Laskar ALMUMTAZ Gerebek Salon Mesum, 3 Orang Terjaring

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Sebuah salon kecantikan di Jalan A.H Nasution, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya digerebek puluhan laskar dari Aliansi Aktivis dan Masyarakat Muslim Tasikmalaya (ALMUMTAZ), Selasa (1/3/2016) siang.

“Menurut informasi yang beredar, memang terlihat didepan itu beckgroundnya salon ternyata didalamnya ada esek-eseknya semacam ini prostitusi,” kata korlap aksi, Ustadz Ucu dari Brigade Tholiban.

Dalam operasi tersebut, laksar memergoki 1 karyawan wanita dengan 2 pelanggan pria dalam ruangan ‘praktek’. Salah seorang pelanggan yang mengaku asal Garut mengatakan, dirinya baru pertama kali datang ke salon ‘plus-plus’ itu.

“Saya baru pertama kali kesini, setelah membeli onderdil motor, dan tahu tempat ini dari teman saya,” ujar pria 23 tahun itu.

Sepak terjang tempat mesum berkedok salon bernama Merlinda Hair & Beauty itu cukup rapih. Warga sekitar mengaku tidak tahu salon tersebut dijadikan tempat ‘esek-esek’.

“Baru tahu salon yang setiap hari beroperasi ini, ternyata di dalamnya esek-esek, kalau saya tahu dari awal, udah habis digerebek sama kita,” tegas salah seorang tukang ojek yang biasa mangkal di samping Salon Merlinda.

Laskar kemudian menyerahkan para pelaku ke Polsek Mangkubumi dan memanggil Lurah serta Kecamatan setempat untuk meminta klarifikasi terkait perizinan salon tersebut.

Kapolsek Mangkubumi, IPTU Suyitno menegaskan akan segera memproses kasus tersebut. “Kasus hal seperti ini baru terjadi diwilayah kami, dan kami akan proses, terkait perizinan kami akan komunikasikan dengan pemerintah,” tegasnya.

Sementara itu Kasi Ketenteraman dan Ketertiban Kecamatan Mangkubumi mengatakan, “Kami akan mengecek kelapangan karena terus terang saja kami kesulitan, dengan data Perusahaan yang memenuhi izin dan belum, terkait kasus ini kita akan mengadakan pembinaan secara berlanjut khususnya di wilayah kecamatan Mangkubumi.”

Pengurus ALMUMTAZ, Asep Lugeza menilai, aktifitas salon tersebut telah menjatuhkan martabat ulama dan pemerintah. “Karena isu di luar, kegiatan penyalahgunaan salon tersebut mendapat keistimewaan dari para ulama khususnya penegak Hisbah, padahal warga sekitar tidak tahu dan itu kami ketahui dari orang luar Kecamatan Mangkubumi,” tuturnya.

Reporter: Habeqi, Hisyam | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

 

MUI Kota Probolinggo: Syiah Adalah Musuh Kita Bersama

PROBOLINGGO (Jurnalislam.com) – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Probolinggo, K.H. Nizar Irsyad mengatakan, kelompok Syiah mengaku sebagai pecinta Ahlul Bait (keluarga nabi Muhammad SAW), namun pada kenyataannya Syiah justru menghancurkan Ahlul Bait.

“Syaih adalah musuh kita bersama karena telah banyak kebohongan-kebohongan yang di lakukan oleh syiah, antara lain kebohongan-kebohongan Syiah mereka mengaku-ngaku sebagai pejuang  ahlu bait, prakteknya amaliyahnya sehari-hari, ajarannya justru menghancurkan keutuhan keluarga Ahlu Bait,” tegasnya dalam acara Deklarasi dan Pengukuhan Pengurus Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS) Probolinggo, Ahad (28/2/2016).

Pengurus PCNU Kota Probolinggo itu berharap ANNAS mampu merehabilitasi warga Nahdliyin yang menjadi korban ajaran sesat Syiah.

“Karena yang banyak terjebak dan menjadi korban ajaran sesat Syiah ini adalah warga Nahdatul Ulama,” ujarnya.

Selain itu, Kyai Nizar meminta kepada pemerintah kota Probolinggo dan aparat TNI, Polri untuk mengawal Fatwa MUI Jawa Timur tentang kesesatan Syiah dengan tidak memberikan ruang gerak kepada Syiah di Kota Probolinggo.

Reporter: Findra Eko | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam

Distrik Khar Khordi Char Chino Kembali Kepangkuan Imarah Islam Afghanistan

URUZGAN (Jurnalislam.com) – Laporan yang datang dari kabupaten Char Chino – yang telah dibagi menjadi 2 kabupaten yaitu Khar Khordi dan Shahid Hassas oleh antek admin rezim Kabul – mengatakan bahwa Mujahidin Imarah Islam berhasil sepenuhnya membebaskan dan mengusir musuh keluar dari kabupaten Khar Khordi setelah operasi beberapa jam hari Senin (29/02/2016), Al Emarah News melaporkan.

