Warga Laweyan Kembali Berunjuk Rasa Tolak SSA Jalan Dr Rajiman

SURAKARTA (Jurnalislam.com) – Warga Laweyan, Solo kembali berunjuk rasa menolak kebijakan Sistem Satu Arah (SSA) Jalan Dr. Rajiman, Senin (30/5/2016) malam. Meski diguyur hujan, mereka tetap melakukan sholat dan do’a bersama sembari menghadang Jalan Dr. Rajiman.

Massa yang berjumlah sekitar 300 orang tersebut datang dan langsung menggelar tikar di tengah jalan untuk segera mendirikan sholat hajat dan do’a yang dipimpin oleh Ustadz Muhammad Ali, pengasuh Ponpes Ta’mirul Islam, Solo.

Ustadz Ali mengatakan, aksi yang ketiga kalinya itu dilakukan karena pihak Pemkot Solo belum memenuhi tuntutan warga Laweyan. Dirinya tidak bisa berbuat banyak selain berdo’a yang menjadi kekuatan dan senjata umat Islam.

“Bapak Ibu sekalian, aksi kita membuat perbaikan, mari kita do’a secara ikhlas, kita tunjukkan bahwa kita muslim umat yang santun dan umat yang baik berakhlaq mulia, takbir! Allahu akhbar!” serunya.

Ustadz Ali pun berdoa meminta kepada Allah SWT untuk mengabulkan tuntutan warga Laweyan yang didzalimi. “Ya Allah engkau yang maha kuasa, angkatlah orang yang berbuat dholim atas kekuasaannya ya Allah! Ya Allah engkau maha mulia, muliakanlah orang yang di dholimi ya Allah” pintanya.

Unjuk rasa warga Laweyan yang dipelopori pengasuh Ponpes Ta’mirul Islam itu pertama kali dilakukan pada hari Kamis (19/5/2016). Mereka menolak pemberlakuan SSA di Jalan Dr Rajiman karena dinilai merugikan warga Laweyan.

Menurut temuan Endro Sudarsono, anggota Tim Pencari Fakta Independen bahwa di jalan Rajiman dalam 30 hari telah terjadi 12 kecelakaan.

“Kepadatan lalulintas di gang kecil justru sekarang jadi ramai, pedagang pasar Kabangan terancam bankrut karena omset penjualan menurun drastis. Keamanan dan keselamatan warga Laweyan semakin terancam,” ujar Endro kepada Jurnalislam, Senin (30/5/2016).

Turut menghadiri ormas Islam seperti Front Pembela Islam (FPI) Solo, Komunitas Nahi Munkar (KONAS), SAR Jaba Rescue Solo, Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) mendukung aksi warga Laweyan.

Reporter: EDY | Editor: Ally Muhammad Abduh

Di Fallujah Satu Kilo Beras $48 (Rp 648.000)

5DD49642-E3A0-42AC-B583-7DE8BC544F95_mw1024_s_nFALLUJAH (Jurnalislam.com) – Operasi Militer di Fallujah telah memakan korban manusia, kelompok-kelompok hak asasi mengatakan, di tengah pertempuran antara pasukan Islamic State (IS) dengan tentara gabungan Irak termasuk milisi Syiah yang ikut nimbrung.

Seorang warga Fallujah mengatakan kepada Al Jazeera, Senin (30/05/2016) melalui telepon bahwa mereka kekurangan obat-obatan dan bahan bakar.

“Ada beberapa makanan. Kami memiliki sayuran, cukup untuk bertahan hidup. Tetapi tidak ada beras dan gula, dan harga untuk satu kilo beras di sini mencapai $ 48 (Rp 648.000, 1 $ = 13.500),” kata warga tersebut. “IS bersiaga di pinggiran kota. Pasukan IS telah mendirikan pos pemeriksaan dan siap menyergap, sehingga orang kesulitan untuk meninggalkan kota.”

Pertempuran untuk merebut Fallujah telah menimbulkan kekhawatiran akan timbulnya reaksi Sunni – Syiah, saat milisi Syiah terindikasi akan melakukan pembalasan terhadap penduduk sipil Sunni di daerah yang direbut kembali dari IS.

