Serangan dari Segala Arah Taliban Bungkam Pasukan Bentukan AS-NATO di Kota Farah

FARAH (Jurnalislam.com) – Para pejuang Imarah Islam Afghanistan (Taliban) menyerang kota Farah di Afghanistan barat dari berbagai arah dalam pertempuran yang sedang berlangsung untuk merebut ibukota provinsi tersebut.

Penyerang menyerbu beberapa pos pemeriksaan militer di kota itu, dan pertempuran sengit masih berlangsung pada hari Selasa (15/5/2018), kata pejabat provinsi Fared Bakhtawer. Dia mengatakan korban jiwa tinggi tetapi tidak bisa memberikan angka yang tepat, Aljazeera melaporkan.

“Pos-pos pemeriksaan militer di sekitar kota telah runtuh ke tangan Taliban, menyebabkan korban besar di antara pasukan militer Afghanistan,” kata Bakhtawer.

NATO mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa jet tempur pembom A-10 sedang mengitari Farah.

Target Utama AS dan NATO, Taliban Umumkan Operasi Musim Semi Baru

Farah berbatasan dengan provinsi Helmand di mana Taliban menguasai beberapa distrik.

Samihullah Samim, seorang legislator dari Farah, mengatakan bagian kota berada di bawah kendali Taliban, dengan pertempuran sengit terjadi hanya 300 meter dari kediaman gubernur.

Jika Taliban mendapatkan pijakan, maka pejuang Taliban dari provinsi tetangga akan membanjiri kota, dia memperingatkan.

“Jika pasukan militer tidak dapat mengendalikan seluruh kota pada akhir hari, maka akan sangat sulit untuk mengendalikan kota dalam waktu dekat,” kata Samim.

Taliban gunakan senjata hasil ghanimah dari pasukan AS

Namun, juru bicara kementerian dalam negeri Najib Danish mengecilkan keseriusan serangan itu untuk mengendalikan suasana. Dia mengatakan sedikitnya enam pasukan militer tewas dan 12 lainnya, termasuk wakil kepala polisi provinsi, terluka dalam pertempuran itu.

Dia mengatakan unit komando dan bala bantuan lainnya telah dikerahkan. “Tidak ada indikasi bahaya bahwa kota Farah jatuh ke tangan Taliban,” kata Danish.

Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, mengatakan para pejuang datang dari berbagai arah dan dengan cepat menyerbu beberapa pos pemeriksaan.

Penduduk yang tinggal di Farah bersembunyi di rumah mereka. Toko-toko, kantor-kantor pemerintah dan sekolah-sekolah ditutup untuk sementara waktu, media setempat melaporkan.

Hadapi Agenda Tahunan Taliban, NATO akan Kawal Pemilu di Afghanistan

Serangan hari Selasa “seharusnya tidak membuat pasukan pemerintah lengah”, kata analis militer dan pensiunan jenderal Atiqullah Amarkhail.

“Bahkan warga negara biasa menyadari Taliban secara bertahap mengambil alih lebih banyak wilayah dan menjadi kekuatan yang tangguh di provinsi ini,” katanya.

Dia menuduh pemerintah dan pimpinan militer “menutup mata” sampai Taliban benar-benar memasuki kota.

Taliban telah menguasai distrik-distrik di seluruh negeri, dan pasukan militer serta polisi Afghanistan yang dibentuk AS-NATO telah berusaha untuk mengatasi serangan yang tak henti-hentinya dalam beberapa tahun terakhir.