Prof. Nasaruddin Umar Sebut Tudingan Radikal Pada Umat Islam Jadi Alat Pemecah Belah

Prof. Nasaruddin Umar Sebut Tudingan Radikal Pada Umat Islam Jadi Alat Pemecah Belah

PANGKALPINANG(Jurnalislam.com)–Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. Nasaruddin Umar dalam Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VII di Pangkalpinang menyampaikan tentang islam wasathiyah.

Ia berharap bahwa Islam wasathiyah yang selama ini digaungkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) bisa diaplikasikan secara nyata di berbagai bidang.

“Maksdunya kan perekonomiannya, pendidikan, competitiveness keterampilannya semakin bagus. Tapi ini belum berbanding lurus, konsekwensi islam wasathiyah yang dianut Islam Indonesia ini harusnya berbanding lurus dengan prestasi umatnya,” kata dia, Kamis (27/2/2020) di Pangkalpinang.

Ia juga menyoroti masih adanya tudingan terkait radikalisme terhadap umat Islam. Prof. Nasaruddin menyebut bahwa tudingan radikal terhadap umat Islam adalah alat pemecah belah umat.

“Itu hanya alat pemecah belah umat,” katanya.

Jikalau ada ekstremisme, menurutnya itu hanya sebagian kelompok kecil saja.

“Terorisme itu kan sudah kehilangan lahan, jadi apalagi yang mau dibidik dengan pembagian kelompok-kelompok itu,” pungkasnya.

 

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X