Pasukan Irak Rebut 12 Distrik di Fallujah dari IS

BAGHDAD (Jurnalislam.com) – Pasukan Irak telah menguasai 12 kabupaten Fallujah hanya beberapa jam setelah peluncuran operasi militer yang bertujuan untuk merebut kota dari kelompok IS (Islamic State) menurut sumber keamanan setempat, lansir World Bulletin, Senin (23/05/2016).

Fallujah dianggap kubu utama IS di provinsi Anbar, Irak barat.

Petugas polisi federal Raed Jawdat mengatakan dalam sebuah pernyataan hari Senin bahwa pasukan gabungan – termasuk pasukan tentara, unit pasukan khusus, milisi pro-Irak dan pejuang suku – antara lain telah berhasil merebut kabupaten Subaihat, Al-Shihabi, Al-Lifiyya, Al-Karma, Al-Boaudh, Jamilah, Al-Bouhadid, Al-Nasser dan Al-Sajr.

Jawdat menambahkan bahwa sekitar 40 pasukan IS sejauh ini tewas dalam operasi untuk merebut kembali Fallujah yang sedang berlangsung, yang menggunakan senjata menengah dan berat.

Pada Ahad malam, Perdana Menteri Haidar al-Abadi mengumumkan peluncuran operasi militer.

Terletak di sepanjang Sungai Efrat sekitar 50 kilometer sebelah barat ibukota Baghdad, Fallujah – yang jatuh ke tangan IS pada awal 2014 – saat ini adalah rumah bagi sekitar 90.000 orang.

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

 

Serangan Bom Simultan Hantam Wilayah Rezim Assad, 148 Orang Tewas

SURIAH (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 148 orang tewas dalam beberapa serangan yang diklaim oleh kelompok IS (Islamic State) di kawasan yang dikendalikan oleh rezim Suriah, kata sebuah kelompok pemantau, lansir Aljazeera, Senin (23/05/2016).

Televisi rezim Suriah juga melaporkan serangan tersebut, melaporkan korban tewas 78.

Bom mobil simultan dan pelaku bom menghantam stasiun bus, rumah sakit dan tempat lain di kota-kota pesisir Tartus dan Jableh pada hari Senin, tampaknya dilakukan untuk merusak pertahanan rezim, menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris.

Serangan-serangan jenis itu merupakan yang pertama di Tartous, ibukota provinsi Tartous yang merupakan lokasi fasilitas angkatan laut Rusia, serta Jableh di provinsi Latakia, dekat pangkalan udara yang dioperasikan Rusia.

Rekaman yang disiarkan oleh saluran berita Ikhbariya yang dikelola negara mengenai adegan ledakan di Jableh menunjukkan beberapa mobil dan minivan yang terbalik dan terbakar.

Observatory mengatakan 148 orang tewas dalam serangkaian serangan. Dikatakan ada tujuh ledakan yang mengoyak kedua lokasi secara bersamaan: Empat di Jableh, termasuk tiga bom sabuk dan satu bom mobil, dan empat di Tartus, dua pembom sabuk dan satu bom mobil.

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

Sambut Ramadhan, YPPU Al Huda Gelar Lomba Hafidz Cilik Soloraya 2

SURAKARTA (Jurnalislam.com) – Yayasan Pendidikan dan Pembinaan Umat Al Huda menggelar lomba Hafizh Cilik di komplek masjid Jami' Majelis Ulama Indonesia (MUI), Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Ahad (22/5/2016). Kegiatan digelar untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1437 H.

Ketua Yayasan Al Huda, Ustadz Suwondo berharap kegiatan tersebut merubah kebiasaan anak-anak untuk lebih mencintai Al Qur'an. Selain itu, dirinya kegiatan tersebut diikuti oleh lembaga-lembagai lain di Soloraya untuk menyongsong target Soloraya menghafal Qur'an.

"Kita ingin memotivasi anak-anak untuk bisa menghafal Al Qur'an, lomba semacam ini targetnya kedepan kegiatan menghafal Al qur'an bisa menjadi kebiasaan anak-anak," ucap Suwondo.

Dalam acara, panitia mengadakan dua lomba yakni Tartil Quran dan Tahfidz yang dibagi menjadi dua kategori. Untuk kategori pertama, tingkat kelas 1 sampai 3 SD dan yang kedua kelas 4 sampai 6 SD.

"Karena mungkin waktunya tidak cukup, kita batasi sebelum dzuhur selesai. Jadi untuk dua lomba ini saja kita sudah kewalahan karena banyak peserta yang daftar," imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang peserta, Muhammad Alfin Munandar, siswa kelas 6 SD Al Karimah Karanganyar menegaskan kesiapannya mengikuti lomba tersebut. "Saya cari pengalaman mas, dan siap meraih juara, hafalan saya mulai juz 26 sampai 30," ucapnya yakin.

