Ikutilah Dauroh Ummahat ‘Peran Pendidikan Anak dalam Menyiapkan Pemimpin Umat’

HADIRILAH…

DAUROH UMMAHAT JAMA’AH ANSHARUSY SYARI’AH

“PERAN PENDIDIKAN ANAK DALAM MENYIAPKAN PEMIMPIN UMMAT”

Bersama :

  1. Ustadz Fuad Al Hazimi

(Mantan Imam Masjid Australia & Kepala Ponpes An-Nahl Magelang)

  1. Ustadz Abu Tholut Al Jawi

(Pemerhati Gerakan Islam)

Hari/Tgl : Ahad,9 Oktober 2016

Waktu : 08.00 s/d 15.00

Tempat : Masjid Al-Ukhuwah Palm Semi Karawaci, Tangerang

Fasilitas :

– Seminar Kit

– Snack

– Makan Siang

– Doorprize

– Kids Corner

Acara ini diselenggarakan oleh Jama’ah Ansharusy Syariah Mudiriyah JakpusbarTangkot, yang bekerja sama dengan DKM Masjid Al-Ukhuwah Palm Semi Karawaci.

Contack Person : 085772476774 / 085717304867

Donasi / Pembayaran :

Bank Mandiri : 117 00 06201297, an : Ranita Octaviana

Erdogan Kutuk Kongres AS atas Hukum Jasta

ANKARA (Jurnalislam.com) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Sabtu mengutuk suara Kongres AS yang mengesampingkan veto Barack Obama terhadap RUU Jasta yang memungkinkan korban 9/11 untuk menuntut Arab Saudi, mengatakan ia berharap langkah itu akan dipulihkan (dibatalkan) sesegera mungkin, lansir Anadolu Agency, Ahad (02/10/2016).

Hubungan antara Ankara dan Riyadh semakin erat dalam beberapa bulan terakhir karena mereka mengejar kepentingan bersama di Suriah. Erdogan baru saja hari sebelumnya menjadi tuan rumah bagi Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Nayef untuk pembicaraan di istananya.

“Izin Kongres AS bahwa tuntutan hukum bisa dibuka melawan Arab Saudi atas serangan 9/11 sangat disayangkan,” kata Erdogan dalam pidato pembukaan parlemen.

“Ini bertentangan dengan prinsip pertanggungjawaban pidana individu untuk kejahatan. Kami berharap langkah palsu ini akan dipulihkan secepat mungkin,” tambahnya.

Keluarga korban 9/11 berkampanye untuk hukum ini karena yakin pemerintah Arab Saudi memiliki andil dalam serangan yang menewaskan hampir 3.000 orang tersebut.

Lima belas dari 19 pembajak adalah warga Saudi, namun keterkaitan mereka dengan pemerintah tidak terbukti. Pemerintah Saudi membantah hubungan apapun dengan komplotan.

Obama menyebut RUU Jasta sebagai sebuah “preseden yang berbahaya” sementara Arab Saudi memperingatkan RUU tersebut memiliki “konsekuensi bencana.”

Kunjungan oleh putra mahkota Saudi ke Ankara adalah tanda terbaru dari hubungan yang berkembang antara Turki dan Arab Saudi, dua kekuatan Muslim Sunni yang sama-sama mendukung kelompok oposisi yang berjuang melawan Presiden Bashar al-Assad di Suriah.

Erdogan mengatakan kepada Nayef pada hari Jumat bahwa hubungan kedua Negara yang semakin luas “menawarkan kesempatan untuk stabilitas regional dan global”, kata kantor berita Anadolu.

Nayef mengatakan Riyadh senang bahwa kedua negara “memiliki pemikiran yang sama pada semua masalah.”

Erdogan juga menganugerahkan medali negara tertinggi kedua bagi warga negara asing pada Nayef, Orde Republik (the Order of the Republic).

Presiden Turki awal tahun ini juga mendukung Arab Saudi dalam krisis diplomatik dengan Iran atas eksekusi Riyadh terhadap tokoh Syiah terkemuka Sheikh Nimr al-Nimr pada bulan Januari.

