Tolak RS Sekarmulyan, Ratusan Umat Islam Kembali Datangi Kantor Bupati

CIREBON (Jurnalislam.com) – Ratusan umat Islam dari berbagai elemen kembali berunjuk rasa di depan Kantor Bupati Kuningan, Selasa (1/3/2016). Mereka menolak pembangunan dan pengembangan Rumah Sakit Sekarmuyan di kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan.

"Kami masyarakat muslim Cigugur, dan juga telah mendapat rekomendasi DPRD dan FKUB Kabupaten Kuningan yang jelas tegas menolak pengembangan/relokasi RS.Kristen Sekarkamulyan tersebut," tegas Ketua MUI Kecamatan Cigugur dalam orasinya.

Sementara itu Ketua FPI Kuningan, Ustadz Endin Kholidin mendesak Bupati Kuningan untuk bersikap tegas terhadap rencana pembangunan Rumah Sakit Kristen yang dinilai meresahkan warga karena adanya upaya pemurtadan.

“Kami menuntut ketegasan jawaban Ibu Bupati Kuningan yang sampai saat ini belum tegas menyatakan penolakannya. Bahkan justru di koran yang saya baca hari ini, hanya menyatakan menunda sementara proses administrasi perijinan. Ada apa ini?? Dan kenapa sekarang Bupati tak mau menemui kami?” ujarnya.

Ustadz Endin menegaskan, tidak bertanggungjawab jika umat Islam akan mengambil langkah tegas jika Bupati mengizinkan pembangunan RS tersebut.

“Kalau sampai jam 12.00 siang ini, tidak ada jawaban tegas penolakan pemberian ijin dari bupati/pemda Ku ingan, maka saya tidak bertanggungjawab jika kemudian Kuningan akan menjadi tolikara kedua. Karena kami sudah memberi waktu cukup lama untuk menjawab keingina  masyarakat Muslim Kuningan!" tegasnya.

Senada dengan itu, perwakilan GAPAZ dan MMI ustadz Andi Mulya menyatakan siap berjihad jika tuntutan umat Islam tidak dipenuhi.

"Jika bupati kuningan mengizinkan berdirinya RS. sekarkemulyan yang notabene di buat oleh orang orang kafir dan mempunyai misi pemurtadan maka kami siap berjihad di tanah kuningan ini,” tegasnya disambut perwakilan ALMANAR yang menyerukan hal senada.

"Kami umat Islam adalah satu tubuh. Jika umat Islam kuningan disakiti atau membutuhkan pertolongan maka kami ALMANAR siap turun berjihad, berperang melawan orang orang kafir salibis perusak akidah,” tegas Almarwi.

Reporter: Agung | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnaislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.