Ratusan Umat Islam dan MUI “Serbu” DPRD Surakarta Tolak Perppu Ormas

Ratusan Umat Islam dan MUI “Serbu” DPRD Surakarta Tolak Perppu Ormas

SOLO (Jurnalislam.com) – Ratusan umat Islam dari berbagai elemen muslim Soloraya menyerbu gedung DPRD kota Surakarta, Jalan Adi Sucipto, Laweyan, Senin (17/7/2017) untuk melakukan aksi damai. Mereka menolak diberlakukannya Perppu No 2 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), karena dianggap merugikan umat Islam dan belum memenuhi syarat.

Salah satu orator dari Forum Komunikasi Antar Masjid (FKAM), mempertanyakan tentang pernyataan Menkopolhukam dengan mengatakan DPR adalah bagian pemerintah. Menurutnya, DPR dibentuk untuk mewakili rakyat mengawal kebijakan-kebijakan dari pemerintah.

“Tanggal 13 hari Kamis di gedung Galeri Nasional, kalimat dan pernyataan dari Menkopolhukam bapak Wiranto, dia mengatakan, DPR bagian dari pemerintah, darimana dasar hukumnya DPR bagian dari pemerintah, DPR didirikan adalah untuk mengawal pemerintah, bukan dari bagian pemerintah,” katanya dalam orasinya.

Melalui Perppu kontroversial ini, kata dia, pemerintah bisa dengan sewenang-wenang membubarkan ormas yang tidak sepaham dengan pemerintah, bahkan partai politik pun bisa ikut dibubarkan paksa bila tidak sejalan dengan kebijakan-kebijakan dari pemerintah.

“Maka pemerintah akan dengan seenaknya membubarkan ormas bahkan partai politik, dan bisa dipastikan hanya ormas dan parpol yang bersama penguasa yang tidak dibubarkan,” tandasnya.

Sementara itu, ustaz Nur Hadi Wasono dari MUI Surakarta mengatakan, ormas-ormas Islam di Indonesia mempunyai jasa yang besar dalam memerdekakan bangsa ini. Perwakilan MUI Surakarta itu mencontohkan, Muhammadiyah dan NU yang menggelorkan semangat revolusi jihad melawan penjajahan di Indonesia dulu.

“Umat Islam ikut mendirikan bangsa ini, Muhammadiyah punya jendral besar untuk disodorkan ke bangsa ini, NU punya resolusi jihad hingga bung Tomo di Surabaya menggelorakan semangat jihad dalam memerdekakan negeri ini,” ujarnya.

Nur Hadi menegaskan bahwa MUI Surakarta menolak diberlakukannya Perppu No 2 Tahun 2017 karena sangat merugikan umat Islam di Indonesia ini.

“MUI Surakarta menolak Perppu ormas tersebut karena merusak tatanan umat Islam di Indonesia,” pungkasnya.

Bagikan
Close X