Analis Timur Tengah di Institut Hudson di Washington DC, Michael Pregent, mengatakan bahwa keterlibatan milisi Syiah yang banyak, “tidak akan menang atas penduduk Sunni yang diperlukan untuk melawan ISIS.”

“Kami membiarkan milisi Syiah yang dipimpin oleh letnan (Jenderal Iran) Qassem Soleimani untuk memutuskan siapa IS dan siapa kolaborator,” katanya kepada Al Jazeera.

“Jika Anda melihat foto propaganda yang muncul dari Fallujah, Anda melihat perempuan dan anak-anak sedang diberi botol air oleh milisi Syiah tapi di manakah para lelaki? Mereka mengambil para lelaki dan menempatkan mereka di tempat lain dan milisi memutuskan siapa yang merupakan Daesh (IS) dan siapa yang kolaborator, dan hukuman untuk mereka adalah sama.”

Ranj Alaaldin, seorang analis Timur Tengah di London School of Economics, mengatakan IS memiliki dukungan lokal yang signifikan di Fallujah.

“Mereka yang melawan pasukan Irak di Fallujah kebanyakan adalah tokoh adat setempat. Suku dan kelompok militan yang telah memiliki senilai pengalaman mobilisasi lebih dari satu dekade. Mereka ini adalah pasukan yang mengangkat senjata melawan AS dan kemudian setelah itu bertempur melawan pemerintah Irak.

“Jangan lupa bahwa ini adalah sebuah kota yang menolak kontrol dari luar, baik dari pasukan AS ataupun dari pemerintah Irak sendiri.” tutupnya.

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

 

Pasukan Irak Mulai Memasuki Fallujah

indexFALLUJAH (Jurnalislam.com) – Pasukan khusus Irak melancarkan serangan di salah satu kubu kelompok Islamic State (IS) pada hari Senin pagi di Fallujah, dan menghadapi perlawanan sengit dari IS yang melakukan serangan bom, Aljazeera melaporkan, Senin (30/05/2016).

“Pasukan Irak memasuki Fallujah dengan dukungan pesawat dari koalisi internasional, angkatan udara dan penerbang angkatan darat Irak, serta didukung oleh artileri dan tank,” kata Letnan Jenderal Abdelwahab al-Saadi, komandan operasi.

“CTS (Counter Terrorism Service), polisi Anbar dan tentara Irak, pada sekitar pukul 4:00 (01:00 GMT), mulai bergerak ke Fallujah dari tiga arah,” katanya.

“Ada perlawanan dari Daesh,” tambahnya, menggunakan akronim bahasa Arab untuk IS.

Reporter Al Jazeera Omar Al Saleh, melaporkan dari Erbil, mengutip sumber militer mengatakan bahwa sedikitnya 10 pasukan keamanan Irak dan anggota milisi sekutu Syiah tewas dalam serangan dini hari tersebut, sementara 25 lainnya luka-luka. Juga pada hari Senin di Ramadi, yang terletak kurang dari 100 km dari Fallujah, polisi Irak mengatakan sedikitnya 15 tentara pasukan khusus tewas dalam serangan IS.

Sementara itu, sedikitnya sembilan orang tewas dan 26 luka-luka dalam pemboman di utara dan timur laut ibukota, Baghdad.

Pertempuran hari Senin tersebut mengikuti pertempuran sehari sebelumnya, menambah eksodus ribuan warga sipil yang putus asa dari daerah di sekitarnya dan meningkatkan keprihatinan yang mendalam terhadap banyak warga yang terjebak di medan perang.

Operasi untuk merebut Fallujah yang telah berlangsung berminggu-minggu sejauh ini terfokus pada upaya merebut kembali desa-desa di dekat pusat kota, yang terletak hanya 50 km di barat Baghdad.

Keterlibatan CTS akan menandai awal dari fase tempur perkotaan di kota Sunni di mana pasukan AS pada tahun 2004 menghadapi beberapa pertempuran terberat sejak Perang Vietnam.