Lomba kali ini diikuti oleh 50 peserta per kategori, namun pantauan jurnalislam sudah tercatat 60 peserta lebih ditiap kategori. Meskipun sudah membatasi peserta hingga 50, namun panitia menambah kuota peserta dikarenakan pendaftar yang membludak.

Reporter: Edy | Editor: Ally Muhammad Abduh

Kecam Rencana Pencabutan Perda Miras, PP Persis : Jangan Korbankan Akhlak Demi Devisa

JAKARTA (Jurnalislam.com) – PP Persatuan Islam (Persis) melalui Wakil Ketua Umum Dr Jeje Zaenudin mengecam keras rencana Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, mencabut perda larangan miras yang ditetapkan dan diberlakukan di beberapa daerah di Indonesia.

“Alasan sinkronisasi dan penertiban perda tersebut yang dikemukakan mendagri, spirit dasarnya mensiratkan tetap ingin melindungi dan melegalkan penjualan miras, walaupun hanya kalangan tertentu,” kata ustadz Jeje kepada Jurnalislam, Senin (23/5/2016).

Menurutnya, hal tersebut bertentangan dengan semangat dasar umat Islam yang dijamin oleh undang-undang, yaitu menolak miras secara total kareng bertentangan dengan syariat Islam.

Ia menilai, alasan memberi toleransi bagi pemeluk non-muslim dan para wisatawan asing juga tidak benar dan dinilai berlebihan.

“Sebab yang seharusnya dilakukan oleh negara terhadap rakyatnya dan juga wisatawan asing adalah menegaskan jati diri sebagai bangsa yang berketuhanan yang maha esa, bangsa yang beragama, beradab, mempunyai prinsip yang jelas dalam keberpihakannya terhadap moralitas dan peradaban bangsa,” tandasnya.

“Bukan sedikit-sedikit mengorbankan masa depan akhlak generasi bangsa hanya karena ingin menarik devisa melalui pariwisata,” sambungnya.

Perbandingan keuntungan dengan rusaknya moralitas bangsa akibat rencana ini membuat geram ustadz asal Tasik itu. Ia melihat, ini akan menjadi efek domino untuk generasi muda ke depan.

“Kejahatan merajalela di kalangan generasi muda akibat peredaran miras?” tuturnya pilu.

Oleh sebab itu, ustadz Jeje mengingatkan pemerintah untuk mengambil pelajaran bahwa merajalelanya kejahatan keji yang kain marak di Indonesia salah satu penyebabnya adalah lemah dan gagalnya penegakan hukum, yaitu peraturan yang telah ditetapkan namun tidak pernah dilaksanakan dengan benar dan pelanggaran tidak ditindak aparat hukum sebagaimana mestinya.

“Jadi seharusnya pemerintah berpikir dan berencana memperkeras hukuman peminum miras, pengedar, maupun produsennya, dan memaksimalkan penegakan hukum dari peraturan-peraturan yang telah dibuat, bukan malah mewacanakan memperlonggar dan mencabut perda yang ketat,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Fajar Aditya | Editor: Ally Muhammad Abduh 

Rohis Farih SMAN 2 Tasikmalaya Adakan LAKIF 2016

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Rohis Farih SMA Negeri 2 Tasikmalaya menyelenggarakan Latihan Kepemimpinan Islam Farih (LAKIF) 2016, Ahad (22/05/2016). Ketua Rohis Farih Fakhry Khotibul Umam menyampaikan dalam sambutannya agenda LAKIF ini diselenggarakan sebagai langkah regenerasi kepengurusan FARIH yang dibekali dengan prinsif kepemimpinan dalam Islam.

“Serta menumbuhkan para pengurus Rohis yang tangguh dan siap berjuang dalam kegiatan dakwah di Sekolah,” katanya.

Kegiatan yang diselenggarakan selama dua hari itu, Rohis FARIH mengundang tokoh pelajar Jawa Barat, Feisal Kartapernamana untuk mengisi materi “Kepemimpinan Dalam Islam” kepada 45 Kader FARIH yang hadir.

Dalam materinya, Kang Isal, sapaannya, mengatakan, “Pemimpin adalah proses dimana sebelum kita menjadi pemimpin kita harus melewati banyak tantangan dalam perjalan perjuangan dakwah ini, sebagai mana telah dicontohkan oleh Rasul dan sahabatnya”.

Kang Isal juga mengimbau seluruh Kader Rohis FARIH agar menjaga semangat dalam berjuang untuk terus menyampaikan haq yang menginspirasi kepada para pelajar di sekolah lainnya.

