Konvoi Bantuan Kemanusian Akhirnya Sampai di Kota Daraya yang Terkepung Tapi …

daraya-mSURIAH (Jurnalislam.com) – Konvoi telah mencapai dua dari 19 daerah Suriah yang terkepung pada hari terakhir batas waktu yang ditetapkan oleh komunitas internasional untuk kedatangan bantuan kemanusiaan kepada penduduk sipil yang terkena dampak perang, Aljazeera melaporkan, Rabu (01/06/2016).

Konvoi Palang Merah pertama memasuki kota Daraya Suriah yang dikuasai pejuang anti-Assad, Rabu, dalam pengiriman pertama sejak pengepungan diberlakukan rezim Nushairiyah Assad sejak tahun 2012.

Kedua staf PBB dan Syrian Arab Red Crescent terlibat dalam pengiriman, Komite Internasional Palang Merah mengatakan.

Editor diplomatik Al Jazeera, James Bays, melaporkan dari markas besar PBB di New York, bahwa konvoi Daraya mengirim beberapa perlengkapan medis, vaksin, dan barang-barang gizi, seperti susu bayi… tapi tidak ada makanan.

“Sumber mengatakan bahwa rezim Assad tidak mengizinkan semua item medis – mereka pasti tidak memungkinkan perlengkapan bedah ke Daraya,” kata Bays.

Fadi, seorang aktivis lokal, mengatakan kepada kantor berita DPA bahwa konvoi “tidak berisi persediaan makanan, hanya perlengkapan medis dan sekolah”.

Konvoi lain, yang hanya berisi persediaan makanan dan tidak ada obat-obatan, masuk ke wilayah tetangga Moadamiyah.

Bays mengatakan bahwa hari Rabu adalah batas waktu untuk memutuskan apakah harus ada airdrops di daerah terkepung Suriah.

“Hari terakhir batas waktu, akan menjadi awal program airdrop, dimana rezim Suriah kemungkinan mengizinkan sedikit konvoi,” kata dia.

Daraya, yang terletak di timur Ghouta di luar ibukota Damaskus, telah berada di bawah pengepungan rezim Syiah Assad dan sekutunya yang semakin ketat sejak 2012, tanpa akses menuju layanan penting, seperti air dan listrik.

Tidak ada vaksinasi yang telah dilakukan selama waktu itu.

Hanya sekitar 8.000 orang yang tetap berada di Daraya, yang memiliki populasi sekitar 80.000 sebelum perang. Tapi sedikit makanan yang dapat tumbuh secara lokal tidak cukup, penduduk setempat mengatakan.

Pada tanggal 12 Mei, sebuah konvoi lima truk berisi bantuan diperintahkan berbalik arah oleh tentara Assad dalam penolakan dramatis yang berlangsung 11 jam.

Pengiriman hari Rabu terjadi setelah kementerian luar negeri Rusia mengatakan gencatan senjata lokal di Daraya akan dikontrol selama 48 jam untuk memastikan amannya kedatangan bantuan untuk penduduk kota yang terkepung.

“Atas inisiatif Rusia dan dalam perjanjian dengan kepemimpinan Suriah dan Amerika, sebuah operasi ‘rezim diam’ (regime of silence) telah diperkenalkan selama 48 jam pada 1 Juni 2016 pukul 12:01 untuk memastikan pengiriman aman bantuan kemanusiaan bagi penduduk Daraya,” kata Letnan Jenderal Sergei Kuralenko.

Rusia pekan lalu menyerukan “rezim keheningan” (regime of silence) 72 jam di Ghouta Timur dan Daraya di tengah upaya buntu untuk memberi waktu kepada oposisi moderat untuk menyingkir dari wilayah yang dikuasai Jabhah Nusrah cabang resmi Al Qaeda di Suriah.

Amerika Serikat dan Rusia adalah co-mitra dalam proses diplomatik Wina yang disebut Kelompok Dukungan Internasional untuk Suriah, yang bertemu bulan lalu di ibukota Austria tapi tidak membuat kemajuan sama sekali.

Sedikitnya 360.000 orang tewas dan lebih dari setengah populasi Suriah telah meninggalkan rumah mereka sejak konflik pertama meletus pada tahun 2011.

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

Sedikitnya 20.000 Anak Terperangkap dalam Pertempuran di Fallujah

479FALLUJAH (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 20.000 anak terjebak dalam wilayah IS (Islamic State) Fallujah yang dikepung oleh pasukan gabungan Irak menghadapi banyak kekurangan serta direkrut paksa sebagai pasukan, Dana Anak-Anak PBB mengatakan pada hari Rabu, lansir World Bulletin Rabu (01/06/2016).