Hanya beberapa ratus keluarga yang telah berhasil menyelinap keluar dari daerah Fallujah, dengan perkiraan 50.000 orang masih terperangkap di dalam kota.

636001722364995846-AP-Mideast-Iraq

Menurut Dewan Pengungsi Norwegia (the Norwegian Refugee Council-NRC), sekitar 3.000 orang telah berhasil melarikan diri dari daerah Fallujah sejak 21 Mei.

Arus yang lebih besar dapat dipicu ketika pertempuran perkotaan antara CTS dan IS dimulai dengan sungguh-sungguh.

“Sumber kami di kamp-kamp sekarang sangat tegang, dan dengan lebih banyak yang berharap untuk melarikan diri, kami mungkin tidak dapat untuk menyediakan air minum yang cukup untuk semua orang,” kata Nasr Muflahi, direktur NRC Irak.

“Kami mengharapkan gelombang besar pengungsian saat pertempuran bertambah sengit.”

 

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

Hargai Bulan Suci Ramadhan, Kota Serang Akan Menutup Hiburan Malam

SERANG (Jurnalislam.com) – Pengusaha penyedia tempat hiburan di Kota Serang beserta Pemerintah Kota Serang berjanji akan menutup dan memonitor tempat hiburan malam selama bulan Romadhon, penutupan dimulai H-4 pelaksanaan bulan Romadhon.

“Kita (pengusaha hiburan Kota Serang) sudah menyepakati bersama, selama bulan puasa penuh akan tutup,” ungkap Ketua Harian Asosiasi Pengusaha Entertainment (Aspemen) Kota Serang, Jhonner SP, lansir Radar Banten Online , Senin (30/5/2016).

Jhon menjelaskan, kesepakatan ini sudah beberapa tahun berjalan, bertujuan agar tidak mengganggu aktivitas selama bulan

“Kami tentu akan mengikuti keinginan pemerintah, agar adanya penertiban dan tidak ada aktivitas hiburan selama bulan Romadhon. Kalau masih ada yang buka pada H-2, maka kita melaporkan kepada Satpol PP dan Kepolisian,” kata Jhon.

Walikota Serang, Tb Haerul Jaman dikutip dari bantenraya.com menegaskan, tempat hiburan malam akan dinonaktifkan selama bulan suci Romadhon “Untuk tempat hiburan malam tidak boleh beroperasi selama bulan ramadhan, ” tegas Jaman.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang, melalui Sekretaris MUI Kota Serang Amas Tadjuddin memperkuat bahwa semua pihak harus menghormati bulan puasa Ramadhan. Amas melanjutkan penutupan tempat hiburan menjelang dan selama bulan Ramadhan penting dilakukan agar tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.

“Dengan adanya tempat hiburan yang masuk buka, maka masyarakat akan tersinggung lalu menyulut adanya penutupan paksa tempat hiburan, apalagi tempat hiburan di Kota Serang tidak ada yang berizin,” pungkasnya Selasa (24/5/2015).

Reporter: Muhammad Fajar | Editor: Ally Muhammad Abduh

 

Ratusan Umat Islam Cirebon Gelar Targhib Ramadhan

CIREBON (Jurnalislam.com) – Ratusan umat Islam Cirebon menggelar Pawa Targhib Ramadhan bertema “Waspada Kebangkitan Paham Komunis di Indonesia”, Ahad (29/5/2016). Pawai dimulai dari Markaz DPW FPI Cirebon Raya Jalan Fatahillah usai shalat dzuhur dengan rute Markaz FPI Cirebon – Sumber – Kenanga – Plumbon – Plered – Kedawung Tuparev – Attaqwa – JL Cipto (CSB) – Terminal bus Harjamukti – byPass – Pelered – Markaz FPI Cirebon.

Sepanjang jalan, para orator menyampaikan pesan dan imbauan kepada masyarakat terkait bulan Ramadhan dan bahaya paham komunis di Indonesia. Seperti yang disampaikan Abu Usamah, perwakilan Jamaah Ansharusy Syariah, dalam orasinya ia mengimbau umat Islam untuk mewaspadai bersatunya Komunis dan Syiah untuk menghancurkan ahlu sunnah.

