Tukang Becak di Tasik Naik Haji, Kemenag Bangga

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Agus Abdul Kholik, tak bisa menutupi rasa bangganya kepada seorang pengayuh becak bernama Nono Siswanto (63) dan Istrinya Iis Gandawati (58) Warga Cipasung, Desa Cipakat Kecamatan Singaparna yang akan berangkat ibadah Haji tahun ini.

Atas kerja keras, keikhlasan dan niat Nono itulah, Agus Abdul Kholik mengundang secara khusus Nono dan Iis ke Kantor Kementrian agama dijalan Raya Bojongkoneng Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (28/7/2017).

“Kami tadi sempat berbincang, saya salut dan bangga atas ketekadan niat Pak Nono untuk berangkat haji dan alhamdulilah tahun ini mereka bisa berangkat,” tutur Agus.

Agus menilai, kesungguhan dan bulatnya nekad Nono dan Iis berbuah manis dengan berangkatnya ke tanah suci tahun ini.

“Kalau pepatah sunda bilang, lamun kenyeng tangtu pareng. Ini yang terjadi pada diri Pak Nono. Meskipun hanya seorang pengayuh becak tapi Allah memberikan jalan Pak Nono untuk ibadah haji,” imbuhnya.

Sebagai bentuk kebanggaan, Agus mengatakan Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya memberikan sedikit bantuan bekal untuk Nono dan Iis. “Insya Alloh kami disini akan sedikit memberikan bantuan, bukan niat apa-apa tapi ini apresiasi kami atas kegigihan Pak Nono,” pungkas Agus.

Sementara itu, Nono dan isti telah menunggu hampir 6 tahun untuk bisa berangkat haji. Nono mendaftar pada tahun 2011. Nono yang berprofesi sebagai pengayuh becak harus mengumpulkan uang belasan tahun untuk bisa mendaftar haji.

“Saya sama istri nabung belasan tahun, waktu daftar hanya punya uang Rp. 14 juta. Alhamdulilah tahun ini bisa berangkat, ” papar Nono.

Nono mengatakan, dalam sehari penghasilnnya berkisar antara Rp. 50.000 hingga Rp. 70.000 rupiah. Dari sisa keperluang sehari hari dan sekolah, dirinya menyisihkan uang untuk pelunasan biaya haji.

“Saya tidak matok harga untuk yang mau saya antarkan, saya niat ingin sekali berangkat haji, alhamdulilah selalu ada jalan,” ujar Nono.