“UNICEF memperkirakan bahwa sedikitnya 20.000 anak-anak tetap terjebak di kota,” kata badan perwakilan Irak Peter Hawkins.

Beberapa warga yang berhasil melarikan diri dari daerah Fallujah sejak pasukan Irak melancarkan serangan terhadap kelompok IS pada 22-23 Mei membicarakan tentang kekurangan makanan dan air minum yang parah.

Beberapa ratus keluarga yang berhasil lolos dari wilayah IS berkemah di pinggiran dan penduduk yang dihubungi melalui telepon di dalam kota berbicara tentang kondisi yang lebih buruk.

“Anak-anak menghadapi risiko perekrutan paksa ke dalam pertempuran, prosedur pemeriksaan keamanan yang ketat dan dipisahkan dari keluarga mereka,” kata Hawkins.

“Anak-anak yang direkrut melihat kehidupan dan masa depan mereka terancam karena mereka dipaksa untuk membawa dan menggunakan senjata, untuk pertempuran dalam perang.”

UNICEF menyerukan himbauan baru diberlakukannya koridor aman untuk memungkinkan penduduk sipil Fallujah melarikan diri.

PBB mengatakan IS menggunakan penduduk sipil sebagai perisai manusia dalam upaya pertahanan diri di salah satu wilayah yang terkenal sebagai banteng, Fallujah.

 

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

2 Anggota Parlemen Tewas dalam Serangan Al-Shabaab di Hotel Mogadishu

dfbb0bb2c56f4f5e83c4a38a961433e3_18SOMALIA (Jurnalislam.com) – Seorang pembom mobil menabrakkan kendaraannya ke gerbang luar sebuah hotel di ibukota Somalia, dan serangan itu diikuti oleh tembakan, menewaskan sedikitnya 15 orang termasuk dua anggota parlemen, kata polisi, Aljazeera melaporan, Rabu (01/06/2016).

Al-Shabaab mengaku bertanggung jawab atas serangan hari Rabu yang menargetkan Mogadishu Ambassador Hotel, yang sering dikunjungi oleh diplomat asing, pejabat pemerintah dan pengunjung Somalia dari luar negeri.

Dua politisi tewas yang dalam serangan itu diidentifikasi oleh polisi sebagai Mohamud Mohamed dan Abdullahi Jamac. Kedua korban tinggal di hotel. Sedikitnya 20 orang lainnya terluka.

“Kami menyerang hotel dengan bom mobil dan kita masuk ke dalam,” Syeikh Abdiasis Abu Musab, juru bicara operasi militer al-Shabaab, mengatakan kepada kantor berita Reuters.

Pertempuran masih berlangsung pada 19:00 GMT, Rabu, dan sumber-sumber mengatakan kepada Al Jazeera bahwa dua mujahidin masih bersembunyi di lantai atas hotel. Pihak berwenang juga mengatakan para jihadis kemungkinan dipersenjatai dengan rompi penuh bom dan dapat menahan sandera.

Laporan sebelumnya mengatakan pasukan khusus telah menguasai hotel. Tapi seorang wartawan Reuters dan penduduk mengatakan mereka masih bisa mendengar tembakan sporadis.

Polisi Mogadishu mengatakan beberapa jihadis rupanya memaksa masuk ke dalam hotel.

Sumber mengatakan kepada Al Jazeera bahwa sedikitnya tiga jihadis terlibat dalam serangan itu.
Serangan itu terjadi tak lama sebelum kedatangan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Mogadishu.

Reporter Al Jazeera Mohammed Adow, melaporkan dari Nairobi di negara tetangga Kenya, mengatakan bahwa Mogadishu Ambassador Hotel terletak di sepanjang jalan yang rencananya akan dilewati Erdogan dari bandara ke istana presiden.

Adow juga melaporkan bahwa serangan “memiliki tanda tangan al-Shabaab”, menambahkan bahwa itu bukan pertama kalinya hotel yang populer di kalangan politisi tersebut ditargetkan.

“Mereka ingin mengirim pesan bahwa meskipun mereka kehilangan kontrol kota, mereka masih bisa melakukan serangan tersebut dengan keberanian,” katanya.