“Sesungguhnya umat Islam di Suriah sedang di bantai oleh tiga kelompok penjahat besar sebagai aktor utama dalam membantai umat Islam yaitu kelompok Syi’ah yang dikomandoi oleh Basyar Asaad dan Iran. Kemudian kelompok berikutnya adalah Komunis yang dikomandoi oleh Rusia. Dan yang ketiga kelompok zionis salibis (Yahudi dan Nasrani) yang dikomandoi oleh setan Amerika,” tegasnya.

Ia juga mengimbau umat Islam untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan dengan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.

Massa juga mendatangi beberapa tempat hiburan malam di Kota dan Kabupaten Cirebon seperti Diskotik Mithas dan Diva Karaoke di Jalan Tuparev, Fantasy Karaoke Jalan Kartini, Karaoke Wa Ha Haa Area CSB Jalan Cipto dan Panda Karaoke di depan Mapolsek SelTim Cirebon Kota.

Di depan tempat-tempat hiburan itu, perwakilan FPI, Habib Agil bin Muhammad bin Sholeh Al-Habsyi mengimbau agar para pengelola menutup usahanya selama bulan Ramadhan.

“Syukur alhamdulillah jika tutup seterusnya. Hormatilah bulan Ramadhan, jangan sampai dikotori oleh perbuatan-perbuatan kemungkaran,” ujarnya.

Ia mengancam akan menindak tegas tempat-tempat tersebut jika pengelola bersikeras membuka usahanya pada bulan Ramadhan.

“Jika kalian buka, maka jangan salahkan kami jika kami bertindak tegas kepada kalian dan kami akan tutup karoke kalian,” tegasnya di depan para pengelola dan aparat pemerintah kota Cirebon.

Selain itu, massa juga menyampaikan penolakkannya terhadap konser anaknya Ahmad Dhani yang akan digelar di Mithas. “Kami FPI dan ALMANAR menolak dengan sangat keras konser anaknya Ahmad Dani di Mithas. Karena acara tersebut mengundang kemungkaran dan waktunya berdekatan dengan bulan suci Ramadhan,” kecamnya.

Pawai tersebut diikuti berbagai Ormas Islam seperti: FPI, FORIS (forum remaja Islam) dan Aliansi Masyarakat Nahi Mungkar (ALMANAR) yang terdiri dari: Jama’ah Ansharusy Syari’ah Pantura, Majelis Mujahidin, GARDAH (Pagar Aqidah), GAPAZ, FKAM, Gerakan Muslim Cirebon dan Remaja Masjid Kota dan Kabupaten.

Reporter: Yusuf | Editor: Ally Muhammad Abduh

Sarasehan Laskar Islam Jember : “Ormas Islam Dibutuhkan Dalam Mewujudkan Ketentraman Masyarakat”

JEMBER (Jurnalislam.com) – Laskar Islam Jember (LIJ) menggelar saresehan bertajuk “Agar Nahi Munkar Gak Dituduh Berbuat Onar” di Masjid Al Mubarok Jl Bangka VIII/ 23 Sumbersari, Jember, Ahad (29/5/2016). Sarasehan yang dipandu Budi Eko dari Jamaah Ansharusy Syariah Mudiriyah Jember menghadirkan pembicara Lutfian Ubaidillah, MH selaku dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jember.

“Kita amat prihatin dengan maraknya kemaksiatan akhir-akhir ini, miras yang dilegalkan, penyimpangan dan pelecehan seksual juga merajalela. Itulah yang menjadi motivasi terselenggaranya acara ini. Semoga kita bisa berdiskusi dan member solusi,” ucap Budi membuka acara.

Sejumlah perwakilan ormas Islam yang hadir antusias menyimak pemaparan pemateri tentang urgensi nahi munkar dan kedudukan ormas islam dalam bernahi munkar dalam perspektif hukum di Indonesia.

