FSA Kembali Desak IS di Qalamoun Timur

SURIAH (Jurnalislam.com) – Faksi militer Tentara Pembebasan Suriah (FSA) di Qalamoun Timur terus membuat kemajuan baru terhadap kelompok Islamic State (IS), dan menguasai beberapa titik dan observatorium, Eldorar Alshamia melaporkan, Senin (09/01/2017).

Menurut sumber-sumber media lokal, pasukan Ahmed Alabdo dan Usod Al-Sharqia pada hari Ahad mengendalikan sembilan titik di Qalamoun Timur, setelah pertempuran sengit dengan IS, yang telah kehilangan tujuh anggotanya.

Faksi yang sama menjangkau area terakhir yang dikendalikan IS di wilayah Al-Hamad Al-Shami di Al-Badia, bertepatan dengan berakhirnya fase kedua pertempuran “Rehabilitasi.”

Fase kedua pertempuran Rehabilitasi termasuk kontrol atas wilayah Makhol dan Shohaib, lokasi strategis yang paling penting di gurun Badya Qalmoun Suriah.

Hubungan dengan India Memanas, Pakistan Lakukan Uji Tembak Rudal Bawah Laut Jarak Jauh

KARACHI (Jurnalislam.com) – Pakistan pada hari Senin (09/01/2017) mengatakan telah “berhasil” menguji-tembak rudal jelajah kapal selam yang pertama, Babur-3, dengan kemampuan jarak tempuh 450 kilometer, kata seorang juru bicara militer dalam sebuah pernyataan, lansir Anadolu Agency.

Tes dilakukan Sabtu di sebuah lokasi yang dirahasiakan di Samudera Hindia dan merupakan tes pertama Pakistan pada tahun 2017.

“Rudal itu ditembakkan dari sebuah platform mobile bawah air dan mencapai target dengan akurasi yang tepat,” kata juru bicara itu.

The Babur-3 adalah varian rudah jelajah berbasis laut the Babur-2 (Ground-Launched Cruise Missile-GLCM) yang telah berhasil diuji pada bulan Desember.

Tes tersebut merupakan yang terbaru dalam serangkaian uji coba rudal dalam beberapa bulan terakhir. Tes dilakukan sehari setelah Pakistan melaporkan India mengganggu dan melaksanakan aktivitas terorisme di wilayahnya dalam file laporan yang diserahkan kepada PBB pada hari Jumat, sekali lagi menandai hubungan yang memburuk antara dua tetangga bersenjata nuklir tersebut.

Tes disaksikan oleh Jenderal Zubair Mahmood Hayat, Ketua Gabungan Kepala Komite Staf (the Joint Chiefs of Staff Committee-CJCSC), dan para pejabat militer senior lainnya.

“Pakistan menganggap pengembangan ini sebagai langkah memperkuat kebijakan pencegahan minimum yang kredibel,” tambah pernyataan itu.

Presiden Mamnoon Hussein dan Perdana Menteri Nawaz Sharif memuji tes tembak yang sukses.

Ketegangan antara kedua rival nuklir tersebut telah meningkat sejak India menuduh Pakistan memiliki hubungan dengan orang-orang bersenjata yang menewaskan 19 tentara di Jammu dan Kashmir di September 2016.

Pakistan membantah tuduhan itu, dan berbalik mengatakan bahwa India menekan protes pro-kemerdekaan rakyat Kashmir yang dimulai di wilayah sengketa Himalaya pada Juli 2016 ketika lebih dari 100 warga sipil Muslim Kashmir tewas dan ribuan lainnya luka-luka oleh kebrutalan pasukan India.

Kedua negara terkunci dalam persaingan senjata berkepanjangan, terlibat tiga kali perang – pada tahun 1948, 1965 dan 1971 – setelah mereka dipisah pada tahun 1947, dua diantaranya bertempur memperebutkan lembah Kashmir.

