ISTANBUL (Jurnalislam.com) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Selasa (12/12/2017) bertemu dengan mitranya dari Palestina, Mahmoud Abbas, di Istanbul, lansir Anadolu Agency.
Menurut sumber presiden Turki, yang berbicara dengan syarat anonim karena pembatasan berbicara dengan media, mengatakan para pemimpin itu bertemu di Istana Beylerbeyi, dalam sebuah pertemuan tertutup yang berlangsung selama satu jam.
Pertemuan tersebut dilakukan sehari sebelum pertemuan puncak luar biasa Organisasi Kerjasama Islam (OKI) setelah pengakuan AS terhadap Yerusalem sebagai ibukota Israel.
Fokus Isu Yerusalem, OKI akan Gelar Konferensi Tingkat Tinggi Besok di Istanbul
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Istanbul menyusul seruan Erdogan kepada negara-negara anggota OKI untuk sidang luar biasa setelah AS mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.
Pengumuman Presiden AS Donald Trump pekan lalu diikuti oleh oposisi di seluruh dunia.
Yerusalem tetap menjadi inti konflik Israel-Palestina, dengan penduduk Palestina berharap bahwa Yerusalem Timur – yang sekarang diduduki oleh Israel – pada akhirnya dapat berfungsi sebagai ibu kota negara masa depan.
Selama kampanye pemilihannya tahun lalu, Trump berulang kali berjanji untuk memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.