“Keberadaan ormas, termasuk ormas Islam itu diatur dan dilindungi pemerintah. Keberadaanya patut diberdayakan agar bisa berjalan sesuai fungsinya yang meliputi pelayanan, pelestarian dan penjagaan,” papar Lutfian yang juga sebagai advokat dan konsultan hukum itu.

Oleh karena itu, menurut dia, keberadaan ormas Islam masih sangat dibutuhkan dalam mewujudkan ketentraman di masyarakat.

“Guna mewujudkan perannya, ormas Islam perlu membangun hubungan kerja sama dengan berbagai pihak termasuk masyarakat sekitarnya, sehingga terbangunlah kesan positif bahwa ormas bukan pelaku separatisme dan anarkisme,” pungkasnya.

Kontributor: Abu Nashrulloh | Editor: Ally Muhammad Abduh

Milisi Syiah Houthi Serang Arab Saudi dengan Rudal Jarak Jauh

air-defence-missileDUBAI (Jurnalislam.com.) – Pemberontak Syiah Houthi Yaman telah meluncurkan rudal di perbatasan Arab Saudi selama gencatan senjata yang rapuh antara pemberontak dan pemerintah Yaman, lansir Al Arabiya News Channel, Senin (30/05/2016).

Saluran televisi pro-Houthi al-Masirah mengatakan pada hari Senin bahwa para pemberontak telah meluncurkan rudal jarak jauh ke wilayah Saudi.

Militer Arab Saudi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa beberapa rudal telah menghantam wilayah perbatasan Jizan, tanpa melukai siapa pun. Itu merupakan serangan rudal pertama dalam waktu lebih dari satu bulan.

Sebuah gencatan senjata antara pihak yang bertikai sejak 10 April telah memburuk dalam beberapa hari terakhir, dengan adanya pelanggaran. Konflik di Yaman terjadi antara pemberontak Syiah Houthi dan pendukung mantan presiden terhadap pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, yang didukung oleh koalisi pimpinan Saudi dan disupport AS.

Pada hari Jumat. koresponden saluran berita Al Arabiya mengatakan tentara Arab Saudi menggagalkan serangan terhadap posisi di Jazan.

Dia menambahkan bahwa pertempuran telah meletus, dan bahwa pasukan Saudi menangkis serangan milisi Houthi di Al Khubah dan Tawal di wilayah Jazan.

Beberapa hari lalu, Kementerian Dalam Negeri Saudi mengatakan bahwa seorang tentara Saudi tewas dan tiga lainnya luka-luka ketika sebuah ranjau meledak di perbatasan dengan Yaman.

Ledakan itu menghantam patroli perbatasan di provinsi barat daya Jazan, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam

Serangan Pertama Taliban di Helmand Sejak Amir Baru Terpilih, 50 Lebih Pasukan Afghanistan Tewas

image_650_365HELMAND (Jurnalislam.com) – Lebih dari 50 pasukan Afghanistan tewas selama dua hari terakhir dalam pertempuran berat di sekitar ibukota provinsi selatan Helmand, kata para pejabat, Aljazeera melaporkan, Senin (30/05/2016).

Helmand, dengan lokasi yang strategis, telah menjadi tempat serangan besar oleh Taliban sejak tahun lalu.

Sebanyak 24 petugas tewas pada hari Senin, dan 33 lainnya pada hari Ahad, komandan polisi daerah Esmatullah Dawlatzai mengatakan kepada kantor berita Reuters. Hampir 40 lainnya terluka, tambahnya.

Mujahidin Taliban berhasil memasuki pinggiran Lashkar Gah, ibukota provinsi, dan warga bisa mendengar suara tembakan berat dan artileri sepanjang malam.

“Situasi ini tidak baik, kita bisa mendengar suara senjata di luar kota, dan Taliban sekarang beroperasi dalam jarak dua kilometer dari kota,” Mohammed Kareem Atal, anggota parlemen Helmand, mengatakan kepada Al Jazeera.