Pada bulan Februari, sedikitnya sembilan orang tewas ketika para pejuang al-Shabaab meledakkan sebuah bom mobil di pintu gerbang taman populer di dekat sebuah hotel di ibukota.

Pada bulan Januari, serangan terhadap sebuah restoran depan pantai yang sering dikunjungi wisata asing menewaskan sedikitnya 17 orang.

Al-Shabaab, yang berjuang untuk menggulingkan pemerintah korup Somalia, keluar dari Mogadishu oleh pasukan gabungan Uni Afrika AMISOM dan Tentara Nasional Somaliapada 2011.

c167c8ce6656465887e44eca114b8a25_18

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

Islamophobia Pacu Muslim AS Terlibat dalam Proses Politik

thumbs_b_c_ad206c446d17e7933db6e90fead79f7bBALTIMORE (Jurnalislam.com) – Jumlah muslim Amerika yang terlibat dalam pemilihan presiden tahun ini lebih besar dibandingkan tahun-tahun terakhir karena meningkatnya retorika Islamophobia, kepala kelompok pendidikan dan advokasi pemilih kepada Anadolu Agency, Selasa (31/05/2016).

“Tahun ini kami pasti sangat, sangat aktif,” kata Naji Almontaser, yang menjalankan Klub Pemilih dan Informasi Muslim York (the York Muslim Voter and Information Club), selama Konvensi the Islamic Circle of North America-Muslim American Society, yang digelar di Baltimore, Maryland.

“Jika Anda mengamati 10 tahun terakhir, saya katakan tahun ini mengumpulkan 10 tahun yang lain. Semua orang berpastisipasi.”

Banyak bahasa anti-Islam dimunculkan oleh pengembang real estate Donald Trump – satu-satunya kandidat Partai Republik yang tersisa dalam pemilihan presiden tahun ini.

Trump telah menyerukan larangan Muslim memasuki AS, mengklaim bahwa Islam memiliki “kebencian yang luar biasa” bagi Barat dan menuduh Muslim Amerika merayakan serangan 9/11 di New York dan Washington.

“Tahun ini kami lebih aktif, karena Anda memiliki orang-orang seperti Trump yang berbicara negatif tentang semua orang,” kata Almontaser.

“Pada akhirnya kami ingin orang-orang menyadari bahwa mereka memiliki kekuatan untuk memilih satu orang masuk atau untuk memilih satu orang keluar.”

Dengan populasi sekitar 3,3 juta Muslim di negeri ini, sebuah kelompok payung – Dewan Organisasi Muslim AS (the U.S. Council of Muslim Organizations) – telah meluncurkan Kampanye Satu Amerika (One America Campaign) untuk memberdayakan Muslim dan berusaha mengajak 1 juta Muslim ke tempat pemungutan suara.

“Kami benar-benar ingin membuat perubahan karena selama bertahun-tahun umat Muslim, atau komunitas Muslim Amerika telah sangat diam tentang voting dan sangat tidak pro-aktif,” kata Almontaser.

Kelompok Muslim di AS telah meluncurkan upaya registrasi pemilih dalam upaya untuk memastikan Islamophobia ditolak di tempat pemungutan suara.

Menurut sebuah survei terbaru oleh Council on American-Islamic Relations (CAIR) – kelompok hak-hak sipil Islam terbesar – 73 persen pemilih Muslim yang terdaftar di enam negara mengatakan mereka akan memilih dalam pemilihan primer.

Dalam pemilihan kongres dua tahun lalu, 69 persen pemilih Muslim di California, Florida, Illinois, New York, Texas dan Virginia mengatakan mereka akan memilih, menurut survei CAIR.

Dewan Organisasi Muslim AS telah menemukan bahwa tumbuhnya Islamophobia menjadi masalah yang paling penting bagi pemilih Muslim pada tahun 2016. Islamophobia dianggap sebagai sebagai masalah ketiga terbesar dalam survei kelompok tahun 2014.

 

Deddy | Anadolu Agency | Jurnalislam

Pengacara Tinggi Uni Eropa Dukung Larangan Kerja Gunakan Jilbab

hijabhillBELGIA (Jurnalislam.com) – Pengacara paling senior di pengadilan tinggi Uni Eropa mengatakan pada hari Selasa (31/05/2016) bahwa perusahaan boleh melarang Muslimah mengenakan jilbab dalam bekerja, karena melanggar larangan umum penggunaan simbol agama di tempat kerja, World Bulletin melaporkan, Selasa.

