PARWAN (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 4 pasukan penjajah Amerika tewas saat Mujahidin Imarah Islam (Taliban) menyerang tank yang membawa mereka ke pangkalan udara AS Bagram di distrik Bagram, provinsi Parwan, dengan IED Ahad pagi (14/5/2017). Tank tersebut hancur lebur dalam ledakan besar itu, Al Emarah News melaporkan Sennin (15/5/2017).
Juga hari Ahad, empat polisi boneka menderita korban jiwa bersamaan dengan sebuah tank yang hancur akibat serangan Taliban di distrik Syagard di provinsi Parwan.
Secara terpisah Taliban juga membersihkan sejumlah wilayah yang luas di tanah milik milisi setempat di batas kota Gardiz, ibu kota propinsi Paktia tadi malam, mengusir Arbakis dari sebuah desa besar, menurut laporan dari Paktia.
Wartawan Al-Emarah mengatakan sedikitnya 6 Arbakis bersama dengan seorang komandan tewas dalam pertempuran selama dua jam semalam setelah serangan mujahidin di pos milik milisi setempat dan mengusir Arbakis keluar dari wilayah tersebut..
Sementara itu, pejuang Taliban menyita kendaraan Arbakis, sepeda motor dan banyak senjata dan amunisi dalam serangan semalam.
Sejumlah kendaraan dan motor yang pernah dijarah oleh Arbakis diserahkan ke pemiliknya.
Sebelumnya pada hari Sabtu, sedikitnya 6 pasukan boneka tewas dan 4 lainnya menderita luka tembak oleh mujahidin menyusul serangan mendadak di Kabupaten Girda Chiri di provinsi Paktia.
Pada hari Ahad, kendaraan yang membawa Raies-e-Arkan (kepala staf) dan polisi di distrik Zazi Aryub di provinsi Paktia menabrak sebuah bom hingga meledak hebat, membunuh kepala staf tersebut yang merupakan target utama dan 8 polisi boneka lainnya serta mencederai satu orang.