Dalam Tabligh Akbar 7117, Habib Rizieq Didaulat sebagai Imam Besar Umat Islam Indonesia

Dalam Tabligh Akbar 7117, Habib Rizieq Didaulat sebagai Imam Besar Umat Islam Indonesia

PALEMBANG (Jurnalislam.com) – Gabungan ulama, pemimpin Pondok Pesantren (Ponpes) serta organisasi masyarakat (Ormas) Islam di Sumatera Selatan, sepakat mendaulat Habib Rizieq Syihab (HRS) sebagai Imam Besar Umat Islam Indonesia. Kehormatan itu diberikan dalam acara Tabligh Akbar 7117 dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW di Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang, Sumsel, Sabtu (7/1/2017) malam.

Deklarasi yang dibacakan oleh Ketua Forum Umat Islam (FUI), KH Umar Said itu didasarkan atas kebangkitan serta kesadaran umat Islam setelah aksi 212 (2 Desember). Deklarasi pun langsung disambut takbir.

Ribuan Umat Islam menghadiri Tabligh Akbar 7117 di Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Sabtu (7/1/2017). Foto: Sumeks

Dalam tausyiahnya, HRS mengingatkan kembali perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam berdakwah di jalan Allah. Ia mengungkapkan, dalam perjalanan dakwahnya, Nabi Muhammad SAW dihadapkan pada upaya musuh-musuhnya untuk menangkap, mengusir hingga upaya pembunuhan.

Ia menyebut upaya-upaya tersebut dalam bahasa arab disebut makar, yaitu bentuk tipu muslihat atau memperdaya untuk menghentikan dakwah Nabi Muhammad. Oleh sebab itu, ia mengingatkan para ulama dan umat Islam yang meneruskan ajaran Al Quran serta Nabi Muhammad untuk tidak takut difitnah atau dicaci maki.

“Karena itu resiko dalam berdakwah,” cetusnya sembari duduk sebab kondisi kesehatannya yang kurang baik.

Sementara itu, Wakil Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, KH Zaitun Rasmin, mengungkapkan karunia yang didapat dari aksi bela Islam. Karunia dimaksud adalah bersatunya umat Islam sebagai generasi yang memperjuangkan surat Al Maidah. “Lalu, spirit luar biasa ditunjukan jutaan umat tersebut,” katanya.

Meski acara diguyur hujan, namun ribuan umat Islam yang memadati area BKB tetap antusias menghadiri Tabligh Akbar. Sebagian dari mereka bahkan harus rela menyaksikan acara dari perahu-perahu di atas sungai Musi.

Sumber: Sumatera Ekspress

Bagikan