Kasus ini menyangkut seorang wanita, Samira Achbita, yang dipecat oleh perusahaan keamanan Belgia G4S Secure Solutions setelah dia bersikeras untuk diizinkan pergi bekerja dengan mengenakan jilbab.

Pendapat yang dikemukakan oleh advokat umum untuk Pengadilan Eropa hanya merupakan tampilan awal, bukan keputusan yang mengikat, tetapi biasanya pengadilan mengikuti nasihat para pengacara senior dalam mempertimbangkan putusannya.

“Larangan mengenakan jilbab di perusahaan dapat diterima,” kata putusan Juliane Kokott ini.

“Jika larangan tersebut berdasarkan aturan perusahaan umum yang melarang simbol politik, filsafat dan agama untuk dikenakan dengan jelas di tempat kerja, larangan tersebut dapat dibenarkan jika memungkinkan majikan dalam mengejar kebijakan yang sah untuk memastikan netralitas agama dan ideologi. ”

Achbita telah bekerja selama tiga tahun untuk G4S di Belgia ketika dia bersikeras diizinkan untuk mengenakan jilbab dan diberhentikan karena perusahaan melarang pemakaian simbol agama, politik dan filosofis yang terlihat meskipun terdapat fakta bahwa jilbab bukan sekedar simbol melainkan kewajiban agama.

Dia mengambil tindakan hukum yang didukung oleh organisasi persamaan ras Belgia tapi kasus itu diberhentikan oleh dua pengadilan yang lebih rendah. Kasasi pengadilan Belgia kemudian mengajukan kasus ini ke pengadilan tinggi Uni Eropa untuk meminta penjelasan atas undang-undang diskriminasi.

Mengenakan jilbab atau kerudung menutupi seluruh wajah telah menjadi perdebatan yang semakin luas di Eropa.

Prancis memberlakukan larangan cadar penutup wajah pada tahun 2010 secara diskriminatif dan melanggar kebebasan berekspresi dan beragama.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Demi Lindungi Milisi Komunis PKK, Rusia Desak Turki Tarik Pasukannya di Irak Utara

46317736944-turki2IRAK (Jurnalislam.com) – Rusia menuntut Turki menarik pasukannya dari Irak, kantor berita RIA mengutip Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan pada hari Selasa (31/05/2016).

“Tindakan ini (menempatkan pasukan di Irak) benar-benar tidak dapat diterima,” kantor berita itu mengutip Lavrov mengatakan. “Pada prinsipnya, saya percaya bahwa apa yang Turki lakukan layak untuk mendapatkan perhatian publik jauh lebih besar pada yang dilkukan mitra Barat kami.”

Sebuah sumber dari militer Turki mengatakan pada hari Selasa bahwa pesawat tempur mereka baru-baru ini menargetkan kamp milik pemberontak Partai Pekerja Kurdistan (PKK) di Irak utara, menewaskan 14 dari milisi komunis PKK.

Militer Turki telah melakukan serangan udara rutin terhadap posisi kelompok terlarang di daerah pegunungan Irak utara, di mana mereka memiliki kamp dekat perbatasan Turki, setelah runtuhnya gencatan senjata tahun lalu.

Lebih dari 40.000 orang telah tewas sejak PKK mengangkat senjata pada 1984 menuntut tanah air bagi komunitas minoritas terbesar Turki tersebut.

Sejak itu, kelompok ini telah menegaskan kembali tuntutan mereka dalam hal hak-hak budaya dan ukuran otonomi.

Dalam sebuah laporan terkait, Rusia pada hari Selasa marah dan membantah pesawatnya telah melakukan serangan udara semalam terhadap kota yang dikuasai pejuang di Idlib Suriah, yang menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) telah membunuh 23 orang warga sipil. (baca juga: Jet Tempur Tidak Dikenal Membom Kamp Utama Ahrar Al-Sham, Puluhan Warga Tewas)

russia-air-strikes-3“Pesawat-pesawat Rusia tidak melakukan misi tempur apapun saat itu, sehingga tidak dapat mengatakan apapun mengenai serangan udara, di provinsi Idlib,” Igor Konashenkov, juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Rusia adalah sekutu kunci rezim Nushairiyah Suriah Bashar al-Assad, dan telah mendukung rezim dengan memberikan dukungan serangan udara di Suriah.

