Pasukan Assad Kalah Perang, Rusia Kirim Peralatan Militer Canggih ke Suriah

SURIAH (Jurnalislam.com) – Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov telah mengkonfirmasi bahwa penerbangan "kemanusiaan" negara mereka ke Suriah membawa peralatan militer serta bantuan kemanusiaan – setelah AS dan NATO memperingatkan Moskow mengenai keterlibatannya dalam konflik Suriah.

"Pesawat Rusia mengirim peralatan militer dan bantuan kemanusiaan ke Suriah sesuai dengan kontrak saat ini," kata Lavrov kepada wartawan, Kamis (10/09/2015).

Koran harian Kommersant Rusia mengatakan sebelumnya pada hari Kamis bahwa kendaraan lapis baja canggih Moskow BTR-82A ada di antara senjata yang dipasok ke Damaskus.

Moskow beralasan bahwa penerbangan ke Suriah hanya untuk tujuan kemanusiaan.

Kremlin pada hari Kamis menolak berkomentar mengenai apakah pasukan Rusia bertempur di Suriah, setelah sumber di Lebanon mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa pasukan Rusia telah mulai berpartisipasi dalam operasi militer di sana.

Seorang pejabat AS, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa dua kapal tank-landing baru-baru ini tiba di Tartus dan sekitar selusin kendaraan lapis baja Rusia sekarang berada di bandara Bassel al-Assad, nama dari kakak Presiden rezim  Suriah Bashar al-Assad.

Pejabat itu mengatakan puluhan infanteri angkatan laut Rusia telah tiba di Suriah, namun peran mereka cenderung untuk melindungi perangkat keras militer yang masuk bukannya penyebaran pasukan di lapangan tempur.

Selain itu, transporter militer raksasa lain Antonov-124 Condor telah terbang ke bandara tersebut, sehingga jumlah total transportasi penerbangan menjadi setidaknya empat dalam beberapa hari terakhir.

Krisis mematikan di Suriah berkembang lebih rumit, di mana konflik telah merenggut hampir 250.000 orang sejak 2011 dan memicu arus besar keluarnya pengungsi – banyak di antaranya melarikan diri ke Eropa.

Dalam wawancara dengan Al Jazeera, Mamoun Abu Nowar, seorang pensiunan angkatan udara umum Yordania, mengatakan pada hari Kamis bahwa Rusia mengirimkan jet tempur untuk mendukung militer Suriah.

"Jelas bahwa pasukan Assad menghadapi kemunduran. Jadi gerakan Rusia ini mengirimkan sinyal besar bahwa Assad tidak boleh kalah," katanya, seraya menambahkan bahwa diperkirakan 1.000 rumah "prefabrikasi" telah dibangun di Suriah untuk menampung pasukan Rusia.

Deddy | Al Jazeera | Jurniscom

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X