Tak Cukup Bukti, 35 Anggota Jamaah Ansharusy Syariah Dibebaskan

TEMANGGUNG (Jurnalislam.com) – 35 anggota Jamaah Ansharusy Syariah Jawa Tengah yang ditangkap aparat gabungan Densus 88 dan Polres Temangung di lereng Gunung Sumbing,  Jumat (19/2/2016) telah dibebaskan hari ini, Sabtu (20/2/2016) sekitar pukul 20.45 WIB.

Humas Jamaah Ansharusy Syariah Jawa Tengah, Endro Sudarsono mengatakan bahwa kepolisian tidak cukup bukti untuk menangkap 35 orang yang hendak mengikuti Diklat Tanggap Bencana di lereng Gunung Sumbing itu.

“Alhamdulilah sudah pulang semuanya tanpa terkecuali, diizinkan pulang karena belum cukup bukti, disampaikan oleh Kapolres Temanggung. Tapi untuk barang-barang hari Selasa baru boleh diambil,” kata Endro kepada Jurnalislam.

Endro menuturkan, Kapolres Temanggung meminta kepada Jamaah Ansharusy Syariah untuk membuat pemberitahuan terlebih dahulu jika akan mengadakan kegiatan-kegiatan seperti itu.

“Kapolres menyampaikan, untuk selanjutnya supaya kalau ada kegiatan selanjutnya supaya ada pemberitahuan kepada perangkat desa atau kepolisian,” kata Endro mengutip pernyataan Kapolres Temanggung, AKBP Wahyu.

Ketika dihubungi Jurnalislam, AKBP Wahyu membenarkan kabar tersebut. “Ya, sudah dibebaskan semua karena tidak cukup bukti, lebih lengkapnya nanti hari Senin kita pers rilis ya,” jawabnya singkat.

Selain itu, Endro juga membantah pemberitaan media-media nasional yang dinilainya sepihak. Endro meminta supaya media mengedepankan fakta dan sumber yang valid.

“Yang di media-media itu keliru semua. Kita minta kepada media-media nasional untuk mengedepankan fakta dan sumber-sumber berita yang valid, tidak menganalisa sendiri, tidak memberikan satu justifikasi tanpa ada sumber yang tepat,” tegasnya.

Terakhir Endro menegaskan bahwa kegiatan Jamaah Ansharusy Syariah di lereng Gunung Sumbing itu bukan pelatihan militer dan tidak ada kaitannya dengan terorisme.

“Kesimpulan kita adalah tidak pelatihan militer ataupun kegiatan yang mengarah pada terorisme di Gunung Sumbing Temanggung,” pungkasnya.

Reporter: Dyo | Editor: Ally | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.