Rekatkan Ukhuwah, Ribuan Umat Islam Bima Ikuti Pawai Sambut Tahun Baru 1438 Hijriyah

BIMA (Jurnalislam.com) – Dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1438 H, ribuan umat Islam Bima menggelar longmarch, Ahad (2/10/2016). Rute longmarch diawali dari lapangan Paruga Na’e di jalan lintas Sumbawa, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima menuju Tambe dan kembali ke Lapangan Paruga Na’e.

“Aksi longmarch serta dirangkaikan dengan jalan sehat ini adalah untuk menyambut datangnya tahun baru islam serta untuk merekatkan ukhuwah Islamiyah,” terang Ketua Panitia, Ustadz Jabir Abdullah S.Pd kepada Jurniscom disela-sela acara.

Ustadz Jabir menyayangkan, penyambutan tahun baru Islam mulai pudar dan tergerus oleh euforia penyambutan tahun baru Masehi. “Padahal itu hanyalah kebiasaan dan tingkah laku orang kafir dan kita tidak boleh mengikuti mereka,” ujarnya.

Selain itu untuk merekatkan ukhuwah islamiyah umat Islam dan ormas Islam, aksi itu juga digelar untuk memudahkan kerja sama dalam hajatan umat Islam lainnya yang lebih besar.

“Kami berharap ke depan momen-momen besar seperti ini bisa kita sambut dengan suka cita sembari menyadarkan kepada umat bahwa tahun baru Islam ini adalah momen kita sedangkan momen tahun baru masehi itu momennya orang kafir dan tidak boleh diikuti,” tegasnya.

Acara bertema “Dengan Menyambut Tahun Baru Islam Kita Rekatkan Ukhuwah Islamiyah” itu diikuti oleh berbagai ormas Islam di Bima. Diantaranya Jamaah Ansharusy Syariah, Khilafatul muslimin, Panitia Hari Besar Islam (PHBI), Muhammadiyah, Pondok Pesantren Al-Madinah, Hizbut Tahrir Indonesia, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bima, masyarakat Kecamatan Bolo, serta seluruh sekolah yang ada di Kecamatan Bolo.

Pendiri JITU Sayangkan Munculnya Fenomena Jurnalis Instan

BOGOR (Jurnalislam.com) – Wartawan Al Jazeera, Harjito Warno menyayangkan munculnya fenomena jurnalis instan yang tak lagi memperhatikan kaidah-kaidah jurnalistik dan tidak bertanggung jawab dengan tulisannya. Pria yang karib disapa Dito itu menilai, fenomena tersebut akan membahayakan umat.
“Banyak jurnalis instan yang tidak memperhatikan kaidah-kaidah jurnalistik. Tidak gentle untuk bertanggung jawab atas tulisannya,” katanya dalam acara Seminar Jurnalistik Bidik Global Foundation di Hotel Salak The Heritage Bogor, Sabtu (1/10/2016).
Menurutnya, meskipun niat mereka untuk berdakwah akan tetapi jika tidak berhati-hati dalam menulis hanya akan merusak citra dakwah itu sendiri.
“Dengan adanya fenomena ini, setidaknya sebelum kita menulis dan mempublish sebuah tulisan hendaknya ditimbang dengan hati yang paling dalam,” ujar salah satu pendiri Jurnalis Islam Bersatu (JITU) itu.
Oleh sebab itu, ia menyarankan agar setiap jurnalis mengedepankan ideologi dalam tulisannya, yaitu ideologi Islam.
“Insting jurnalistik diasah, hadirkan militansi, menjaga komunikasi yang baik, menjaga independesi dan terakhir menjaga niat agar bermanfaat untuk umat,” pungkasnya.

Operasi Omari: 1 Helikopter Ditembak Jatuh, 10 Pos Militer Direbut dan 7 Tentara Bergabung ke Taliban

KANDAHAR (Jurnalislam.com) – Laporan yang datang dari provinsi Kandahar selatan mengatakan bahwa helikopter pasukan Arbaki ditembak jatuh oleh Taliban dengan senjata ZPU-1 AA sekitar pukul 09:00 waktu setempat hari Ahad di wilayah Sra Sokhar Kabupaten Shahwalikot, Al Emarah News melaporkan Ahad (02/10/2016).