Kabupaten Khar Khordi, yang merupakan pintu gerbang menuju Gazab, Chora, Deh Rawod dan Darweshan berada di bawah pengepungan Mujahidin untuk waktu yang sangat lama dan memperoleh pasokan melalui udara, diserbu mujahidin. Begitu juga dengan markas besar polisi, sebuah markas besar dan sekitar 18 pos pemeriksaan defensif pada pertengahan sore hari, menurut pejabat yang menambahkan bahwa 13 APC musuh dan 5 truk pickup hancur dalam pertempuran itu, beberapa mayat musuh tertinggal di pertempuran sementara Mujahidin masih mengejar musuh yang melarikan diri.

Sejumlah besar senjata dan peralatan militer juga telah disita.

Rincian lengkap tentang operasi sementara akan diperbarui kemudian.

 

Deddy | Al Emarah News | Jurnalislam

Lebih 150.000 Bayi dari Pengungsi Suriah Lahir di Turki

TURKI (Jurnalislam.com) – Lebih dari 150.000 bayi Suriah telah lahir di Turki sejak konflik Suriah dimulai, Wakil Perdana Menteri Turki Lutfi Elvan mengatakan Senin (29/02/2016), menggarisbawahi beban kemanusiaan yang dikeluarkan oleh Ankara, lansir World Bulletin.

Dalam sesi pembukaan dewan hak asasi manusia PBB di Jenewa, Elvan mengatakan Turki telah "melakukan sepenuhnya untuk memikul sebagian besar bencana kemanusiaan" yang disebabkan oleh lebih dari lima tahun perang saudara di Suriah.

"Jumlah bayi Suriah yang lahir di Turki mencapai hampir 152.000," kata Elvan di hadapan dewan, menurut salinan sambutannya yang telah disiapkan, mencatat bahwa negaranya juga menjadi tuan rumah bagi lebih dari 2,7 juta pengungsi Suriah, lebih banyak dari negara tetangga Suriah lainnya.

Ankara berulang kali mengecam masyarakat internasional yang tidak terlibat lebih banyak dalam menghadapi krisis perpindahan besar Suriah, dengan lebih dari setengah penduduk negara itu terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat pertempuran.

Elvan mengulang kembali seruannya pada hari Senin, mendesak negara-negara dunia, termasuk Barat untuk "bertindak sejalan dengan prinsip-prinsip pembagian beban" krisis kemanusiaan Suriah.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Komandan Tinggi Syiah Hizbullah Lebanon Ditemukan sudah jadi Mayat di Aleppo

SURIAH (Jurnalislam.com) – Milisi Syiah Hizbullah lebonan telah menemukan tubuh salah satu komandan senior mereka yang hilang, Ali Fayyad, setelah laporan sebelumnya mengatakan ia tewas di provinsi Aleppo, Suriah utara, Al Arabiya News Channel melaporkan Senin (29/02/2016).

Laporan tewasnya Fayed pertama kali muncul pada 26 Februari ketika aktivis Suriah mengatakan ia dibunuh di Aleppo.

Fayad, yang berasal dari desa Ansar di Libanon selatan, dianggap sebagai salah satu komandan militer penting di pasukan Syiah Hizbullah.

Syiah Hizbullah tidak memberi tahu jumlah pejuangnya yang tewas di Lebanon selama konflik Suriah, tapi Washington Institute for Near East Studies menyebutkan sekitar 865 pasukan Sekte Hizbullah tewas dalam empat tahun terakhir.

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

Taliban Lakukan Serangan Terkoordinasi pada 3 Pos Militer di Faryab

FARYAB (Jurnalislam.com) – Mujahidin Imarah Islam melancarkan serangan terkoordinasi pada posisi militer musuh di wilayah Qamchaq Kabupaten Pashtun Kot pagi ini di tengah operasi militer yang sedang berlangsung tahunan “operasi Azm” , Al Emarah News melaporkan, Senin (29/02/2016).

Operasi di mana senjata berat dan ringan yang digunakan masih berlangsung saat ini di 3 pos pemeriksaan militer sejauh ini telah dikuasai, seorang komandan dan 2 pengawalnya tewas dan 4 lainnya luka-luka.

Demikian pula 4 kuda dan 2 sepeda motor musuh juga telah disita.

Rincian lebih lanjut tentang situasi yang sedang berlangsung akan diperbarui kemudian.

