…
  • Prajurit Israel Tewas dalam Operasi Militer di…
  • Israel Serang Tank di Sweida Suriah, Hamas Kutuk…
  • Brigade Al-Qassam Klaim Hancurkan Tank dan Lukai…
  • Serangan Intensif Brigade Al-Qassam: Tank,…
  • Serangkaian Serangan di Jabalia, Al-Qassam Klaim…
  • Remaja Gaza Ditembak dan Dilindas Tank Israel hingga…
  • Memanas, Konflik Perbatasan Thailand-Kamboja…
  • Aksi Bela Palestina, Ketua Umum PP Lidmi Sebut…
  • Mencekam! Tank Israel Kepung Rumah Sakit Indonesia di Gaza
  • Al-Qassam Gempur Pasukan Zionis, 10 Tentara Kena…
Dukung Kami
Kategori : Internasional

Tags : irak kurdi Referendum

Dukung Kami

Opini

Menjaga Kesucian Ayat Al-Quran di Era Digital: Refleksi atas Kasus Viral di Bulukumba

Menjaga Kesucian Ayat Al-Quran di Era Digital: Refleksi atas Kasus Viral di Bulukumba

1 Mar 2026 19:14:31
Penguasa yang Dicintai Rakyatnya

Penguasa yang Dicintai Rakyatnya

1 Mar 2026 19:12:25
Betulkah Gabung Board of Peace Merupakan Tindakan Realistis?

Betulkah Gabung Board of Peace Merupakan Tindakan Realistis?

5 Feb 2026 12:27:54
Bencana Tak Kunjung Usai Akibat Keserakahan Negara

Bencana Tak Kunjung Usai Akibat Keserakahan Negara

5 Feb 2026 12:20:43

Internasional

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

5 Feb 2026 12:38:35
Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

5 Feb 2026 12:37:07
Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

5 Feb 2026 12:35:37
Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

5 Feb 2026 12:33:24

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED