Ratusan Petugas Pemilu Meninggal, TARC Desak Pemerintah Bentuk Tim Pencari Fakta

Ratusan Petugas Pemilu Meninggal, TARC Desak Pemerintah Bentuk Tim Pencari Fakta

SOLO (jurnalislam.com)- Ketua Tim Advokasi Reaksi Cepat (TARC) Dr. Muhammad Taufik mendesak pemerintah membentuk Tim Pencari Fakta (TPF).

Hal ini terkait banyaknya anggota KPPS yang meninggal saat bertugas di pemilu 2019.

TPF tersebut, katanya, akan mengusut tuntas sebab kematian 200 lebih anggota KPPS yang meninggal.

“Karena sesuatu yang tidak wajar itu pasti menimbulkan tanda tanya, tanda tanya ini karena kita negara hukum harus diuji, diujinya lewat proses penyelidikan dulu baru nanti ditemukan bukti-bukti kuat dilakukan penyidikan apa penyelidikannya,” katanya kepada Jurniscom, Ahad, (28/4/2019).

“Ya caranya dibentuk tim pencari fakta,” tambahnya.

Menurutnya, ratusan orang yang wafat harus ditemukan penyebab kematian sebenarnya apakah karena sakit atau hal lainnya.

Dr Taufik menyebut setidaknya ada 4 tugas pokok yang dilakukan TPF.

“Yang pertama dia harus mengidentifikasi memverifikasi dan mencari penyebab, kenapa orang-orang itu tiba-tiba meninggal dunia,” ungkapnya.

“Kemudian yang kedua penyebab meninggal dunianya itu kenapa ya ini kan menjadi satu pertanyaan besar,” imbuhnya.

Kemudian yang ketiga, katanya,tentang  keseluruhan aspek dalam penyelenggaraan dan Pilpres ini yang di situ melanggar unsur hukumnya.

“Misalnya kecurangan, misalnya kenapa input datanya kesalahannya kok bisa sampai beratus kali. jadi TPF ini bukan melulu bicara tentang angka-angka kecurangan atau pelaku kecurangan, tetapi juga bicara semua bentuk ketidakwajaran,” paparnya.

“Yang keempat kenapa nanti ini akan bisa diterima oleh seluruh unsur masyarakat termasuk yang kalah pun dia kan bisa menerima yang kalah pun juga hari ini juga tidak bisa menerima,” sambungnya

Menurut Dr Taufik, dengan adanya TPF yang telah melakukan 4 hal tersebut adalah bagian dari legitimasi bahwa Pemilu kita ini benar-benar sesuai hukum.

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X