 
Deddy | Alarabiya | Reuters | Jurnaislam

Pertempuran Berat Kembali Meletus di Yaman, 38 Tewas

Saudi-Arabia-Artillery-At-Yemen-APTOPIX-Mideast-Saudi_OCo-800x505YAMAN (Jurnalislam.com) – Pertempuran baru antara pasukan pro-pemerintah Yaman dan pemberontak Syiah Houthi yang didukung Iran menewaskan sedikitnya 38 orang di Yaman selama 24 jam terakhir, sumber militer loyalis mengatakan pada hari Selasa (31/05/2016), lansir World Bulletin.

Pertempuran terbaru terjadi meskipun gencatan senjata yang berkelanjutan dan pembicaraan damai yang ditengahi PBB di Kuwait dimulai pada bulan April masih berlangsung.

Pertempuran berkecamuk di Bayhan, di perbatasan antara provinsi Shabwa di bagian selatan dan Marib di timur.

Ada juga pertempuran di Sarwah, daerah kaya minyak di barat Marib, kata sumber-sumber.

Sedikitnya 23 pemberontak Syiah Houthi dan 15 tentara Yaman tewas di kedua daerah, kata sumber yang sama.

Bayhan adalah satu-satunya bagian dari provinsi Shabwa yang masih dikuasai oleh pemberontak yang didukung Syiah Iran, yang pada Selasa merebut kembali posisi yang disita oleh loyalis selama dua hari terakhir, kata sumber-sumber militer.

Pertempuran sengit di Bayhan pada hari Ahad (29/05/2016) merenggut nyawa 48 orang, seorang perwira senior militer mengatakan.

Sementara itu, pengawas hak media Reporters Without Borders (RSF) mengatakan bahwa “tembakan sniper” dari milisi Syiah Houthi membunuh wartawan Yaman Abdullah Azizan saat ia sedang meliput bentrokan di Bayhan pada hari Ahad.

Azizan bekerja untuk situs berita lokal marebpress.net.

Pasukan yang setia kepada Presiden Abde Rabbo Mansour Hadi yang didukung oleh koalisi pimpinan Saudi memulai operasi militer terhadap pemberontak Syiah yang didukung Iran sejak Maret 2015.

Loyalis, yang didukung oleh pasukan koalisi, telah mengusir pemberontak dari Shabwa dan empat provinsi selatan lainnya musim panas lalu.

Lebih dari 6.400 orang telah tewas di Yaman sejak koalisi memulai operasi melawan pemberontak yang telah menguasai ibukota Sanaa sejak September 2014.

 

Deddy | World Bulletin | Jurnalislam

Pasukan Irak Mulai Hadapi Perlawanan IS di Fallujah

In this image posted on a photo sharing website by an Islamic State militant media arm on Monday, May 30, 2016, an IS fighter fires his weapon during clashes with Iraqi forces and their allies west of Fallujah, Iraq. Iraqi forces battling their way into Fallujah repelled a four-hour attack by the Islamic State group in the city's south on Tuesday, a day after first moving into the southern edges of the militant-held city with the help of U.S.-led coalition airstrikes.(militant photo via AP)

FALLUJAH (Jurnalislam.com) – Pasukan Irak menghadapi perlawanan sengit di pinggiran Fallujah, saat mereka berusaha merebut kembali kota kunci yang dipegang oleh kelompok Islamic State (IS), lansir Aljazeera Selasa (31/05/2016).

Letnan Jenderal Abdelwahab al-Saadi, komandan operasi, mengatakan bahwa pasukan IS meluncurkan serangan balasan sengit di Naimiyah, pinggiran selatan Fallujah pada Selasa pagi sebelum kelompok bersenjata itu dipukul mundur.

“Ada sekitar 100 pasukan IS yang terlibat, mereka datang pada kami bersenjata berat tapi tidak menggunakan bom mobil atau bom sabuk,” katanya kepada kantor berita AFP.

Saadi mengklaim bahwa pasukan Irak, termasuk polisi dan tentara, menahan serangan, dan menewaskan 75 pasukan IS.

Dia tidak memberi informasi angka kerugian di sisi pro-Irak, namun sumber mengatakan kepada Al Jazeera bahwa setidaknya 15 pasukan Irak dan anggota milisi sekutu Syiah tewas.

Reporter Al Jazeera Omar Al Saleh, melaporkan dari provinsi utara Erbil, mengatakan militer Irak mengendalikan lebih dari 85 persen Naimiyah, menurut sumber militer.

Namun dia menambahkan, bahwa ada laporan yang saling bertentangan dari daerah, bahwa IS mengatakan telah membuat pasukan Irak mundur setelah meluncurkan penyergapan yang menewaskan puluhan orang.