Kashmir, wilayah Himalaya yang mayoritas Muslim, dipegang oleh India dan Pakistan di beberapa bagian dan diklaim oleh keduanya secara penuh. Sebuah potongan kecil dari Kashmir juga dipegang oleh China.

Diplomat Senior Rusia Ditemukan Tewas di Yunani

YUNANI (Jurnalislam.com) – Kepala pelayanan konsuler Rusia di Yunani ditemukan tewas di flatnya di Athena, Senin (09/01/2017), polisi mengatakan.

Andrei Malanin, 55, ditemukan berbaring telentang di lantai kamar tidur, seorang sumber polisi mengatakan kepada AFP, dengan menambahkan bahwa tidak ada tanda-tanda masuk paksa.

“Tanda-tanda pertama menunjukkan patologis penyebab kematian, tapi kami tetap menyelidiki,” kata petugas itu.

Malanin tinggal sendirian di sebuah gedung kedutaan milik Rusia di jalan yang dijaga ketat yang juga merupakan lokasi kediaman resmi perdana menteri dan presiden Yunani, sumber tersebut menambahkan.

Pemerintah Rusia mengkonfirmasi kematian diplomat itu, RIA Novosti mengatakan.

Laporan berita Yunani mengatakan staf Malanin berusaha mencari dia karena belum melapor untuk bekerja di pagi hari.

Serangan Mendadak JFS di Dua Basis Militer Assad Bunuh Puluhan Pasukan Rezim

SURIAH (Jurnalislam.com) – Mujahidin Jabhat Fath al Sham (JFS) memegang kontrol pada hari Senin (09/01/2017) setelah operasi yang cepat dan tiba-tiba pada dua basis militer pasukan rezim Syiah Assad di jalan Al-Salmia – Homs.

Mengutip kantor media JFS, Eldorar Alshamia melaporkan bahwa pasukan khusus dari unit penyerbu JFS menguasai pos-pos pemeriksaan (Al-Tayr dan Al-Aqidi) dan menewaskan puluhan pasukan Assad dalam serangan kilat, serta menyita senjata dan amunisi, dan kemudian meledakkan pos pemeriksaan Al-Aqidi sepenuhnya sebelum menarik diri.

Jalan Al-Salamia-Homs dianggap sebagai salah satu jalan militer penting bagi pasukan al-Assad untuk menghubungkan provinsi Homs, Hama dan untuk mengirim persenjataan dan pasukan di antara dua provinsi tersebut.

Faksi Faylaq al Rahman Pukul Mundur Serangan Pasukan Assad di Midaani, 2 Tank Hancur

SURIAH (Jurnalislam.com) – Faksi Timur Ghouta menggagalkan upaya terakhir pasukan al-Assad saat berusaha maju di garis depan Midaani, lansir ElDorar AlShamia, Senin (09/01/2016).

Faylaq al-Rahman mengumumkan bahwa pertempuran sengit meletus di garis depan Midaani, menghancurkan dua tank rezim Nushairiyah Assad, dan menggagalkan upaya pasukan rezim.

Jaysh al-Islam, Faylaq al-Rahman dan Ahrar al-Sham, meluncurkan serangan bersama, dan mampu mendapatkan kembali batalyon artileri di daerah “Hazermah” serta dua kendaraan militer yang dikuasai pasukan al-Assad sebelumnya selama serangan yang diluncurkan kemarin lusa.

Pertempuran berlangsung selama beberapa bulan di wilayah al-Marj dan Midaani di Ghouta timur. Meskipun kesepakatan gencatan senjata mulai berlaku tetapi pertempuran tidak pernah berhenti.

Ulama dan Umat Islam Jawa Barat Baiat Habib Rizieq sebagai Imam Besar Umat Islam

CIAMIS (Jurnalislam.com) – Ribuan umat Islam menghadiri Tabligh Akbar di Pondok Pesantren Miftahul Huda Utsmaniyah, Cikole, Kabupaten Ciamis, Ahad (8/1/2017) malam. Acara juga dihadiri puluhan ulama dan perwakilan pondok pesantren serta ormas Islam se-Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, mereka sepakat untuk mengangkat Habib Rizieq Syihab sebagai Imam Besar Umat Islam Indonesia dalam memimpin perjuangan umat Islam di Indonesia.