Helikopter, yang sedang dalam misi untuk membuka kembali jalan raya utama yang dihadang oleh Taliban, hingga jatuh menghujam ke tanah, menyebabkan korban di pihak musuh.

Pasukan bantuan Afghanistan berusaha mengambil reruntuhan dari lokasi kecelakaan, para pejabat mengatakan, bahwa sejauh ini semua serangan musuh di posisi Taliban telah dipukul mundur.

Di wilayah Lworgi kabupaten Naw Bahar melaporkan, serangan terkoordinasi terhadap 4 pos pemeriksaan musuh dengan senjata berat dan ringan terjadi di pos pemeriksaan yang dipimpin seorang komandan Arbaki – Raza ul Haq – memaksa musuh melarikan diri setelah menderita kelahan telak dan meninggalkan 2 mayat di arena pertempuran.

Sebuah senapan mesin PKM, 3 senapan, 178 putaran PKM, 12 putaran RPG, 1310 senapan putaran, 3 rompi amunisi disita serta sepeda motor hancur.

operasi-omari-1-helikopter-ditembak-jatuh-10-pos-militer-direbut-dan-7-tentara-bergabung-ke-taliban

Kemudian di Helmand sebanyak 3 pos pemeriksan pasukan Arbaki yang terletak di daerah Simeti distrik Marjah diserbu. 2 APC dihancurkan oleh serangan IED dan satu lainnya dengan RPG di tengah baku tembak Mujahidin semalam.

3 pos pemeriksaan juga dikuasai di wilayah Goraf Shesh distrik Nad Ali.

Sebanyak 14 personel ANA (Afghanistan National Army) dan ANP telah tewas atau terluka dan pickup serta sejumlah besar senjata disita dalam operasi tersebut.

Dikatakan bahwa seorang komandan pasukan bayaran – Dilawar – dan 7 rekannya telah bertobat atas kesalahan mereka dan meninggalkan militer Kabul, menyerahkan pickup ranger dan sejumlah besar senjata berat dan ringan untuk mujahidin Imarah Islam Afghanistan.

Tercemar Limbah Pabrik Senjata, Israel Tutup Seperlima Fasilitas Air Minumnya

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Israel telah menutup seperlima dari semua fasilitas air minum mereka sejak tahun 1998 karena kontaminasi industri, surat kabar zionis Haaretz melaporkan Sabtu, lansir World Bulletin, Ahad (02/10/2016).

Mengutip laporan yang disajikan pada konferensi oleh Otoritas Air negara, surat kabar itu mengatakan pabrik-pabrik yang terlibat dalam industri militer adalah penyebab utama kontaminasi.

Setelah menemukan bahan peledak dan karsinogen dalam sumber air alami, pemerintah Israel harus menghentikan penggalian air dari fasilitas air minum tersebut dan mengatur sistem untuk memonitor fasilitas air lainnya di seluruh kawasannya.

3656800500Menurut Haaretz, hampir 40 persen dari situs pengeboran Israel ditutup pada periode antara tahun 1998 dan 2015 karena polusi dari pabrik-pabrik industri.

Pada akhir tahun 1990-an, banyak fasilitas pengeboran juga ditutup karena polusi dari pupuk yang digunakan dalam pertanian atau karena air laut yang menyusup akuifer air tawar, tambahnya.

Setengah dari air yang digunakan warga yahudi Israel berasal dari sumber air tanah.

Giliran Markas Militer India di Kashmir Diserang

KASHMIR (Jurnalislam.com) – Penyerang melepaskan tembakan di sebuah kamp paramiliter di Kashmir India, menurut juru bicara militer, menewaskan seorang serdadu penjaga perbatasan dan melukai beberapa lainnya, Aljazeera melaporkan, Ahad (02/10/2016).