Fallujah, 50 km dari sebelah barat Baghdad, merupakan salah satu dari dua kota besar Irak yang masih di bawah kendali IS. Kota terbesar lainnya adalah Mosul.

Operasi yang telah berlangsung berminggu-minggu memakan korban manusia, kelompok-kelompok hak asasi manusia mengatakan, dengan ribuan warga sipil terperangkap antara pasukan IS dengan tentara Irak dan milisi sekutu Syiah.

Sekitar 50.000 orang masih terjebak di pusat Fallujah pada hari Selasa, berjuang hidup dengan berkurangnya pasokan air dan makanan. PBB mengatakan adanya laporan orang yang mati kelaparan dan dibunuh karena menolak untuk berjuang bersama IS.

“Mereka yang membuat keputusan untuk mencoba melarikan diri tahu bahwa di setiap langkah mereka mungkin menemukan kematian,” Bruno Geddo, perwakilan badan pengungsi PBB di Irak, mengatakan kepada Al Jazeera.

“Jika mereka berhasil mencapai koridor yang aman, tentara Irak bisa mengevakuasi mereka. Namun, jika mereka tertangkap, mereka akan dieksekusi. Untuk mencapai daerah aman sangat berisiko dan berbahaya.”

Geddo juga mengatakan bahwa harga makanan, obat-obatan dan bahan bakar telah “meroket”, dengan banyak barang-barang dasar berada di luar jangkauan warga biasa.

“Makanan benar-benar tidak terjangkau dan harga [50kg] tepung meroket menjadi lebih dari $ 700 (Rp 9.450.000, 1$ = 13.500). Orang-orang sekarang makan kurma busuk dan yoghurt untuk bertahan hidup,” katanya.

Seorang warga Fallujah mengatakan kepada kantor berita AFP melalui telepon bahwa banyak warga sipil takut menghadapi apa yang mungkin IS lakukan saat pertempuran semakin intensif.

“Perlakuan mereka terhadap penduduk semakin buruk dan buruk setiap hari. Ada perasaan panik di antara mereka tampaknya,” warga, yang mengatakan bahwa namanya adalah Abu Mohammed al-Dulaimi, mengatakan.

“Daesh marah karena mereka merasa tidak didukung dan melihat orang-orang menghina mereka di jalanan, meneriakkan kata-kata seperti: ‘pengecut, Anda tidak bersama dengan kami,'” katanya, menggunakan akronim bahasa Arab untuk IS.

“Kemarin, mereka mengumpulkan anak-anak muda dari beberapa bagian kota – kami perkirakan mungkin sekitar 100 pemuda – dan membawa mereka ke lokasi yang tidak diketahui,” katanya.

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

Jet Tempur Tidak Dikenal Membom Kamp Utama Ahrar Al-Sham, Puluhan Warga Tewas

A Russian military jet takes off from the country's air base in Hmeymin, Syria, to head back to Russia, part of a partial withdrawal ordered by President Vladimir Putin, in this still image taken from video shot on March 15, 2016. REUTERS/Russian Ministry of Defence via REUTERS TV FOR EDITORIAL USE ONLY. NO RESALES. NO ARCHIVE.

IDLIB (Jurnalislam.com) – Jet yang tidak dikenal membom sebuah kamp utama mujahidin Suriah Ahrar al-Sham yang kuat di provinsi Idlib di barat laut Suriah, meninggalkan sejumlah besar tewas dan terluka, monitor melaporkan pada hari Selasa (31/05/2016).

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (The Syrian Observatory for Human Rights-SOHR) mengatakan para pelatih perang di antara para pemimpin Ahrar al-Sham biasanya berada dalam kamp yang terletak di daerah Sheikh Bahar pedesaan Idlib.

SOHR juga mengatakan sebelumnya pada hari Selasa bahwa korban tewas berjumlah 23 warga, termasuk tujuh anak.

Turki juga mengatakan Jet Tempur Rusia membunuh sedikitnya 60 warga dalam serangan udara di Idlib.

Sepuluh serangan pada Senin malam di Idlib memukul daerah di sekitar Rumah Sakit Nasional dan bagian lain pusat kota, menurut Rami Abdul-Rahman, kepala Observatorium.

“Serangan udara ini adalah yang paling intensif di Idlib sejak awal gencatan senjata,” kata Rahman kepada kantor berita AFP. “Meskipun tidak tercakup dalam gencatan senjata, Idlib sudah relatif tenang dengan hanya beberapa kali terjadi serangan intermiten.”

