Polisi Bantah Hentikan Kasus, Keluarga Siyono : Kami Belum Dapat Perkembangan Hasil Penyidikan

Polisi Bantah Hentikan Kasus, Keluarga Siyono : Kami Belum Dapat Perkembangan Hasil Penyidikan

KLATEN (Jurnalislam.com)- Pengadilan Negeri (PN) Klaten menggelar sidang lanjutan pra peradilan kasus kematian Siyono dengan agenda pembacaan jawaban dari termohon (Polres Klaten-red) atas tuntutan pemohon dalam sidang sebelumnya.

Dalam sidang yang dipimpin oleh hakim ketua Kurniawan Dianto Ginting tersebut, kuasa hukum Polres Klaten AKBP Kusman menegaskan bahwa proses penyidikan atas tersebut masih dilakukan dan belum dihentikan.

Sebelumnya, ketua Tim Pembela Kemanusiaan (TPK) Trisno Raharjo menilai ada penghentian kasus Siyono secara diam-diam mengingat tidak ada perkembangan yang berarti selama tiga tahun paska pelaporan pada Mei 2016.

“Dan apabila ada penghentian penyidikan, Harus dinyatakan dalam bentuk surat SP3 atau surat pemberitahuan penghentian penyidikan, kemudian disampaikan kepada terlapor, jaksa penuntut umum dan tersangka,” katanya.

“Namun termohon sampai saat ini belum ada dan belum pernah mengeluarkan surat SP3 atas perkara yang dilakukan yang dilaporkan oleh Suratmi, karena faktanya proses penyidikan atas perkara itu masih berjalan,” imbuh Kusman.

Menanggapi hal itu, kuasa hukum keluarga Siyono – Suratmi (istri Siyono-red) Taufik Nugroho mengatakan bahwa kliennya selama ini belum pernah mendapatkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP).

“Saya mau bertanya kepada Kapolri telah disampaikan, pak bolehkah dalam waktu selama hampir 3 tahun, kita mei 2016 buat laporan, sampai sekarang detik ini, belum pernah mendapatkan SP2b sama sekali,” ujarnya.

“Belum ada surat pemberitahuan sampai sekarang, kalau mereka bilang pernah berikan tunjukan sekarang, apakah dikirim lewat pos atau apa, kenyataannya klien kami tidak pernah terima,” tandas Taufik.

Sementara sidang pra peradilan kasus Siyono akan dilanjutkan pada rabu, (20/3/2019) dengan agenda pembacaan replik dan duplik serta menghadirkan bukti bukti baru.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X