Taliban Bantah Klaim Musuh

Kedatangan Dostum dan milisi untuk provinsi Jowzjan dan Faryab disambut oleh Mujahidin dengan serangan berat yang menyebabkan musuh mengalami kerugian mematikan setelah berusaha merebut kembali distrik Khwaja Musa provinsi Faryab dengan bantuan kekuatan udara dan pasukan darat tetapi segala puji hanya untuk Allah saja, musuh menderita kekalahan memalukan dan saat ini dikepung dan diserang di sekitar ibukota.

Puluhan personel musuh tewas dan terluka dalam bentrokan di Khwaja Musa termasuk 5 komandan yaitu Bismillah, Shamal, Sattar, Najeeb dan Ismail. Klaim bahwa musuh membunuh sejumlah besar Mujahidin termasuk 4 pejabat tinggi atau sejumlah besar Mujahidin menyerahkan diri sepenuhnya adalah klaim palsu dan dibuat-buat.

Kami hanya kehilangan 1 Mujahid di seluruh operasi.

 

Deddy | Al Emarah News | Jurnalislam

Rezim Assad telah Bunuh 29 Orang Sejak Gencatan Senjata Suriah

SURIAH (Jurnalislam.com) – Oposisi moderat Suriah mengatakan rezim Suriah dan sekutunya membunuh 29 orang dalam serangan setelah baru-baru ini menyepakati perjanjian mengakhiri perperangan, Anadolu Agency melaporkan, Senin (29/02/2016).

Dalam surat yang dikirim kepada Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon hari Ahad, kepala oposisi terkait Komite Negosiasi Tinggi Suriah, Riyad Hijab, mengatakan bahwa rezim Bashar al-Assad, Rusia, Iran dan unit bersenjata asing lainnya sedang melakukan serangan terhadap rakyat Suriah meskipun kesepakatan untuk menghentikan permusuhan mulai berlaku pada 27 Februari

Hijab mengatakan pasukan rezim telah melanggar kesepakatan di 25 daerah berbeda yang dikuasai oleh oposisi dengan 24 insiden penembakan artileri dan lima operasi darat. Dia juga mengatakan bahwa pesawat tempur Rusia yang didukung pasukan rezim melakukan 26 serangan udara, termasuk serangan dengan bom cluster dan vakum.

Komite meminta PBB dan kelompok Friends of Syria mengambil langkah yang diperlukan untuk menghentikan pelanggaran Rusia.

Kesepakatan penghentian perperangan yang ditengahi pekan lalu oleh AS dan Rusia, mulai berlaku tengah malam Jumat waktu setempat.

Suriah tetap terkunci dalam perang global sejak awal 2011, ketika rezim Assad menumpas protes pro-demokrasi, yang meletus sebagai bagian dari pemberontakan "Musim Semi Arab (Arab Spring)".

Sejak itu, lebih dari 250.000 orang (470.000 orang menurut lembaga kemanusian lokal) telah tewas dan lebih dari 10 juta lainnya mengungsi, menurut angka yang dirilis oleh PBB.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

 

 

Inggris Kirim Pasukannya ke Tunisia di Perbatasan Libya

TUNISIA (jurnalislam.com) – Inggris mengirimkan tim pelatihan sekitar 20 tentara ke Tunisia dengan alasan untuk membantu menghentikan orang-orang yang masuk secara ilegal dari negara tetangga Libya, Menteri Pertahanan Michael Fallon mengatakan kepada parlemen pada hari Senin (29/02/2016), lansir World Bulletin.

"Sebuah tim pelatihan terdiri dari sekitar 20 tentara dari 4 Brigade Infanteri sekarang bergerak ke Tunisia untuk membantu gerakan kontra lintas batas ilegal dari Libya dalam mendukung pemerintah Tunisia," katanya.

Inggris seharusnya tidak memiliki "peran tempur" di Libya, tetapi siap untuk memberikan saran dan pelatihan militer bagi pemerintah Libya jika diminta untuk melakukannya dan hanya dengan persetujuan terlebih dahulu dari anggota parlemen Inggris.

Dia membantah bahwa pilot British bergabung dengan pasukan udara lainnya dan mengambil bagian dalam misi seluruh negeri.

Libya telah memiliki parlemen dan pemerintah saingan sejak 2014, setelah aliansi milisi menyerbu Tripoli dan memaksa pemerintahan yang diakui secara internasional untuk melarikan diri ke timur yang terpencil di negara kaya minyak tersebut.

Libya terlempar ke dalam kekacauan setelah oleh ulah pemberontakan yang didukung NATO untuk menggulingkan penguasa lama Moamer Kadhafi pada 2011.

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Pejabat Yaman: Syiah Houthi Rekrut Tentara Bayaran Afrika untuk Perkuat Sanaa

YAMAN (Jurnalislam.com) – Seorang pejabat militer Yaman mengatakan pemberontak Syiah Houthi yang didukung Republik Syiah Iran dan pasukan sekutu mereka telah mulai merekrut "tentara bayaran," yang sebagian besar datang dari negara-negara Afrika, Al Arabiya News Channel melaporkan Senin (29/02/2016).

