Responsive image

Panitia Haornas Solo Desak Polisi Usut Munculnya Spanduk Anonim Tolak Neno Warisman

Panitia Haornas Solo Desak Polisi Usut Munculnya Spanduk Anonim Tolak Neno Warisman

SOLO (Jurnalislam.com) – Panitia aksi Jalan Sehat Umat Islam Hari Olahraga Nasional (Haornas) dan Masyarakat Solo, Dadyo Hasto menyayangkan pihak-pihak yang membuat spanduk provokatif tanpa nama yang menolak kedatangan Neno Warisman ke Solo yang muncul di beberapa titik kota Solo beberapa waktu yang lalu.

Dijadwalkan, salah satu tokoh gerakan 2019GantiPresiden itu akan menjadi pembicara bersama musisi Ahmad Dani, dan ustaz Tengku Zulkarnaen dalam aksi Jalan Sehat Umat Islam dan masyarakat Solo dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) pada 9 september nanti.

“Sangat menyayangkan pembuatan spanduk tersebut oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, karena Solo sebagai kota budaya dan pariwisata terkenal sebagai masyarakat yang santun dan ramah terhadap tamu yang berkunjung, jadi oknum ini salah jika mengatasnamakan warga Solo karena perilaku oknum ini berbeda dengan warga Solo,” katanya kepada Jurnalislam.com sabtu, (25/8/2018).

Lebih lanjut, ustaz Hasto meminta pihak yang kontra dengan kegiatan tersebut untuk dapat menyampaikan keberatannya kepada panitia langsung, ia menjelaskan bahwa panitia akan menerima dengan tangan terbuka masukan dari pihak manapun.

“Bukankah jika keberatan, bisa bertemu panitia, selama niat baik maka kita akan terima dan berdiskusi bersama, karena sudah tidak jamannya intimidasi dan lempar batu sembunyi tangan transparansi, komunikasi adalah hal utama saat ini,” ujarnya.

Ustaz Hasto meminta semua pihak untuk tenang dan tidak terprovokasi. Ia mendesak aparat kepolisian untuk dapat mengusut tuntas terkait munculnya spanduk provokatif yang sudah meresahkan masyarakat kota Solo tersebut.

“Meminta kepolisian agar mengusut kejadian ini karena oknum tidak bertanggungjawab ini telah memprovokasi dan menyebar perasaan tidak suka terhadap seseorang secara terbuka, dan saya yakin kepolisian akan mengusut masalah ini secara profesional, transparan dan akuntabel,” tandas ustaz Hasto.

Sebelumnya, muncul spanduk penolakan yang mengatasnamakan masyarakat Solo terhadap Neno Warisman di beberapa titik di kota Solo, seperti di Sriwedari, Kotabarrat, Gendengan, dan Jongke.

Reporter: Arie Ristyan

Bagikan

2 thoughts on “Panitia Haornas Solo Desak Polisi Usut Munculnya Spanduk Anonim Tolak Neno Warisman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X