Ahrar al-Sham belum bisa dihubungi untuk dimintai komentarnya. Pesawat-pesawat tempur Suriah selama 24 jam terakhir telah mengintensifkan serangan di provinsi, yang terutama berada di tangan Ahrar al Sham dan Jabhah Nusrah, sebuah cabang resmi al-Qaeda di Suriah.

Sementara itu, Rusia pada hari Selasa membantah bahwa pesawat mereka telah melakukan serangan udara semalam terhadap kota yang dikuasai mujahidin Suriah di Idlib.

“Pesawat-pesawat Rusia tidak melakukan misi tempur apapun di Idlib, kami tidak bisa mengatakan apapun mengenai serangan udara, di provinsi Idlib pada saat itu,” Igor Konashenkov, juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Moskow telah melakukan serangan udara dalam mendukung sekutunya Nushairiyah Assad sejak September tahun lalu.

Rusia telah dikritik oleh Barat dan sekutunya karena juga menargetkan oposisi moderat bentukan Barat dan Sekutunya selain Al-Qaeda, Jabhah Nusrah dan afiliasinya.

Rusia telah menyerukan kelompok-kelompok oposisi moderat lainnya untuk menarik diri dari kawasan yang dikendalikan oleh Jabhah Nusrah.

Lebih dari 360.000 orang telah tewas di Suriah sejak perang global meletus tahun 2011, menurut hitungan Anadolu Agency.

Deddy | Aljazeera | Reuters | AA | Jurnalislam

Sambut Ramadhan, Garda Kota Hidayatullah Gelar Silaturahim Dakwah

DEPOK (Jurnalislam.com) – Gerakan Dakwah Komunitas Taqarrub (Garda Kota) menggelar acara Silaturahim Dakwah dalam bingkai Tarhib Ramadhan 1437 H di kampus Hidayatullah Depok, Jl Raya Kalimulya, Cilodong, Jawa Barat.

Garda Kota merupakan program utama Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (Jabodebek) yang digulirkan pasca Munas IV Hidayatullah 2015 lalu.

Silaturahim yang berlangsung pada Ahad, 22 Sya’ban 1437 (29/05/2016) pagi-siang ini mengusung tema “Menjadi Pemenang di Palagan Ramadhan”. Dihadiri perwakilan Wali Kota Depok yaitu Ir Khamid Wijaya (mantan Kepala Bappeda Kota Depok yang kini sebagai Camat Cilodong).

Hadir pula Ketua Dewan Pertimbangan Pimpinan Umum (DPPU) Hidayatullah Dr Abdul Mannan, MM; Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah Ustadz Nashirul Haq, Lc, MA; Ketua DPW Hidayatullah Jabodebek Ustadz Asdar Majhari Taewang, dan Direktur Utama Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) Supendi, S.Kom.

Acara di halaman depan Masjid Ummul Quraa ini berlangsung semarak dan penuh nuansa kekeluargaan. Dihadiri sekitar seribu jamaah Hidayatullah termasuk dari Provinsi Banten, Muslimat Hidayatullah (Mushida), serta anak-anak.

Asdar Taewang dalam sambutannya mengatakan, dua fokus utama Hidayatullah yaitu dakwah dan tarbiyah harus terus dijalankan dengan istiqomah.

Ia pun mengimbau para jamaah untuk bergerak dengan “sinergi dan harmoni”. Dalam bersinergi, artinya para jamaah saling merekatkan ukhuwah Islamiyah dalam bingkai ketaatan pada agama melalui lembaga.

Sedangkan “harmoni”, jelas Asdar, artinya para jamaah menjalankan masing-masing fungsinya dengan penuh kesadaran dan kenyamanan. “Kita enjoy dalam berjamaah,” ujarnya dalam pidatonya yang berapi-api.

Merespon Krisis Multi Dimensi

Khamid Wijaya dalam sambutannya mengaku telah lama mengenal Hidayatullah terutama melalui majalahnya, Suara Hidayatullah, semasa kuliah di IPB dulu.

Ia pun sempat menyampaikan kondisi Depok saat ini, yang disebutnya mengalami peningkatan. “Namun bukan berarti Kota Depok bebas dari masalah sosial, ekonomi, budaya, bahkan ekonomi dan politik,” ujarnya pada acara yang disponsori PT Asar Community dan Salwa Donuts ini.