Pernyataan dibacakan oleh Ketua Aliansi Pergerakan Islam (API) Jawa Barat, Asep Syaripudin dan diikuti oleh hadirin.

“Bismillahirrahmanirrahim, atas berkat rahmat Allah SWT. Pada hari ini kami mendaulat DR. Habib Rizieq Syihab, Lc, sebagai Imam Besar Umat Islam Indonesia. Demikian pernyataan ini disampaikan,” serentak diucapkan ribuan hadirin.

Sebelumnya, pada Sabtu (7/1/2017), ribuan umat Islam dan ulama di Sumatera Selatan juga mendaulat Habib Rizieq sebagai Imam Besar Umat Islam Indonesia. Acara digelar di Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang, Sumsel.

Reporter: Aryo Jipang

Habib Rizieq: Makar adalah Upaya Musuh Islam untuk Membungkam Islam, Jangan Dibalik

CIAMIS (Jurnalislam.com) – Menanggapi tuduhan makar yang dialamatkan kepada ulama dan umat Islam yang mengikuti aksi bela Islam, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab mengatakan, makar adalah bahasa Al Qur’an yang tidak boleh ditafsirkan sembarangan. Di dalam Al Qur’an, kata Habib, istilah makar dijelaskan dalam Surat Al Anfaal ayat 30.

“Jadi, makar adalah bahasa Al Qur’an. Karena makar adalah bahasa Al Qur’an, maka tidak boleh diterjemahkan kecuali sesuai dengan kaidah-kaidah Al Qur’an,” tegasnya dalam Tabligh Akbar di Ponpes Miftahul Huda Utsmaniyah, Cikole, Kabupaten Ciamis, Ahad (8/1/2017).

Habib menjelaskan, makar adalah segala upaya yang dilakukan oleh orang-orang untuk membungkam dakwah Nabi dari mulai upaya untuk memenjarakan Nabi, mengusir hingga membunuh Nabi.

“Intinya, makar itu adalah tipu daya yang dilakukan oleh musuh-musuh Islam untuk memadamkan cahaya Islam. Apapun bentuknya, siapapun yang ingin memadamkan cahaya perjuangan dan agama Islam itu dalam Al Qur’an disebut makar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Habib mengatakan, ulama adalah pewaris para nabi. Oleh karena itu, segala resiko perjuangan yang dilalui oleh para Nabi pun akan dihadapi oleh para ulama pada zaman sekarang. Sebab, upaya musuh-musuh Islam untuk memadamkan cahaya Islam itu pun akan terus terulang.

“Jadi jangan diputarbalik, umat Islam yang ingin menyuarakan kebenaran dan menuntut keadilan malah disebut makar, ulama yang ingin menegakkan syariat Islam kok disebut makar,” tukasnya.

Reporter: Aryo Jipang

Bupati Ciamis Berharap Spirit 212 Bisa Menjadikan Ciamis sebagai Kabupaten Syariah

CIAMIS (Jurnalislam.com) – Bupati Ciamis, Drs. H. Iing Syam Arifin mengatakan, Ciamis telah menjadi pelopor perjuangan Islam di Indonesia. Pasalnya, perjalanan panjang kafilah Ciamis menuju Jakarta untuk menghadiri Aksi 212 dengan berjalan kaki yang telah menginspirasi jutaan umat Islam Indonesia untuk membela Islam.

“Saya atas nama pribadi dan seluruh warga Ciamis menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas seluruh perjuangan umat Islam wabil khusus para santri dan ulama,” katanya dalam sambutan Tabligh Akbar dalam rangka Haul pendiri pondok pesantren Miftahul Huda Utsmaniya, KH Maman Abdurrahman di Cikole, Kabupaten Ciamis, Ahad (8/1/2017) malam.

