Responsive image

Resahkan Warga, Spanduk PT RUM yang Catut Institusi TNI Dicopot

Resahkan Warga, Spanduk PT RUM yang Catut Institusi TNI Dicopot

SUKOHARJO (Jurnalislam.com)- Setelah mendapatkan protes dari masyarakat dan sejumlah elemen umat Islam, spanduk yang memuat logo dari pihak Kementrian Pertahanan Negara (Kemenhan) RI yang dipasang di depan PT RUM Sukoharjo diturunkan.

Menurut informasi yang diperoleh jurnalislam.com, spanduk yang memuat logo Mebes TNI, TNI AD, TNI AL, TNI AU tersebut diturunkan pada Sabtu, (21/12/2019).

Menurut Humas Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS), pihaknya pada Senin (16/12/2019) melayangkan surat ke Makorem 074 Warastratama untuk audiensi hari Rabu 18 Desember 2019.

“Rabu pihak Korem belum bisa menerima dari DSKS dan jadwalkan diterima Jumat 20 Desember 2019,” katanya kepada jurnalislam.com ahad, (22/12/2019).

“Jumat (20/12/2019) perwakilan DSKS diterima Kasrem 074 Warastratama, perwakilan DSKS terdiri dari Yusuf Suparno, Endro Sudarsono, Moch Aminudin, Agus Junaidi dan Bangun Al Khor, Pihak Makorem dipimpin Kasrem 074/Warastratama Letkol Inf Yudi Purwantodan Letkol Achsin serta jajarannya,” imbuhnya.

Dalam audensi tersebut DSKS menyampaikan keluhan warga terkait PT RUM baik limbah udara, air, tulisan Kemenhan dan tenda hijau.

“Pihak Korem akan menyampaikan ke pimpinan, Tenda hijau dan tulisan Kemenhan Sudah tidak ada, Sabtu 21 Desember 2019,” ujarnya.

Selain itu, DSKS berharap Bupati Sukoharjo menindaklanjuti tahapan sanksi kepada PT RUM.

“Yaitu dengan menutup sementara, hingga bau tidak dikeluhkan warga lagi,” pungkas Endro.

Sementara itu, sekertaris PT RUM Bintoro Dibyoseputro mengaku belum bisa memberi keterangan paska dicopotnya spanduk yang mendapatkan protes dari masyarakat itu.

“Mohon maaf, saya masih di Jakarta, saya belum tau mas, saya baru tiba dari Cambodia,” katanya sebagaimana dikutip dari hariankota.com ahad, (22/12/2019).

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X