Vandalisme di Masjid, FUI Jogja: Kami Akan Potong Tangan Pelakunya

YOGYAKARTA (Jurnalislam.com) – Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) Daerah Khusus Yogyakarta, Muhammad Fuad Andreago menegaskan, pihaknya mengutuk keras aksi vandalisme di masjid Wiworo Tjipto pagi tadi, Rabu (20/1/2016). (Baca: Masjid Wiworo Tjipto Jogja Diserang Aksi Vandalisme)

“Kita mengutuk pelakunya, seandainya tertangkap tangan pasti akan kita potong tangannya, ini adalah penghinaan yang sangat besar terhadap rumah Allah,” tegasnya saat dihubungi Jurnalislam.

Pihaknya beserta takmir masjid telah menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada aparat kepolisian. “Kami akan terus mendampingi takmir masjid untuk pengawalan proses hukumnya,” lanjut Fuad yang saat ini berada di lokasi kejadian.

Untuk mengantisipasi kejadian terulang lagi, FUI akan mengadakan koordinasi internal untuk mengawasi semua masjid di DIY terutama yang berada di pinggiran kota.

“Sekali lagi, jika pelakunya tertangkap tangan oleh kami, akan kami potong tangannya dan kami serahkan ke aparat kepolisian,” tegasnya.

Dalam pantauan Jurnalislam, saat ini aparat TNI dan Polri telah berada di lokasi untuk penyelidikan. Masjid pun digaris polisi. Namun aparat kepolisian belum memberikan keterangan lengkap dengan alasan masih pendalaman.

“Masih pendalaman, secepatnya nanti kalau sudah ada titik terang,” jawab Heru Muslimin, Kasat Serse Polresta Yogyakarata.

Meralat pemberitaan sebelumnya, coretan tidak menggunakan pilox melainkan spidol warna merah dan arang. Saat ini coretan-coretan yang sebelumnya ditutupi koran itu sudah dihapus.

Kejadian diperkirakan pukul 7 pagi

Menurut keterangan saksi yang pertama kali melihat coretan itu, aksi vandalisme itu diperkirakan dilakukan antara pukul 7 sampai pukul 8 pagi.

“Tulisan tadi pagi shubuh belum ada, diperkirakan kejadian berkisar antara jam 07.00 sampai jam 08.00,” kata Fuad mengutip keterangan saksi mata.

“Kemudian saksi melaporkan ke takmir, setelah dzuhur pihak takmir melaporkan ke polsek. Sekarang perkara ditangani oleh polsek Mantrijeron dan polresta Yogyakarta,” pungkasnya.

Reporter: Budi | Editor: Ally | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.