Menurut laporan, yang diserang pada hari Ahad malam itu adalah kamp militer 46 Rashtriya Rifles di distrik Baramulla Kashmir.

Insiden hari Ahad terjadi hanya beberapa hari setelah pasukan dari India dan Pakistan terlibat dalam baku tembak di perbatasan de facto yang membagi lembah Kashmir.

“Militan menembaki sebuah kamp militer di kota Baramulla,” kata Kolonel Rajesh Kalia kepada kantor berita AFP, Ahad.

“Baku tembak antara tentara dan penyerang masih berlangsung.”

Seorang pejabat menegaskan bahwa seorang tentara tewas dalam serangan itu.

“Salah satu personil BSF tewas dan satu lainnya luka-luka ketika militan mencoba memasuki sebuah kamp militer,” kata Inspektur Polisi lokal Imtiyaz Hussein.

Kamp ini terletak sekitar 54 km dari Srinagar, ibukota Kashmir India.

Ketegangan antara kedua negara tetangga telah meningkat menyusul serangan Uri di sisi India dari perbatasan Kashmir bulan lalu di mana 17 tentara India tewas.

India kemudian mengaku telah melakukan “serangan bedah” di seberang perbatasan yang diberhentikan tentara Pakistan sebagai “ilusi”.

Sementara itu, Menteri Pertahanan India mengatakan dibutuhkan “beberapa hari” untuk menjamin pembebasan seorang tentara yang ditangkap setelah ia “tidak sengaja” menyeberang ke sisi Pakistan dari perbatasan Kashmir.

“Dia telah sampai di seberang, yaitu di daerah perbatasan. Ada mekanisme khusus melalui Direktur Jenderal Operasi Militer yang telah diaktifkan,” menteri seperti dikutip oleh kantor berita PTI.

“Karena situasi sekarang tegang, dibutuhkan beberapa hari untuk memulangkan tentara itu kembali.”

Ketegangan meningkat antara dua rival bersenjata nuklir setelah protes mematikan berminggu-minggu di Kashmir.

Lebih dari 80 warga sipil Muslim Kashmir telah tewas, sebagian besar dalam bentrokan dengan pasukan India selama protes terhadap kekuasaan India, yang merupakan kekerasan terburuk di kawasan itu sejak 2010.

Acara Ritual Tahunan Berubah menjadi Demo Mematikan di Ethiopia, 52 Tewas

ETHIOPIA (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 52 orang tewas dan banyak yang terluka setelah sebuah festival tahunan masyarakat Oromo berubah menjadi protes anti-pemerintah hari Ahad (02/10/2016) di kota Bishoftu di selatan-tengah Ethiopia.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah, para korban tewas akibat berdesak-desakan, lansir Anadolu Agency, Ahad.

Ribuan orang dari kelompok etnis terbesar Ethiopia datang dari seluruh wilayah Oromia di salah satu danau kawah kota, Hora – terletak 45 kilometer (28 mil) dari tenggara ibukota Addis Ababa – meneriakkan kata “didne”, dari bahasa Oromiffa yang memiliki makna “cukup”.

Penyerbuan fatal terjadi setelah pasukan keamanan melepaskan tembakan dan menggunakan gas air mata untuk membubarkan kerumunan, menurut seorang wartawan Anadolu Agency di tempat kejadian.

Slogan lainnya yang diteriakkan sepanjang demonstrasi adalah “kebebasan”, dan “Woyane turun” – Woyane adalah nama lain untuk Front Pembebasan Rakyat Tigray (the Tigray People’s Liberation Front-TPLF), yang telah berkuasa sejak tahun 1991.

Getachew Reda dari kantor Urusan Komunikasi Pemerintah mengatakan: “Kami sedih, insiden itu seharusnya tidak pernah terjadi.”

Getachew mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa kelompok oposisi bertanggung jawab untuk acara hari Ahad tersebut. Dia juga menambahkan bahwa pemerintah telah berusaha untuk mendaftarkan festival tersebut di UNESCO.

