Pakar: Paru-paru Penyintas Covid Lebih Buruk dari Perokok

Pakar: Paru-paru Penyintas Covid Lebih Buruk dari Perokok

JAKARTA(Jurnalislam.com) — Covid-19 dapat menyisakan kerusakan yang cukup signifikan pada paru-paru orang yang sudah pulih. Hal ini diperkuat dengan foto-foto hasil pencitraan X-ray yang dibagikan oleh Dr Brittany Bankhead-Kendall yang telah merawat ribuan pasien Covid-19 sejak pandemi pertama kali terjadi.

Dokter yang juga merupakan asisten profesor di Texas Tech University Health Sciences Center ini membagikan tiga foto hasil rontgen. Ketiga foto rontgen ini diambil dari individu sehat, perokok, dan pasien Covid-10 yang sudah pulih.

Foto rontgen individu sehat menunjukkan sepasang paru-paru yang tampak normal. Pada foto rontgen milik perokok, tampak sepasang paru-paru yang sebagiannya tertutupi warna putih. Sedangkan paru-paru pasien Covid-19 yang tampak pada foto rontgen terlihat didominasi oleh warnah putih dan hampir tidak jelas terlihat.

Ketiga foto tersebut diunggah oleh Dr Bankhead Kendall melalui akun Twitter pribadi miliknya. Bersamaan dengan unggahan foto tersebut, Dr Bankhead Kendall ingin kembali mengingatkan masyarakat mengenai dampak Covid-19 terhadap kesehatan.

“Saya tidak tahu siapa yang perlu mendengarkan ini, tetapi paru-paru pasca-Covid-19 tampak lebih jelek daripada segala macam paru-paru buruk milik perokok yang pernah kami lihat,” tutur Dr Bankhead Kendall, seperti dilansir The Sun.

Setelah mengunggah ketiga foto tersebut, Dr Bankhead Kendall mengatakan dia menerima banyak sekali respons dari orang-orang yang juga mengalami hal serupa. Tak sedikit dari orang-orang tersebut yang kemudian mengkhawatirkan risiko kesehatan mereka di masa mendatang.

Dr Bankhead Kendall mengatakan semua pasien Covid-19 bergejala yang pernah dia rawat memiliki hasil ronsen dada yang buruk. Selain itu, sekitar sepertiga dari pasien Covid-19 tak bergejala juga memiliki hasil pencitraan X-ray dada yang buruk.

Sumber: republika.co.id

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X