“SMAN 2 adalah salah satu sekolah unggulan Kota Tasikmalaya, maka Rohis FARIH harus memiliki semangat unggulan dalam menyampaikan dakwah kepada para pelajar Tasikmalaya dengan semangat 554 (QS. Al-Maidah ayat 54),” lanjutnya.

Tak hanya itu, Aktifis Forum Mahasiswa Islam (Formasalam) itu juga berpesan diakhir materi, "Kita generasi muda menjadi target serangan Ghazwul Fikri atau Perang Pemikiran yang siap menghancurkan dan melemahkan Generasi Muda Islam".

Kemudian setelah penyampaian materi Kepemimpinan acara dilanjut dengan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) dengan seluruh Kader Rohis FARIH SMAN 2 Tasikmalaya.

Reporter: Hbq | | Editor: Ally Muhammad Abduh

Kunjungi Lumajang, KH Hasyim Muzadi Serukan Ukhuwah Bendung Aliran Sesat

LUMAJANG (Jurnalislam.com) – Anggota Wantimpres, KH Hasyim Muzadi mengingatkan umat Islam untuk mewaspadai aliran-aliran yang memecah belah umat. Ia menjelaskan, salah satu sifat aliran tersebut adalah suka mengkafirkan umat Islam.

"Kalau Wali Songo dulu suka mengislamkan orang kafir, tapi golongan ini sukanya mengkafirkan umat Islam," ujarnya saat berkunjung ke Ponpes Miftahul Ulum, Jatiroto, Lumajang (20/5/2016).

Untuk itu, ia mengajak umat Islam untuk terus menggalang ukhuwah dan mewaspadai aliran-aliran menyimpang di Indonesia.

Mantan Ketua PBNU itu juga menyinggung keadaan umat Islam di Timur Tengah yang sedang dijajah oleh musuh-musuh Islam dengan alasan perang melawan terorisme.

"Kita tidak boleh memberikan alasan pembenaran bagi mereka untuk menyerang negara-negara umat Islam dengan dalih perang melawan teroris," tegasnya.

Sementara itu, KH. Husni Zuhri, pengasuh Ponpes Miftahul Ulum mengucapkan terima kasih kepada KH. Hasyim Muzadi. Ditengah kesibukannya menjadi penasehat presiden, masih meluangkan waktu untuk memberikan tausyiah tentang pentingnya ukhuwah Islamiyah.

Kontributor: Budi | Editor: Ally Muhammad Abduh

 

Kelompok HAM Israel Tolak Permintaan Pengadilan Sebut Nama Informan

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Sebuah LSM Israel yang melacak dugaan pelanggaran tentara zionis terhadap warga Palestina mengatakan kepada pengadilan hari Ahad (22/05/2016) bahwa pemerintah tidak bisa lagi memaksa nama informannya sebagai anonim, lansir AFP.

"Menuntut untuk mengangkat kerahasiaan para saksi hanya akan berbuntut berakhirnya Breaking The Silence," kata pengacara kelompok Michael Sfard di depan hakim pengadilan pada hari pertama sidang mengenai permintaan negara untuk menyerahkan nama-nama.

Sidang ditetapkan akan dilanjutkan pada 18 Juli.

LSM menyediakan platform bagi veteran militer untuk menggambarkan aksi mereka yang mengganggu saat perang di Jalur Gaza tahun 2014 dan dalam operasi di Tepi Barat yang diduduki Israel.

Kantor jaksa berdalih bahwa saksi anonim memungkinkan tersebarnya potensi kebohongan sehingga sulit untuk menyelidiki dugaan pelanggaran.

"Yang dipertaruhkan tidak lebih adalah masa depan Breaking The Silence," kata Sfard dalam sidang yang penuh sesak di Petah Tikva dekat Tel Aviv.

"Hari ini Breaking The Silence menemukan dirinya di pengadilan, besok akan ada blogger, besok akan ada anggota pers lain dan tentu saja LSM lain yang membela hak asasi manusia."

Didirikan pada tahun 2004 oleh para veteran tentara, Breaking the Silence tersebut berada di bawah tekanan politik pemerintah Benjamin Netanyahu, salah satu kelompok sayap kanan dalam sejarah Israel.

Organisiasi ini mengobarkan gerakan intensif tahun lalu ketika menerbitkan sebuah buku tentang perang Gaza2014, di mana 2.251 warga sipil Palestina dan 73 warga Israel tewas, termasuk tuduhan penyalahgunaan dan penggunaan kekuatan militer yang berlebihan oleh lebih dari 60 perwira dan tentara.

Menteri Kehakiman Ayelet Shaked mengatakan Breaking the Silence dan LSM lainnya memberikan bukti kepada PBB yang membentuk dasar penyelidikan PBB tahun 2014 mengenai perang Gaza, yang menyimpulkan Israel mungkin telah bersalah melakukan kejahatan perang.