Dia mengatakan empat pos militer pemerintah telah jatuh ke tangan Taliban, saat mujahidin mencoba memotong jalan utama ke ibukota Kabul dan provinsi tetangga Kandahar.

“Tentara menggunakan helikopter tempur untuk mendukung pasukan darat. Mereka sejauh ini baru berhasil merebut kembali satu pos yang jatuh, dan kami sedang menunggu kedatangan pasukan penguatan dari Kabul,” tambah Kareem Atal.

Wilayah yang terkena pertempuran terbaru adalah Greshk, Nad Ali, dan Nahr-e Saraj, tetangga ibukota provinsi Lashkar Gah di utara dan barat.

Sebuah rumah sakit amal di Lashkar Gah mengatakan telah merawat setidaknya 40 korban luka-luka akibat pertempuran kedua belah pihak, di antaranya 30 warga sipil dan 10 pasukan Afghanistan.

Para pejabat Afghanistan akan mengambil langkah-langkah untuk merebut kembali daerah yang hilang, kata Omar Zwak, juru bicara gubernur provinsi.

Pertempuran di Helmand adalah serangan besar pertama oleh Imarah Islam Afghanistan sejak pemimpin baru Syeikh Mullah Haibatullah Akhundzada memegang kepemimpinan Taliban setelah Syeikh Mullah Akhtar Mansour syahid oleh serangan pesawat tak berawak AS di Pakistan pada 23 Mei.

Deddy | Al Jazeera | Jurnalislam

Detik-detik Serangan Habis-habisan Pasukan Gabungan Irak pada IS di Fallujah (laporan lengkap)

internasional-detik-detik-serangan-habis-habisan-pasukan-gabungan-irak-pada-is-di-fallujah-laporan-lengkap-2861-lIRAK (Jurnalislam.com) – Pasukan khusus Irak berada di pinggiran Fallujah, militer mengatakan, dalam fase baru upaya untuk mengambil kota tersebut dari kelompok IS (Islamic State) yang memicu kekhawatiran atas sekitar 50.000 warga sipil yang terperangkap di sana, Al Jazeera melaporkan, Ahad (29/05/2016).

Pertempuran dengan IS masih berlangsung di seluruh Irak pada hari Ahad, yaitu di dekat Mosul di utara dan Heet di provinsi Anbar barat, serta di seberang perbatasan di kota Raqqa, Suriah.

Di kota Heet – 140 km di barat Baghdad – sekitar 40 pasukan Irak tewas dalam serangan IS. Pasukan khusus, polisi, dan pejuang suku ditarik kembali dari kota yang kembali direbut dari kelompok bersenjata IS pada bulan April, sumber militer mengatakan kepada Al Jazeera.

Puluhan ribu tentara dan pejuang – terdiri dari militer, polisi dan milisi, dan didukung oleh kekuatan udara koalisi pimpinan AS – melancarkan serangan untuk merebut kembali Fallujah pekan lalu. Kedatangan pasukan kontra-terorisme Irak (counter-terrorism service-CTS) menandakan serangan habis-habisan sudah dekat.

Abdelwahab al-Saadi, komandan tentara Irak yang bertanggung jawab atas operasi, mengatakan pada hari Ahad bahwa beberapa kontingen besar sekarang telah mencapai dua kamp militer dekat kota dan siap untuk menyerang.

“Kekuatan ini akan masuk ke Fallujah dalam beberapa jam ke depan untuk membebaskan Fallujah dari Daesh,” katanya, menggunakan akronim bahasa Arab untuk IS.

Kekuatan kontra-terorisme mengatakan kota itu benar-benar dikepung. Para pejabat Irak mengklaim kemenangan melawan IS, tapi klaim tersebut tidak bisa diverifikasi secara independen.

“Ada perlawanan (dari IS) tapi kita menghancurkan mereka dengan sangat cepat … Kami memiliki momentum dari berbagai bidang yang berbeda,” kata Jenderal Abdelamir al-Shimary dari Komando Operasi Baghdad.

