PHK Massal Industri Penerbangan di Depan Mata

PHK Massal Industri Penerbangan di Depan Mata

JAKARTA(Jurnalislam.com) – Pemutusan hubungan kerja (PHK) di industri penerbangan Indonesia kian nyata. Kondisi ini menunjukkan bahwa kondisi keuangan maskapai sudah sangat tertekan akibat pandemi Covid-19.

Pengamat penerbangan dari Arista Indonesia Aviation Center (AIAC), Arista Atmadjati, menjelaskan bahwa tekanan tersebut terjadi sejak awal tahun. Mulanya, hanya rute penerbangan internasional yang terdampak.

“Karena pertama kali kena itu kan Januari, turis-turis dari China, Hong Kong, Jepang, itu mulai di-cancel. Otomatis Januari sudah mulai goyang,” ujar Arista, Jumat (3/7/20).

Sejak saat itu, bukannya bergerak ke arah positif, kondisi maskapai justru makin parah. Pasalnya, sejak Februari tak hanya rute penerbangan internasional saja yang terdampak, tetapi juga mulai merambat ke domestik.

“Februari domestik kena juga. Bayangin mulai Januari sampai Juli. Jadi kalau ada PHK, itu memang keniscayaan, tidak terhindarkan,” tegasnya.

Merosotnya jumlah penumpang, menurutnya juga berdampak pada macetnya tanggungan maskapai terhadap pihak penyedia pendanaan. Dikatakan juga bahwa maskapai mulai mengalami kesulitan untuk membayar sewa pesawat.

“Saya banyak sumber di internal dalam maskapai. Misalnya pesawatnya 100, itu sama lessor, karena cicilannya telat untuk bayar sewa pesawat, sebagian nggak boleh diterbangin,” katanya.

“Paling banyak sekarang cuma 30% yang bisa terbang. Karena pesawatnya dikunci nggak boleh sama lessor-nya karena angsurannya nggak lancar,” lanjutnya.

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X