Usai Tampilkan Tarian Erotis, Tempat Karaoke Ini Minta Maaf

Usai Tampilkan Tarian Erotis, Tempat Karaoke Ini Minta Maaf

SUKOHARJO (Jurnalislam.com) – Manajer Bima Karaoke and Lounge Solo Baru, Krisdian Decky Gunadi berjanji tidak akan menampilkan tarian erotis di tempatnya. Hal itu menyusul protes keras dari umat Islam Soloraya.

“Dengan ini saya menyatakan bahwa kami tidak akan menyelenggarakan atau menampilkan tarian-tarian yang bersifat erotis,” tulis Dedi dalam pernyataannya di Ruko Solo Baru Blok HC no 19, Madegondo, Solo Baru, Sukoharjo, Jumat (6/9/2019).

“Sebagaimana yang dilaporkan dan akan berhati hati dalam mempublikasikan suatu acara,” lanjutnya.

Surat permohonan maaf Bima Karaoke

Sebelumnya, Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) melakukan audensi dengan pihak Bima Karaoke di Polsek Grogol, Sukoharjo setelah tempat hiburan malam tersebut dinilai melanggar aturan.

Menanggapi hal itu, Humas LUIS Endro Sudarsono berharap peringatan kedua itu bisa memperketat pengawasan maupun evaluasi ijin Opera dari pemerintah dan pihak kepolisian.

“Jangan sampai Bima Karaoke berbuat sesuatu diluar ijin usaha yang diberikan baik menyangkut jam Opera maupun jenis even yang diselenggarakan,” ungkapnya di Solo, Sabtu (7/9/2019).

Diketahui, Bima Karaoke sendiri pernah mendapatkan teguran dan protes serupa dari elemen umat Islam Surakarta pada tahun 2016. Karena terbukti menampilkan tarian-tarian erotis yang tidak sesuai dengan ijin usaha.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X