Fallujah, 50 km di sebelah barat Baghdad, merupakan salah satu dari dua kota besar Irak yang masih berada di tangan IS. Kota lain yang masih dikuasai IS adalah kota terbesar kedua Irak, Mosul.

Operasi Fallujah menelan korban manusia, kelompok-kelompok hak asasi mengatakan, dengan terperangkapnya ribuan warga sipil antara pasukan IS dengan tentara Irak dan sekutu milisi Syiah.

Reporter Al Jazeera Omar al-Saleh, melaporkan dari Erbil di Irak utara, menggambarkan situasi di kota tersebut sangat mengerikan.

“Penduduk sangat kekurangan obat-obatan dan makanan. Mereka terjebak di antara pertempuran antara IS dan pasukan Irak,” katanya.

Sekitar 50.000 orang masih terjebak di pusat kota pada hari Ahad, bertempur dengan berkurangnya pasokan air dan makanan. PBB mengatakan adanya laporan orang-orang yang mati kelaparan dan orang lain yang dibunuh karena menolak memperjuangkan IS.

“Kami memiliki laporan peningkatan dramatis jumlah eksekusi pria dan anak laki-laki yang mulai dewasa, yang menolak untuk berperang bersama IS,” kata Melissa Fleming, juru bicara Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (the UN High Commissioner for Refugees-UNHCR).

Sekitar seribu pasukan IS yang masih berada di kota itu dituduh menggunakan warga sipil sebagai perisai manusia, tetapi UNHCR juga mengatakan pasukan Irak telah memblokir rute pasokan, dan mencegah warga sipil yang berusaha untuk keluar.

Ratusan keluarga mampu melarikan diri pada hari Jumat dengan bantuan pasukan pemerintah, tapi mayoritas tetap terperangkap, kata kelompok bantuan.

“Kami menerima ratusan pengungsi Irak dari pinggiran Fallujah yang benar-benar kelelahan, ketakutan dan kelaparan,” Nasr Muflahi, direktur Dewan Pengungsi Norwegia, mengatakan.

“Ribuan lainnya tetap terperangkap di pusat Fallujah, terputus dari segala bentuk bantuan dan perlindungan.”

Fallujah, kota Sunni, lepas dari kontrol pemerintah bahkan sebelum IS menyerbu jantung Irak pada bulan Juni 2014, dan merupakan salah satu benteng kelompok paling ikonik.

Puluhan ribu pasukan Irak – termasuk kelompok payung Hashed al-Shaabi yang didominasi oleh milisi Syiah – memulai operasi pada 22 Mei untuk merebut kembali kota itu.

Sementara itu, Pemerintah Daerah Kurdistan (the Kurdistan Regional Government-KRG) mengumumkan serangan oleh pasukan Peshmerga pada hari Ahad berhasil merebut dua kota yang dikuasai IS sekitar 25 km dari Mosul.

Sekitar 5.500 pasukan terlibat, didukung oleh pesawat-pesawat tempur koalisi internasional.

Pasukan Peshmerga merebut kembali kota al-Muftiyah dan Jim Kour setelah bentrokan berat pada dini hari Ahad, sumber mengatakan kepada Al Jazeera.

Pertempuran sengit masih berlangsung saat tentara Peshmerga maju menuju kota al-Khazir, 35 km dari timur Mosul.

“Ini adalah salah satu dari banyak operasi yang diharapkan dapat meningkatkan tekanan pada IS di dan sekitar Mosul dalam persiapan untuk serangan akhir di kota,” kata KRG dalam sebuah pernyataan.

Dalam perkembangan terpisah di negara tetangga Suriah, pertempuran sengit berlanjut. IS menargetkan provinsi Aleppo dalam serangan sengit, memotong jalan utama antara kota Mare dan Azaz.

Reporter Al Jazeera Hashem Ahelbarra, melaporkan dari Gaziantep di Turki, mengatakan situasi berlangsung serius. “Ribuan orang telah melarikan diri dari pertempuran sengit. Tapi banyak yang tidak memiliki tempat untuk dituju,” katanya.

