Syeikh Ayman al Zawahiri Serukan Mujahidin Suriah untuk Perang Gerilya

Syeikh Ayman al Zawahiri Serukan Mujahidin Suriah untuk Perang Gerilya

SURIAH (Jurnalislam.com) – Pemimpin Al-Qaeda global, Dr Ayman al-Zawahiri, telah meminta mujahidin Suriah untuk berperang melawan milisi Bashar al-Assad dan sekutu-sekutunya.

Dalam rekaman audio berjudul “Suriah hanya akan tunduk kepada Allah”, yang dirilis di internet pada hari Ahad kemarin, Dr Zawahiri menyemangati mujahidin Suriah untuk “bersabar dan mempersiapkan diri untuk perang panjang melawan Tentara Salib dan sekutu Syiah mereka,” lansir Aljazeera, Senin (24/4/2017)

Syeikh Ayman Zawahiri mendesak mereka untuk mengadopsi strategi “perang gerilya” yang dapat “melemahkan dan menguras kekuatan musuh”.

Musuh-musuh kelompok mujahidin Suriah “menargetkan mereka karena mencoba untuk membangun sebuah pemerintahan Islam di Suriah, dan Barat serta sekutu-sekutunya akan melakukan semua yang mereka bisa untuk menghentikannya”.

Jabhah Nusrah, sebuah faksi jihad di Suriah, mengumumkan pada bulan Juli 2016 bahwa mereka mengakhiri hubungan formal dengan al-Qaeda dan mengubah namanya menjadi Jabhat Fateh al-Sham, atau Pasukan Penaklukan Suriah.

Pada tanggal 28 Januari tahun ini, mereka bergabung dengan empat kelompok lainnya untuk membentuk sebuah organisasi baru bernama Hayat Tahrir al-Sham, atau Majelis Pembebasan Suriah.

Dr Ayman al Zawahiri Peringatkan Adanya Agenda ‘Nasionalis’ di Suriah

Analis politik senior Al Jazeera, Marwan Bishara, mengatakan bahwa Dr Zawahiri berusaha untuk tidak mengunakan nama al-Qaeda.

“Al-Qaeda sendiri telah berubah dalam dekade terakhir. Dahulu kala, al Qaeda adalah kelompok hierarki dimana Syeikh Usamah bin Laden, biasa memberi perintah dan perintah tersebut biasanya akan dilakukan langsung. Berbagai organisasi bergabung dengan cabang-cabangnya karena mereka tahu ada semacam hirarki.”

Bishara menjelaskan bahwa kini tandzim tersebut telah merubah strateginya dengan membuat segmentasi selama dekade terakhir, dimana kelompok al-Qaeda yang terkait ideologis, mulai dari Yaman hingga Irak bertindak dengan otonomi.

“Sekarang al Qaeda adalah tandzim yang sangat otonom dan mereka tidak mengambil instruksi lansung dari Syeikh Ayman al-Zawahiri atau dari markas besar al Qaeda di Pakistan, Afghanistan … Suriah adalah tempat dimana bisa ada titik balik kebangkitan al Qaeda.”

Bagikan
Close X