Festival syukur The Irrecha dirayakan setiap bulan Oktober dan melibatkan berbagai ritual termasuk mencuci rumput hijau ke Hora Lake kemudian dipercikkan pada wajah dan kepala seseorang.

Wilayah Oromia pernah menjadi tempat demonstrasi kekerasan, yang mengakibatkan banyak korban tewas pada bulan Desember 2015 dan Agustus 2016.

Para demonstran memprotes keputusan pemerintah yang bermaksud memperbesar batas ibukota dengan mengorbankan kawasan Oromo karena mereka percaya pelebaran batas ibukota ini akan mengusir petani Oromo dari tanah mereka.

Liga Arab: Serangan Udara di Aleppo adalah ‘Kejahatan Perang’

KAIRO (Jurnalislam.com) – Liga Arab telah menyerukan masyarakat internasional untuk campur tangan menghentikan pertumpahan darah di kota Aleppo, Suriah utara, lansir Anadolu Agency, Ahad (02/10/2016).

Dalam sebuah pernyataan hari Sabtu (01/10/2016), juru bicara Mahmoud Afifi mengecam pemboman udara berkelanjutan terhadap rumah sakit dan warga sipil di Aleppo.

“Serangan udara acak dan serangan bom barel serta pengepungan tidak manusiawi di Aleppo timur adalah sama saja dengan kejahatan perang,” katanya.

Juru bicara itu menggambarkan situasi kemanusiaan di Aleppo timur “sangan kritis”, dan menyerukan gencatan senjata segera untuk memungkinkan bantuan kemanusiaan ke kota.

Sejak 19 September, ketika rezim Nushairiyah Bashar al-Assad mengumumkan akhir gencatan senjata selama seminggu yang disponsori oleh Washington dan Moskow, pesawat-pesawat tempur Suriah dan Rusia telah membombardir wilayah sipil di Aleppo yang dikuasai oposisi secara brutal.

Sejumlah besar warga sipil dilaporkan tewas atau terluka dalam serangan, yang tetap berkelanjutan.

Suriah telah terkunci dalam perang global sejak awal 2011, ketika rezim Syiah Assad menumpas unjuk rasa yang meletus sebagai bagian dari gerakan “Musim Semi Arab” – dengan keganasan militer tak terduga.

Pusat Penelitian Kebijakan Suriah, sebuah LSM yang berbasis di Beirut, melaporkan total korban tewas akibat konflik lima tahun di Suriah berjumlah lebih dari 470.000.

Siaran Pers Hasil Mukernas Jama’ah Ansharusy Syari’ah

P R E S S R E L E A S E
JAMA’AH ANSHARUSY SYARIAH

Tentang:

Hasil Musyawarah Kerja Nasional Jamaah Ansharusy Syariah 1438-1440H

Bismillahirrahmaanirrahiem

 

Allah SWT berfirman:

وَالَّذِينَ اسْتَجَابُوا لِرَبِّهِمْ وَأَقَامُوا الصَّلاةَ وَأَمْرُهُمْ شُورَى بَيْنَهُمْ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ (٣٨)

Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka (Qs. Asyuro 42:38)

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الأمْرِ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ (١٥٩)

Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya. (Ali Imran 3:159)

Musyawarah Kerja Nasional Jamaah Ansharusy Syariah 1438-1440H ini diadakan di Islamic Center, Bekasi dengan mengangkat Tema : Membangun Kemauan dan Kemampuan Jama’ah yang Handal dan Kompetitif Dalam Memperjuangkan Syariat Islam. Menghasilkan poin-poin berikut:

  1. Bahwa merupakan bagian dari tuntutan iman seorang Mukmin adalah kesiapan dirinya untuk memperjuangkan tegaknya Islam dan Dienullah (Iqomatuddien). Karena beriqomatuddien adalah merupakan perintah Allah yang dipesankan kepada para Rasul Ulul Azmi. Allah SWT berfirman:

شَرَعَ لَكُمْ مِنَ الدِّينِ مَا وَصَّى بِهِ نُوحًا وَالَّذِي أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ وَمَا وَصَّيْنَا بِهِ إِبْرَاهِيمَ وَمُوسَى وَعِيسَى أَنْ أَقِيمُوا الدِّينَ وَلا تَتَفَرَّقُوا فِيهِ كَبُرَ عَلَى الْمُشْرِكِينَ مَا تَدْعُوهُمْ إِلَيْهِ اللَّهُ يَجْتَبِي إِلَيْهِ مَنْ يَشَاءُ وَيَهْدِي إِلَيْهِ مَنْ يُنِيبُ (١٣)

Dia telah mensyari´atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. (Qs. Asyuro 42:13)

  1. Konsep Iqomatuddien yang merupakan bagian dari bentuk ibadah kepada Allah SWT hendaknya dilaksanakan sesuai yang dicontohkan Rasulullah SAW. Dan konsep beliau dalam beriqomatuddien adalah dengan Dakwah dan Jihad fisabilillah yang diamalkan sesuai kondisi dan situasinya yang tepat. Dakwah yang dilaksanakan dengan Hikmah dan Mau’idzah hasanah (Ilmu dan Nasehat) dilengkapi dengan kelembutan serta sabar dan Akhlaqul Karimah sebagai bekal dalam upaya mengajak ummat manusia menuju cahaya Hidayah Allah SWT. Dan kemudian jalan Jihad fisabilillah yang dilaksanakan dengan lisan, harta dan jiwa demi tegaknya Kalimah Allah di Negeri tercinta ini.
  2. Jamaah Ansharusy Syariah adalah Jamaah yang diwujudkan untuk upaya Iqomatuddien (menegakkan Dienullah) dengan menjalankan konsep Rasulullah SAW. Dan sebagai salah satu wadah bagi ummat Islam di negeri ini guna ikut bergabung dalam kafilah perjuangan penegakan dienul Islam dalam kehidupan masyarakat negeri ini. Jamaah Ansharusy Syariah bukan sebuah kelompok jamaah yang terafiliasi dengan kelompok manapun di belahan dunia, namun Jamaah Ansharusy Syariah adalah bagian dari kesatuan Ummat Islam di dunia ini, membangun persaudaraannya dengan sesama Muslim dimanapun dan apapun latar belakang pemikirannya.
  1. Hari ini Jamaah Ansharusy Syariah telah selesai melaksanakan Musyawarah Kerja Nasional yang merumuskan Program-program kerja untuk dilaksanakan pada tahun 1438-1440H. Program-program tersebut telah dibahas dan disahkan oleh Amir Jamaah serta Insya Allah siap dilaksanakan oleh jajaran pengurus dan anggota Jamaah Ansharusy Syariah. Dalam Musyawarah Kerja Nasional ini, Jamaah Ansharusy Syariah telah melakukan evaluasi dan perbaikan pada berbagai bagian dari program kerja yang selama ini dilaksanakan guna memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh jamaah demi membentuk struktur jamaah yang handal, kompetitif, kokoh dan menghasilkan kinerja terbaik dari para anggotanya sesuai batas kemampuan sebagaimana yang di perintahkan Allah SWT :

فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَاسْمَعُوا وَأَطِيعُوا وَأَنْفِقُوا خَيْرًا لأنْفُسِكُمْ وَمَنْ يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ (١٦)

Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta taatlah dan berinfaqlah dengan infaq yang terbaik untuk dirimu. Dan barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung. (Qs. Attaghabun 64:16)

