Ustadz Iim: Kepolisian Jangan Berlebihan, Umat Islam Telah Membuktikan

Ustadz Iim: Kepolisian Jangan Berlebihan, Umat Islam Telah Membuktikan

SOLO (Jurnalislam.com) – Juru bicara Jamaah Ansharusy Syariah, Ustadz Abdul Rochim Ba’asyir menyayangkan tindakan aparat kepolisian menghadang dan memblokade jalan peserta aksi peduli Rohingya di Magelang pada Jumat (8/9/2017). Menurutnya, tindakan aparat kepolisian itu berlebihan dan sama sekali tidak perlu.

“Penghadangan itu aksi yang tidak perlu dan itu berlebihan. Seharusnya aparat memberikan fasilitas umat Islam untuk mengkespresikan perasaan mereka, karena ini hak mereka. Sikap itu hanya akan memunculkan pemikiran negatif terhadap aparat sendiri,” katanya kepada Jurnalislam.com, Sabtu (9/9/2017).

Hadang Massa Aksi, Aparat Dinilai Labrak Demokrasi

Ia menjelaskan, umat Islam telah membuktikan bahwa mereka adalah orang-orang yang mencintai ketertiban dan toleran.

“Aparat tidak perlu terlalu over dalam menanggapi aksi umat Islam. Karena toh umat Islam sudah membuktikan dalam banyak kegiatan, mereka tertib dan damai,” terang pria yang karib disapa Ustadz Iim ini.

Dibantu KOKAM, peserta menyebrangi sungai berbatu untuk menghindari hadangan aparat

Tindakan itu, kata dia, hanya akan merugikan aparat kepolisian sendiri. Selain memakan biaya yang cukup besar, yang paling berbahaya menurutnya adalah ketersinggungan dengan umat Islam.

“Aparat juga dirugikan karena harus keluar biaya besar sekali. Dan belum lagi nanti ada ketersinggungan antara umat Islam dengan polisi menjadi hal yang tidak baik,” papar Ustadz Iim.

Dihadang Polisi, Mustari Jalan Kaki 5 Km Menuju Lokasi Aksi, Tapi…

Ustadz Iim pun salut dengan perjuangan para peserta aksi untuk sampai ke lokasi. Seperti diketahui, untuk menghindari hadangan aparat, sebagian peserta yang datang dari luar daerah harus melewati jalan-jalan kecil menyusuri hutan dan sungai.

“Masya Allah, ini luar biasa sekali cara mereka untuk menujukkan rasa cinta mereka terhadap saudara-saudara mereka yang sedang didzalimi di Myanmar,” tuturnya.

Bagikan
Close X