Responsive image

Potensi 2 Triliun Dollar, Indonesia Didorong Kembangkan Industri Halal Global

Potensi 2 Triliun Dollar, Indonesia Didorong Kembangkan Industri Halal Global

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Untuk menciptakan potensi ekonomi dan keuangan Islam, Pemerintah meminta seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi. Hal itu disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro dalam keterangannya yang dilansir Gatra.com awal pekan ini).

Menurut Bambang, pemerintah berkomitmen menyediakan infrastruktur, regulasi dan mempromosikan ekonomi dan keuangan Islam. Termasuk mendorong Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) mengintegrasikan ide dan inovasi dengan inovasi teknologi. Sehingga, ekonomi dan keuangan Islam nasional diharapkan tumbuh lebih cepat dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.

Belajar dari perkembangan ekonomi Islam yang progresif di Dubai dan Malaysia, pemerintah merasa penting untuk mengintegrasikan aspek teknologi ke dalam kerangka pembangunan ekonomi Islam.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengubah masyarakat dan menciptakan laju perkembangan baru. Melalui inovasi teknologi, telah tercipta digitalisasi yang mempercepat perputaran informasi yang kemudian telah mengubah struktur ekonomi global dan nasional. “Era ini akan menjadi era ekonomi digital, menandai proses revolusioner dari apa yang disebut revolusi industri keempat atau industri 4.0,” kata Bambang.

Apalagi, menurut Bambang, ada potensi besar pengembangan ekonomi Islam, khususnya industri halal. Berdasarkan Laporan Ekonomi Islam Global terbaru, diperkirakan bahwa muslim global menghabiskan lebih dari US$2 trilyun di seluruh sektor gaya hidup pada tahun 2016. Di Indonesia, yang mayoritas penduduknya beragama Islam, Bambang yakin industri halal punya potensi untuk dikembangkan. “Hampir semua sektor industri halal berpotensi untuk tumbuh di Indonesia,” tegas Bambang.

Namun, sejauh ini kata Bambang, Indonesia belum menjadi pemain global dalam produksi makanan halal, busana muslim, perjalanan halal, dan sektor lainnya. “Pemerintah akan bekerja lebih keras untuk mendorong agar Indonesia mampu menjadi pemain global dalam beragam sektor usaha produk halal serta mempromosikan gaya hidup halal di Indonesia,” kata Bambang.

Bagikan
Close X