  1. Jamaah Ansharusy Syariah berharap dapat menjadi salah satu elemen ummat Islam di Indonesia yang berperan dalam gerak nyata di masyarakat demi mengajak dan mengembalikan kehidupan masyarakat Muslim di negeri ini bukan hanya berkehidupan yang Islami serta diridhoi Allah swt.Saja, Namun juga menjadi Masyarakat Muslim yang siap dan sadar akan kewajibannya untuk ikut berupaya memperjuangkan tegaknya Nilai-nilai Syariat Allah SWT di Bumi Indonesia demi mencapai kehidupan di negeri berkah yang “Baldatun Thayyibatun wa rabbun Ghafuur”.
  1. Jamaah Ansharusy Syariah membuka pintu selebar-lebarnya untuk bekerjasama dengan berbagai lembaga atau elemen ummat Islam di negeri ini, atas dasar ta’awun alal birri wa taqwa, demi tegaknya izzatul Islam wal muslimin dan tanpa tendensi apapun atau kepentingan pribadi sesaat selagi bentuk kerjasama tersebut sesuai dengan nilai-nilai Syariat Islam.
  1. Dalam Musyawarah Kerja Nasional ini, Jamaah Ansharusy Syariah juga menyatakan sikap terhadap beberapa isu berikut:

a. Jamaah Ansharusy Syariah menyatakan bahwa Umat Islam dilarang oleh Allah SWT untuk dipimpin oleh orang kafir, apalagi memilih mereka sebagai pemimpin kaum muslimin. Sebagaimana yang ditegaskan oleh Allah SWT di dalam Al Qur’an :

لا يَتَّخِذِ الْمُؤْمِنُونَ الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ فَلَيْسَ مِنَ اللَّهِ فِي شَيْءٍ إِلا أَنْ تَتَّقُوا مِنْهُمْ تُقَاةً وَيُحَذِّرُكُمُ اللَّهُ نَفْسَهُ وَإِلَى اللَّهِ الْمَصِيرُ (٢٨)

Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah, kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali(mu) (QS. Ali Imran 3:28)

يَٰٓأَيُّهَاٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَتَّخِذُواْ ٱلۡكَٰفِرِينَ أَوۡلِيَآءَ مِن دُونِ ٱلۡمُؤۡمِنِينَۚ أَتُرِيدُونَ أَن تَجۡعَلُواْ لِلَّهِ عَلَيۡكُمۡ سُلۡطَٰنٗا مُّبِينًا ١٤٤

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu). (QS. Annisa 4:144)

يَٰٓأَيُّهَاٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا تَتَّخِذُواْ ٱلَّذِينَٱتَّخَذُواْ دِينَكُمۡ هُزُوٗا وَلَعِبٗا مِّنَ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ مِن قَبۡلِكُمۡ وَٱلۡكُفَّارَ أَوۡلِيَآءَۚ وَٱتَّقُواْٱللَّهَ إِن كُنتُم مُّؤۡمِنِينَ ٥٧

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi pemimpinmu, orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman. (QS. Al Maidah 5:57)

Maka Jamaah Ansharusy Syariah melarang seluruh anggotanya dan mengajak seluruh kaum muslimin Indonesia, untuk tidak mengangkat orang kafir menjadi pemimpin atau memilih mereka dalam Pemilu.

Jamaah Ansharusy Syariah juga menolak berbagai kebijakan zalim para pejabat negeri ini, yang menzalimi hak-hak rakyat serta bertindak sewenang-wenang tanpa mempedulikan nilai-nilai perikemanusiaan dan moral.

b. Jamaah Ansharusy Syariah juga mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya terhadap para korban bencana alam di negeri ini. Sembari mendoakan agar kiranya Allah SWT menerima mereka yang menjadi korban meninggal diterima di sisi-Nya sebagai hamba yang dimuliakan Allah SWT.

Jamaah Ansharusy Syariah juga tidak melupakan korban bencana yang luka-luka dan kehilangan harta benda dan menasehati agar mereka bersabar dan menerima taqdir llahi dengan hati yang lapang dalam harapan agar Allah SWT mengampuni dosa-dosa dan membimbing ke jalan yang diridhai Allah SWT.

Namun demikian, Jamaah Ansharusy Syariah juga tidak tinggal diam, tapi menggerakkan potensinya untuk ikut membantu para korban dengan mengirimkan para relawan dan mengumpulkan bantuan untuk meringankan beban berat yang sedang menimpa saudara-saudara kita di Garut, Sumedang, korban kebakaran massal di Bajo Pulo dan korban gempa di daerah Wera, Kabupaten Bima dan berbagai daerah lain yang tertimpa musibah bencana.

