Selain Membubarkan, Polri Akan Pidanakan Masyarakat yang Berkerumun

Selain Membubarkan, Polri Akan Pidanakan Masyarakat yang Berkerumun

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Polri akan menindak tegas bagi masyarakat yang tetap berkerumunan di luar rumah untuk mencegah penyebaran wabah virus corona atau Covid-19. Massa yang tetap tak mengikuti imbauan akan dijerat dengan hukuman pidana.

“Kalau ada kerumunan di luar rumah ya kami bubarkan. Jika mereka tidak mau mematuhi perintah petugas Polri yang memerintahkan pembubaran kegiatan tersebut, maka individu atau kelompok masyarakat itu dapat  dikenakan Pasal 212, Pasal 214, Pasal 216 dan Pasal 218 KUHP, dengan ancaman hukuman 1 tahun 4 bulan penjara,” jelas Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono, Rabu (25/3).

Kemudian, Argo melanjutkan terdapat perkumpulan masyarakat yang akan dibubarkan oleh pihak kepolisian seperti pertemuan sosial, budaya, keagamaan, aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, dan sarasehan.

Lalu, tidak boleh ada acara konser musik, pekan raya, festival, bazar, pasar malam, pameran dan resepsi keluarga.

Tidak hanya itu, kegiatan olahraga, kesenian, jasa hiburan, unjuk rasa, pawai, karnaval dan kegiatan lainnya yang menjadikan berkumpulnya masyarakat. Kalau kegiatan tersebut masih berlangsung pihaknya akan membubarkannya.

“Kami tetap memantau kegiatan masyarakat sampai saat ini. Saya yakin masyarakat pasti sudah paham dan kami terus sosialisasikan agar mereka tidak berkegiatan di luar rumah,” katanya.

Sumber: republika.co.id

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X