Ia berharap energi 212 bisa menjadikan masyarakat Kabupaten Ciamis yang beriman dan bertaqwa serta menjadikan Ciamis sebagai Kabupaten syariah.

“Insya Allah energi 212 akan menjadikan Ciamis sebagai Kabupaten syariah, kabupaten yang baldah thoyyibah,” tuturnya.

Tabligh akbar juga digelar dalam rangka temu alumni Ponpes Miftahul Huda Utsmaniyah dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Hadir dalam acara Kapolres Ciamis, Dandim, anggota DPR, serta para ulama dari berbagai ormas dan pondok pesantren.

Reporter: Aryo Jipang

55 Milisi Houthi Tewas dalam Pertempuran Dua Hari di Dekat Selat Bab al Mandab

YAMAN (Jurnalislam.com) – Diperkirakan 68 tewas dalam dua hari pertempuran sengit antara pasukan Yaman dan pemberontak Syiah Houthi dekat selat Bab al-Mandab yang strategis, para pejabat militer mengatakan pada hari Ahad (08/01/2017), lansir AFP.

Sedikitnya 55 pasukan Syiah Houthi telah tewas dalam pertempuran dan 72 lainnya luka-luka, kata sumber-sumber militer dan medis.

Bentrokan sejak Sabtu tersebut juga menewaskan 13 loyalis pasukan, termasuk seorang petinggi militer, Brigadir Jenderal Abdul Aziz al-Majidi, kata seorang komandan loyalis.

Ranjau darat yang ditanam oleh pemberontak Houthi telah memperlambat kemajuan pasukan pemerintah, kata para pejabat militer.

Pemerintah dan sekutu koalisi pimpinan Saudi merebut kembali selat Bab al-Mandab pada bulan Oktober 2015, mendorong para pemberontak Houthi yang didukung Republik Syiah Iran lebih jauh ke utara.

Namun pemberontak masih menguasai hampir semua pantai Laut Merah Yaman utara, meningkatkan ancaman bagi pelayaran internasional.

Pada bulan September dan Oktober, dua kapal perang AS dan kapal Uni Emirat Arab yang dikontrak untuk koalisi menjadi sasaran serangan rudal dari wilayah yang dikuasai pemberontak.

Pasukan pro-pemerintah merebut Dhubab pada awal Oktober 2015, namun para pemberontak berhasil merebut kembali daerah tersebut pada bulan Februari.

Konflik Yaman telah menewaskan lebih dari 7.000 orang sejak intervensi militer koalisi Arab dimulai pada Maret 2015, menurut PBB.

Jaysh al Islam, Faylaq al Rahman dan Ahrar Sham Gempur Pasukan Assad, Puluhan Tewas

DAMASKUS (Jurnalislam.com) – Faksi perlawanan Suriah meluncurkan serangan balik di wilayah Hazerma di Timur Ghouta mendapatkan kembali kontrol atas basis militer, dan mengakibatkan kerugian jiwa dan material yang besar bagi pasukan rezim Assad, lansir ElDorar AlShamia, Ahad (08/01/2017)

Kantor Media Jaysh al-Islam melaporkan bahwa aksi gabungan faksi Jaysh al-Islam, Faylaq al-Rahman dan Ahrar al-Sham berhasil merebut kembali batalyon roket di daerah Hazerma dan beberapa titik lainnya, setelah pasukan rezim Syiah Assad telah merampas wilayah tersebut.

Mujahiddin juga berhasil menghancurkan beberapa kendaraan lapis baja, dan mengambil senjata menengah dan ringan serta amunisi yang tersimpan di dalamnya, serta membunuh dan melukai puluhan tentara rezim.

Pertempuran terjadi di seluruh wilayah Hazerma dan al-Marj area di Timur Ghouta selama beberapa hari, meskipun kesepakatan gencatan senjata, yang ditandatangani antara Rusia dan faksi revolusioner dan dimediasi oleh Turki mulai berlaku dua pekan lalu.