Sementara itu, Dr Abdul Mannan mengatakan, Hidayatullah hadir untuk merespon situasi dan kondisi yang terjadi di dunia khususnya Indonesia saat ini.

Kondisi tersebut, di antara yang ia singgung adalah pertanahan di Indonesia yang mayoritas dikuasai asing. “Delapan puluh persen tanah di Indonesia dikuasai Cina, 20 persennya dikuasai pribumi,” ungkapnya.

Dalam dunia ekonomi, ia mengatakan, saat ini kondisi perekonomian dunia sedang memburuk. “Ini berbahaya,” kata dia.

Dari sisi ideologi, kata Abdul Mannan, Indonesia tengah menghadapi ancaman komunisme. “Bahaya laten komunis,” tegasnya dalam acara yang didukung tim SAR Nasional Hidayatullah ini.

Untuk menghadapi berbagai kondisi tersebut, menurutnya, harus ada regenerasi kader-kader Islam yang lebih baik.

“Yang paling penting dalam mengatasi krisis multi dimensi adalah dengan meningkatkan spiritual,” pesan Ketua Umum Hidayatullah periode 2005-2015 ini.

Pesan Ramadhan Ketua Umum

Ustadz Nashirul dalam pidatonya membawakan tema utama acara tersebut. Dalam menyambut Ramadhan, jelasnya, setidaknya ada empat hal yang perlu dipersiapkan umat Islam.

Pertama, memasang niat agar Ramadhan tahun lebih baik daripada Ramadhan tahun kemarin.

Kedua, memasang motivasi yang kuat dalam menjalankan berbagai ibadah. Jika tidak, ibadah bisa kendur.

Ketiga, jelas Nashirul Haq, meningkatkan ilmu pengetahun. Ini penting. Sebab, jelasnya, dengan ilmu, ibadah dapat dilakukan dengan benar sesuai tuntunan agama.

Ia mengatakan, masih banyak hal-hal sederhana yang belum diketahui masyarakat khususnya terkait Ramadhan.

“Contohnya, ada kebiasaan masyarakat sahurnya jam 2 malam (pagi dinihari. Red). Bahkan jam 01.00,” ungkapnya.

Padahal, berdasarkan tuntunan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, jelas Nashirul Haq, waktu sahur itu diakhirkan, sedangkan waktu berbuka puasa diawalkan.

Hal keempat yang perlu dipersiapkan setiap Muslim dalam menyambut Ramadhan, jelas alumnus Universitas Islam Madinah ini, adalah memasang visi Ramadhan.

Visi utamanya, sebagaimana disebutkan dalam al-Qur’an, tentu agar menjadi orang-orang yang bertaqwa.

Sementara 3 visi yang disampaikan Nashirul Haq adalah sukses ibadah, sukses tarbiyah, dan sukses dakwah. “Semuanya harus berjalan secara simultan, proporsional,” ujarnya.

Dalam rangkaian acara tersebut, digelar pula peluncuran Tebar 1.000 Dai Ramadhan 1437 H dan peluncuran website www.thr.or.id. Keduanya merupakan di antara program BMH menyambut bulan suci tahun ini.

Di penghujung acara, dilakukan peluncuran Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Hidayatullah yang diketuai oleh Dr Dudung Amadung Abdullah, M.Pd.I (Ketua Biro Hukum DPP Hidayatullah sekaligus Ketua STIE Hidayatullah Depok).

Silaturahim dakwah tersebut diramaikan dengan bazar yang menjual berbagai macam produk dan jasa seperti aneka kuliner halal dan sehat, busana Muslim, serta pengobatan. Diramaikan pula dengan arena outbound, penampilan nasyid Sincere Five, layanan kesehatan Islamic Medical Service (IMS) dan Laznas BSM, serta pembagian sembako gratis.

Di sela-sela acara, panitia membagikan sejumlah voucher umrah senilai total Rp 175 juta dari PT Asar Community.

Selain itu, untuk diketahui, DPW Hidayatullah Jabodebek tengah memprogramkan aplikasi cariustadz. Aplikasi ini nanti bisa diakses di antaranya melalui Play Store.

“Ide sederhananya adalah dengan adanya aplikasi cariustadz, diharapkan jamaah dengan mudah mendapatkan akses kepada ustadz. Dan ustadz yang mungkin kesulitan dapat jamaah bisa dapat ‘objek’ dakwah,” jelas Muhammad Isnaini, Sekretaris DPW tersebut.*

Sumber: Siaran Pers Garda Kota Hidayatullah | Editor: Ally Muhammad Abduh