Lebih dari 160.000 warga sipil terjebak di Suriah akibat pertempuran, yang juga memaksa evakuasi salah satu rumah sakit yang tersisa di daerah tersebut yang dijalankan oleh organisasi medis internasional Doctors Without Borders (MSF).

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (Syrian Observatory for Human Rights-SOHR yang berbasis di Inggris mengatakan pada hari Sabtu bahwa pesawat tempur koalisi pimpinan AS menargetkan posisi IS di utara Raqqa, ibukota de facto IS, dan dilaporkan menewaskan sebanyak 45 pasukan IS.

Pasukan militer Arab, Kurdi dan AS telah menutup wilayah di sekitar Raqqa selama seminggu terakhir.

Deddy | Aljazeera | Jurnalislam

Iran Larang Warganya Pergi Haji Setelah Pembicaraan dengan Saudi Gagal

internasional-iran-larang-warganya-pergi-haji-setelah-pembicaraan-dengan-saudi-gagal-2860-lARAB SAUDI (Jurnalislam.com) – Iran pada hari Ahad (29/05/2016) mengatakan tidak akan mengizinkan warganya ambil bagian dalam ibadah haji di Makkah tahun ini dan menyalahkan pejabat Saudi, mengklaim bahwa Saudi memunculkan sejumlah “hambatan” sehingga Iran mengeluarkan keputusan tersebut, Al Arabiya News Channel melaporkan, Ahad.

“Setelah dua kali perundingan tanpa hasil apapun karena hambatan yang diajukan Saudi, peziarah Iran tidak akan mengambil bagian dalam ziarah haji yang tahun ini diharapkan berlangsung pada bulan September,” menteri kebudayaan Iran Ali Jannati mengatakan kepada televisi pemerintah.

Para pejabat Saudi mengatakan delegasi Iran mengakhiri kunjungan ke kerajaan pada hari Jumat tanpa mencapai kesepakatan akhir tentang pengaturan jamaah haji Republik Syiah Iran tersebut. (baca juga: Pembicaraan Arab Saudi dan Iran Akhirnya Gagal Capai Kesepakatan Haji)

Kementerian haji Arab Saudi mengatakan telah menawarkan “banyak solusi” untuk memenuhi serangkaian tuntutan yang dibuat oleh Iran dalam pembicaraan dua hari.

Kesepakatan telah dicapai dalam beberapa hal, termasuk penggunaan visa elektronik yang dapat dicetak oleh peziarah Iran, saat misi diplomatik Saudi tetap ditutup di Iran, katanya.

Riyadh memutuskan hubungan dengan Teheran pada Januari setelah demonstran Iran membakar kedutaan dan konsulat setelah eksekusi seorang tokoh Syiah terkemuka.

Awal bulan ini, Iran menuduh saingan regionalnya melakukan “sabotase” haji.

Teheran mengatakan Riyadh bersikeras bahwa visa bagi warga Iran dikeluarkan di negara ketiga dan tidak akan membiarkan jamaah diterbangkan dengan pesawat Iran.

Namun kementerian haji Arab mengatakan pada hari Jumat bahwa Riyadh telah setuju untuk mengizinkan Iran memperoleh visa melalui kedutaan Swiss di Teheran, yang membantu kepentingan Saudi sejak hubungan Saudi-Iran diputus pada bulan Januari.

Riyadh juga setuju untuk mengizinkan beberapa operator Iran untuk menerbangkan jamaah haji ke kerajaan meskipun larangan telah dikenakan pada penerbangan Iran menyusul pertikaian diplomatik antara kedua negara, kata kementerian itu.

Pembicaraan pekan lalu adalah upaya kedua oleh kedua negara untuk mencapai kesepakatan mengenai penyelenggaraan haji tahun ini untuk Iran setelah putaran pertama berhasil diadakan pada bulan April di Arab Saudi.

Kementerian Saudi mengatakan pada saat itu bahwa Organisasi ibadah haji Iran bertanggung jawab “di hadapan Allah dan rakyatnya atas ketidakmampuan peziarah untuk melakukan haji tahun ini.”

 

Deddy | Alarabiya | Jurnalislam