Wakil Kepala Staf Jenderal Nasir al-Tahiri mengatakan langkah Syiah Houthi dan pasukan sekutu Ali Abdullah Saleh yang terguling itu untuk menunjang front mereka yang melemah di ibukota Sanaa dan gubernuran barat laut Saada

Sementara itu, sumber militer mengatakan Saleh telah memerintahkan pasukan Garda Republik untuk mundur dari pusat al-Baydha, barat daya Ibb dan Dhammar (barat dari al-Bayda) dan akan dikonsolidasikan di Sanaa saat pertempuran memanas.

Ini bukan pertama kalinya kekuatan luar negeri membantu pemberontak di Yaman.

Pekan lalu, pemerintah Yaman yang diakui secara internasional mengatakan ia memiliki bukti bahwa gerakan Syiah Lebanon Hizbullah mendukung kelompok milisi Houthi.

Pemerintah yang diakui secara internasional, Presiden Abedrabbo Mansour Hadi, telah menyatakan Aden sebagai ibukota sementara negara itu setelah Syiah Houthi dan sekutu mereka mengusir mereka keluar dari Sanaa dan banyak wilayah di utara Yaman sejak September 2014.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

Dicitrakan Teroris, Guru TPA Adukan Kepala Dusun ke Polisi

KARANGANYAR (Jurnalislam.com) – Sejumlah aktivis Islam dari Forum Umat Islam (FUI) Karangnyar mendatangi Polsek Matesih, Kabupaten Karanganyar, Senin (29/2/2016). Kedatangan mereka untuk melakukan klarifikasi kepada Polsek Matesih terkait empat warga desa Koripan, Kecamatan Matesih yang dicitrakan teroris oleh Kepala Dusun.

Keempat warga Desa Koripan itu adalah Heru Wiyono (29), Wari Widodo (29),Sularno(24), Suyadi (27). Mereka adalah aktivis masjid, dai dan guru TPQ (Taman Pendidikan Qur’an) di desa Koripan.

Tuduhan keterlibatan empat guru TPQ dalam kasus terorisme itu bermula dari informasi Kepala Dusun (Kadus) Koripan bernama Suryanto, yang menyatakan bahwa Polsek dan Koramil Matesih sedang dalam pengembangan kasus Diklat SAR sebuah ormas Islam di wilayah Temanggung.

Sehingga aparat intel mencari informasi ke Desa Koripan dan mendapatkan laporan dari warga bahwa nama-nama tersebut berpaham radikal.

“Alasannya karena tidak mau mengikuti kegiatan kemasyarakatan sebagaimana warga pada umumnya,” kata Mulyanto, Sekretaris FUI Karanganyar mengutip tudingan Suryanto.

Dalam laporannya, Kadus Suryanto mengaku telah diminta pihak polsek dan koramil untuk melakukan pengawasan dan pembinaan kepada nama-nama tersebut.

Namun, Kanit Intelkam Polsek Matesih AIPTU Suratmo menyatakan tuduhan Suryanto terhadap empat warganya itu tidak tepat.

"Setau saya tidak ada rilisan resmi dari Kapolsek Matesih bahwa kami menyebutkan keempat temen-temen ini sebagai teroris," kata Suratmo.

"Kami memang ada Program Nasional Deradikalisasi yang telah digulirkan oleh Mabes Polri kepada ormas apapun di daerah Matesih, dan kami akan selalu bersilaturahmi kepada semua ormas dan semua agama," tambahnya.

Aiptu Suratmo meminta agar Suryanto menarik tuduhannya dan membersihkan nama-nama tertuduh yang sudah dicemarkan karena terindikasi teroris.

“Kadus (Koripan) tidak dapat memberikan bukti pernyataannya bahwa nama-nama yang disebut di atas terindikasi sebagai teroris,” katanya.

Mulyono kemudian mendesak Polsek Matesih untuk mengawal kasus ini dengan tuntas. "Kami berharap pihak kepolisian bisa menyelesaikan kasus ini sebaik-baiknya, dan kami ingin dimediasi dengan Kepala Dusun (Kadus) Koripan karena isu ini berasal dari pak Kadus," ungkapnya kepada Jurnalislam.

Mulyono menegaskan, tudingan Suryanto tersebut merupakan pembunuhan karakter terhadap guru-guru TPQ yang telah berdampak buruk.

Hal tersebut diakui salah satu guru TPQ Heru Wiyono. Ia mengeluhkan anak-anak didiknya yang menolak datang ke TPQ karena mengetahui gurunya ‘teroris’.

"Karena isu kami berpemahaman teroris, banyak anak didik kami enggan datang ke TPQ,” ujar Heru.

Reporter: Riyanto | Editor: Ally Muhammad Abduh | Jurnalislam