Jamaah Ansharusy Syariah berdoa kepada Allah SWT agar menghindarkan negeri ini dari berbagai musibah dan melindungi bangsa ini dari segala keburukan dan mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menghindarkan berbagai perbuatan yang membawa murka Allah SWT yang dapat mengundang kemurkaan-Nya dan menimpakan berbagai musibah pada bangsa ini.

c. Jamaah Ansharusy Syariah juga bersikap tegas terhadap para penghina Islam dan penghina Nabi saw. Seperti apa yang dilakukan oleh Ahmad Fauzi di Semarang dan bergerak melakukan pembelaan terhadap sikap-sikap diskriminatif terhadap Islam dan Umat Islam, dengan bekerjasama dengan pihak berwajib untuk menangkap dan menghukum para pelaku dengan hukum yang berlaku. Hingga kini Jamaah Ansharusy Syariah masih terus mengikuti perkembangan kasus mereka dan akan terus berupaya untuk menasehati,mengingatkan serta menghentikan perbuatan buruk mereka yang menghina Agama dan Nabi junjungan Umat Islam.

d. Jamaah Ansharusy Syariah juga berupaya aktif untuk membendung segala potensi kemunculan gerakan dan Ideologi bathil yang mengganggu ummat Islam dan merusak keamanan umat Islam negeri ini seperti kelompok ISIS, Syi’ah dan Komunis serta mengajak masyarakat agar lebih waspada dari upaya adudomba dan penjajahan gaya baru oleh pihak-pihak asing yang ingin menguasai negeri ini dengan cara yang bathil.

e. Jamaah Ansharusy Syariah juga mengecam kedzaliman yang terjadi ke atas ummat Islam di berbagai belahan dunia, khususnya pembantaian kemanusiaan hingga saat ini masih terjadi di Aleppo, dan Suriah secara umum. Jamaah Ansharusy Syariah menyayangkan sikap PBB yang tidak adil terhadap mereka, seakan menutup mata terhadap negara-negara adidaya yang melakukan pembunuhan massal terhadap masyarakat Muslim Suriah tanpa membedakan anak-anak, wanita dan orang tua. Jamaah Ansharusy Syariah berharap negara Indonesia berani bersikap tegas di forum-forum tingkat Internasional demi membela kemanusiaan yang dibantai agar kiranya dapat segera dihentikan.

f. Jamaah Ansharusy Syariah mengecam pembantaian umat muslim di Kashmir, Myanmar, serta perlakuan tidak adil yang dihadapi oleh kaum muslimin di Eropa dan Amerika yang masih sering menghadapi sikap diskriminatif oleh masyarakatnya akibat pengaruh Islamphobia yang massif di sana.

  1. Dan akhirnya, hanya kepada Allah lah kami bergantung dan memohon bantuan serta berharap pada-Nya agar kiranya Allah SWT mengangkat berbagai kesulitan yang sedang menimpa umat Islam di dunia dan semoga menjadikan kami sebagai salah satu alat yang digunakan oleh-Nya untuk tegaknya Dienullah.

اللهم استعملنا و لا تستعمل علينا

Ya Allah gunakanlah kami dan janganlah engkau gunakan )orang lain( keatas kami.

رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذۡنَآ إِن نَّسِينَآ أَوۡ أَخۡطَأۡنَاۚ رَبَّنَا وَلَا تَحۡمِلۡ عَلَيۡنَآ إِصۡرٗا كَمَا حَمَلۡتَهُۥ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِنَاۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلۡنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِۦۖ وَٱعۡفُ عَنَّا وَٱغۡفِرۡ لَنَا وَٱرۡحَمۡنَآۚ أَنتَ مَوۡلَىٰنَا فَٱنصُرۡنَا عَلَى ٱلۡقَوۡمِٱلۡكَٰفِرِينَ ٢٨٦

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir” (Qs. Albaqarah 2:286)

Bekasi, 1 Muharram 1438H / 2 Oktober 2016 M

Juru Bicara

 

Abdul Rochim Ba’asyir