Ustadz Arifin Ilham: Hanya Keledai Bodoh yang Pantas Marah Tapi Tidak Marah

Ustadz Arifin Ilham: Hanya Keledai Bodoh yang Pantas Marah Tapi Tidak Marah

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Menanggapi kebiadaban pemerintah Myanmar terhadap Muslim Rohingya di wilayah Rakhine, Pengasuh Majelis Az Zikra Bogor, Ustadz Arifin Ilham mengajak umat Islam untuk meningkatkan kepeduliannya.

“Kita sudah menyaksikan kebiadaban la’natullah rezim myanmar dan biksu wirathu dg para pengikutnya membantai dg sadis, membunuh, memperkosa, membakar dg cara sangat sadis,” tutur Ustadz Arifin dalam status facebooknya, Rabu (6/9/2017).

Kutuk Pembantaian Muslim Rohingya, DDII Siap Kirim Mujahid

Ia menegaskan, umat Islam pantas marah melihat kekejaman yang menimpa saudaranya bangsa Rohingya di Myanmar.

“Bayangkan itu terjadi pada keluarga kita, orang tua kita, istri kita, anak anak kita, sangat biadab, hanya keledai bodoh yg pantas marah tetapi tidak marah, cuek masa bodoh,” tegasnya.

“Bagaimana mungkin kita bisa lelap tidur, makan nyaman menyaksikan darah syuhada terus mengalir di Rohingya,” sambungnya.

Ia mengajak umat Islam untuk terus mendoakan kaum Muslimin Rohingya dan menunjukkan rasa kepedulian dengan menginfakkan harta untuk membantu meringankan beban mereka.

“Duhai saudara mu’minku, semakin bertaqwalah kepada Allah, bangunlah sholat malam, bacalah Alqur’an, berjamaah di mesjid, rapatkan berisan, tunjukkanlah rasa peduli kita dg doa, harta yg diinfakkan, dg segala apa saja yg Allah amanah pada kita,” paparnya.

Bantu Muslim Rohingya, GP Ansor Jatim Siap Turun ke Myanmar

Ia juga mengajak umat Islam untuk mengikuti aksi unjuk rasa di Kedubes Myanmar yang akan digelar hari ini.

“InsyaAllah rabu hari ini selesai sholat zhuhur bersama kita AKSI DAMAI – AKSI PEDULI menuju Duta Besar Myanmar mengutuk keras dan segera menghentikan kebiadaban ini, dan menuntut PBB u segera menangkap dan mengadili semua yg terlibat atas kebiadaban ini,” imbuhnya.

Ustadz Arifin menyampaikan dalil-dalil tentang keutamaan membantu sesama Muslim yang teraniaya.

Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi wali (penolong) bagi sebagian yang lain” (QS at-Taubah 71)

Umat Islam Magelang Serukan Seluruh Umat Manusia Lawan Kebiadaban Rezim Myanmar

“Tidaklah disebut seseorang itu beriman sampai mencintai saudara mu’minnya seperti mencintai dirinya” (HR Bukhori Muslim).

“Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba itu menolong saudaranya” (Muslim, at-Turmudzi, Abu Dawud, Ibnu Majah dan Ahmad).

“Perumpamaan orang-orang mu’min dalam hal kasih sayang bagaikan satu tubuh, apabila satu anggota badan merintih kesakitan maka sekujur badan akan merasakan panas dan demam” (HR Muslim).

Bagikan
Close X