Sebuah Bus Jatuh ke Jurang, 16 Peziarah Hindu Tewas dan 30 Terluka

17 Juli 2017
Sebuah Bus Jatuh ke Jurang, 16 Peziarah Hindu Tewas dan 30 Terluka

SRINAGAR (Jurnalislam.com) – Enam belas peziarah Hindu tewas dan 30 lainnya cedera saat bus mereka jatuh ke jurang di Jammu dan Kashmir, menurut polisi, lansir Anadolu Agency, Ahad (16/7/2017).

Bus meluncur dari jalan raya di daerah Banihal saat sedang dalam perjalanan untuk ziarah Amarnath.

Superintendent Polisi Ramban Mohan Lal mengkonfirmasi korban tewas dan luka, menambahkan bahwa 19 peziarah yang terluka parah diterbangkan ke Jammu untuk perawatan.

Penyebab kecelakaan itu masih belum jelas.

Perdana Menteri India Narendra Modi men-tweet bahwa dia “sangat menderita karena hilangnya nyawa peziarah Amarnath Yatris karena kecelakaan bus di Jammu dan Kashmir”.

Kecelakaan itu terjadi beberapa hari setelah delapan jenazah Amarnath tewas dalam serangan militan yang diduga terjadi di distrik Anantnag yang disengketakan di wilayah tersebut.

Lebih dari 200.000 peziarah Hindu dari seluruh India mengunjungi gua Amarnath di pegunungan selatan selama ziarah tahunan selama 40 hari.

Kashmir, sebuah wilayah Himalaya yang berpenduduk mayoritas Muslim, dikuasai oleh India dan Pakistan di beberapa bagian dan diklaim oleh keduanya secara penuh. Sepotong kecil Kashmir juga dikuasai oleh China.

Kedua negara telah bertempur dalam tiga perang – pada tahun 1948, 1965 dan 1971 – sejak dipecah pada tahun 1947, dua di antaranya memperebutkan Kashmir. Kelompok pejuang muslim Kashmir di Jammu dan Kashmir telah berperang melawan pemerintah India untuk kemerdekaan, atau untuk penyatuan dengan negara tetangga Pakistan.

Lebih dari 70.000 orang dilaporkan terbunuh dalam konflik tersebut sejak 1989. India mempertahankan lebih dari setengah juta tentara di wilayah yang disengketakan tersebut.