 

Deddy | AFP | Jurnalislam

Jet Tempur Turki Gempur Posisi PKK di Irak, 30 Milisi Komunis Tewas

ANKARA (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 30 teroris komunis PKK tewas dalam serangan udara yang dilakukan oleh jet Turki di utara Irak Kamis, militer mengumumkan Ahad (22/05/2016), lansir Anadolu Agency.

Menurut pernyataan yang dimuat di situs Staf Umum Turki, pesawat-pesawat tempur Turki dilakukan serangan udara di wilayah Qandil negara tetangga.

Basis PKK di wilayah Metina juga dibom dalam serangan udara terpisah Sabtu (21/05/2016), yang menghancurkan 11 posisi PKK, termasuk tempat penampungan dan persembunyian, tentara menambahkan.

PKK – terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Internasioanal – setelah melanjutkan operasi bersenjata 30 tahun lalu terhadap negara Turki sejak bulan Juli 2015.

Sejak itu, lebih dari 450 personil keamanan Turki tewas dan lebih dari 4.500 milisi komunis PKK juga tewas.

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

PM Inggris: Larangan Muslim Memasuki AS oleh Trump adalah Bodoh, Salah dan Memecah Belah

INGGRIS (Jurnalislam.com) – Perdana Menteri Inggris David Cameron mengatakan hari Ahad (22/05/2016) bahwa ia akan bertemu Donald Trump jika ia menjadi calon presiden dari Partai Republik, Associated Press melaporkan, Ahad.

Pemimpin Inggris mengulangi perkataannya bahwa usulan Trump memberlakukan larangan sementara bagi Muslim memasuki Amerika Serikat adalah "salah dan memecah belah."

Cameron mengatakan "hal itu sangat berbahaya untuk dikatakan" karena tidak membedakan antara mayoritas Muslim yang damai dengan minoritas Muslim yang ekstremis.

Trump mengatakan pekan lalu bahwa ia "tidak akan memiliki hubungan yang sangat baik" dengan Cameron, yang sebelumnya menyebut usulan Trump tersebut "memecah belah, bodoh dan salah."

Trump kemudian mengurangi nadanya, menyebut Cameron "pria yang baik" dan mengatakan perdana menteri itu telah mengundangnya untuk mengunjungi 10 Downing St.

Kantor Cameron mengatakan tidak mengeluarkan undangan resmi, tapi merupakan adat perdana menteri untuk bertemu calon presiden Republik dan Demokrat jika mereka mengunjungi Inggris.

Namun saat ditanya dalam acara ITV "Peston on Sunday" jika apakah ia akan bertemu Trump, Cameron mengatakan: "Saya tidak tahu."

 

Deddy | AP | Jurnalislam

Milisi Komunis PKK Rusak Masjid dan Quran di Tenggara Turki

SIRNAK (Jurnalislam.com) – PKK menodai sebuah masjid dan beberapa salinan Al-Quran di provinsi Sirnak, Turki tenggara, di mana operasi kontra-terorisme tetap berlangsung, Anadolu Agency melaporkan, Ahad (22/05/2016).

Tim berita Anadolu Agency mengambil gambar dari dalam Masjid Geylani di pusat Sirnak baru-baru ini, di mana bangunan itu tidak hanya rusak, dengan lubang peluru terlihat di dinding, tetapi beberapa halaman kitab suci Al Qur’an juga robek, terbakar dan tersebar berantakan dimana mana.

Masjid hancur setelah digunakan oleh pasukan PKK sebagai tempat penampungan selama sekitar satu bulan, sumber keamanan yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada AA.

Menurut rekaman AA dari adegan siaran Ahad, tentara terlihat hati-hati mengambil halaman Al-Quran dari lantai dan menempatkannya di rak-rak yang tinggi.

Sumber, yang berbicara dengan syarat anonim karena pembatasan berbicara dengan media, mengatakan para teroris PKK meledakkan bom rakitan di pintu masuk masjid untuk menghentikan masuknya pasukan keamanan. Ledakan itu merusak tempat ibadah tersebut dengan parah.

Teroris juga menembaki pasukan keamanan dari jendela masjid, yang telah ditutupi dengan lembaran untuk kamuflase, mereka menambahkan.

Operasi militer, yang diluncurkan tanggal 14 Maret bertujuan untuk membersihkan kota dari teroris komunis dan menjamin keamanan masyarakat Turki.

Sejauh ini, 408 teroris PKK telah "dilumpuhkan" oleh pasukan keamanan di provinsi ini, sementara 191 blokade telah diruntuhkan dan 29 parit persembunyian telah ditimbun.

Pasukan Turki juga menyita 1.122 bahan peledak darurat selama 90 hari terakhir, sumber menambahkan.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam