Pasca Penembakan di Masjid Quebec, PM Kanada Dukung Penuh Warga Muslim

Pasca Penembakan di Masjid Quebec, PM Kanada Dukung Penuh Warga Muslim

KANADA (Jurnalislam.com) – Di tengah penembakan mematikan di sebuah masjid Quebec, Perdana Menteri Justin Trudeau pada hari Senin mengatakan bahwa semua warga Kanada berdiri bersama penduduk minoritas Muslim.

“Kejahatan mengerikan kemarin malam melawan komunitas Muslim adalah tindakan teror yang dilakukan terhadap Kanada dan terhadap semua warga Kanada,” kata Trudeau di House of Commons, lansir World Bulletin, Senin (30/01/2017).

Bagi satu juta warga Kanada yang beragama Islam, ia mengatakan “36 juta hati ikut hancur bersama Anda,” menyinggung penduduk negara itu.

“Kami akan berduka dengan Anda, kami akan membela Anda, kami akan mencintaimu, dan kami akan berdiri bersama Anda, dan selama beberapa hari mendatang saling menghibur satu sama lain,” kata perdana menteri.

“Kanada tidak akan terintimidasi,” tambah Trudeau. “Kami tidak akan membalas kekerasan dengan kekerasan lagi. Kami akan membalas ketakutan dan kebencian dengan cinta dan kasih sayang.”

Pada sore hari, perdana menteri dijadwalkan melakukan perjalanan ke Kota Quebec dengan pemimpin oposisi Rona Ambrose untuk berjaga-jaga.

Salah satu tersangka berada dalam tahanan setelah melakukan penembakan hari Ahad di Pusat Kebudayaan Islam di Quebec sementara satu orang yang lain telah diperiksa sebagai saksi.

Laporan awal polisi dan saksi mengatakan ada dua penembak, memakai masker, yang menembaki sekitar 50 jamaah yang sedang melakukan sholat isya.

Enam orang meninggal dunia dan delapan lainnya terluka akibat penembakan.

Bagikan
Close X