Tim Advokasi Muslim Laporkan 2 Pendeta "Pemicu" Tragedi Tolikara ke Mabes Polri

BANDUNG (Jurnalislam.com) – Tim Advokasi Muslim (TAM) melaporkan Ketua dan Sekretaris Gereja Injil Indonesia (GIDI) Badan Pekerja Wilayah Toli, yaitu Pdt. Nayus Wenda, S.Th dan Pdt. Marthen Jingga, S.Th. MA ke Mabes Polri pada Senin, (20 Juli 2015). Pelaporan tersebut sebagai buntut dari Surat Peringatan GIDI kepada umat Islam di Kabupaten Tolikari yang melarang umat Islam merayakan hari raya Iedul Fitri yang memicu terjadinya tragedi kekerasan terhadap umat Islam di Tolikara.

Berikut pers rilis TAM yang diterima redaksi Jurniscom siang ini, Selasa (21/7/2015) :

 

Pers Rilis

Tragedi Tolikara, 2 pendeta dilaporkan ke Mabes Polri

Buntut dari dikeluarkannya “Surat Peringatan” dari Pengurus Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) Badan Pekerja Wilayah Toli yang ditandatangani oleh Pdt. Nayus Wenda, S.Th dan Pdt. Marthen Jingga, S.Th. MA sebagai Ketua dan Sekretaris GIDI pada tanggal 11 Juli 2015 dengan nomor surat: 90/SP/GIDI-WT/VII/2015 yang ditujukan kepada “Umat Islam Se-Kabupaten Tolikara” yang isinya meliputi:

1. Acara membuka lebaran 17 Juli 2015, kami tidak mengijinkan dilakukan di Wilayah Kabupaten Tolikara (Karubaga).

2. Boleh merayakan hari raya di luar Kabupaten Tolikara (Wamena) atau Jayapura.

3. Dilarang Kaum Muslimat memakai pakaian Jilbab.

Sehingga terjadi peristiwa yang sangat mengejutkan dan memprihatinkan kita yaitu penyerangan dan pembakaran rumah dan tempat ibadah pada saat ummat Islam melaksanaan shalat Iedul Fitri 1436 H di Kabupaten Tolikara Papua.

Maka Tim Advokasi Muslim (TAM) “Kasus Tolikara Papua” yang diketuai, DR. Abdul Chair Ramadhan, S.H, M.H, M.M, dan wakil ketua HM. Rizal Fadillah, SH, serta sekretaris HM. Ismed, S.Sos, M.Pi melaporkan Sdra. Nayus Wenda, S.Th dan Sdra. Marthen Jingga, S. Th, MA ke Mabes Polri berdasar Laporan Polisi No. Pol: LP/879/VII/2015/Bareskrim tanggal 20 Juli 2015, dalam perkara tindak pidana kekerasan atau ancaman kekerasan merintangi sesuatu pertemuan agama, sebagaimana dimaksud dalam pasal 175 KUH Pidana.

TIM ADVOKASI MUSLIM (TAM) “KASUS TOLIKARA PAPUA”

Tardjono Abu Muas / Anggota

 

Editor : Ally | Jurniscom

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.