Lagi, Jaysh al Islam Patahkan Gempuran Pasukan Lapis Baja Rezim di Midaani

SURIAH (Jurnalislam.com) – Faksi jihad Jaysh al Islam Kamis malam mengumumkan telah menggagalkan upaya pasukan al-Assad menggempur garis depan Midaani dan Al-Bahariyah di kawasan Timur Ghouta di provinsi Rif Dimashq, ElDorar AlShamia melaporkan, Jumat (14/01/2017).

Menurut kantor media Jaysh al Islam, mujahidin yang telah menguasai kembali wilayah Al-Bahariyah, yang sebelumnya direbut pasukan Syiah Assad, sekaligus menggagalkan tiga upaya pasukan Assad untuk maju pada basis Midaani, meskipun pasukan Assad menggunakan kendaraan lapis baja dan artileri berat.

Jaysh al Islam kemarin menerbitkan laporan kerugian militer Assad selama enam bulan dalam pertempuran Timur Ghouta, yaitu lebih dari 325 upaya untuk masuk ke wilayah tersebut, dan 67 serangan, di mana rezim telah kehilangan 63 tank, 5 kendaraan Chilka, 12 kendaraan tempur pengangkut personil (BMP), 24 buldoser, dan sebuah helikopter, serta terbunuhnya 1.328 tentara rezim.

Kota Bima Kembali Dilanda Banjir

BIMA (Jurnalislam.com) – Baru saja, Bima kembali dilanda banjir yang disebabkan curah hujan yang cukup tinggi. Banjir itu berada di Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Jumat (13/1/2017).

Menurut pantauan jurniscom di tempat, banjir tidak hanya mengenai daerah tersebut, tetapi juga meluap ke beberapa tempat di wilayah kota Bima. Diantaranya, Kelurahan Paruga, Kelurahan Dara, Kampung Sumbawa, serta Kompleks Pasar Bima.

Harun (35 tahun) salah satu warga Kelurahan Paruga mengatakan, banjir ini adalah merupakan banjir kiriman dari Kecamatan Wawo Kabupaten Bima. Sebab, imbuhnya, sekilas terlihat Wawi curah hujannya sangat lebat.

Sementara itu, sejak sore tadi masyarakat terus memantau ketinggian air yang ada di sungai Padolo kota Bima karena merupakan salah satu akses mengalirnya banjir kiriman tersebut.

Hampir seluruh warga kota Bima terlihat panik dengan adanya banjir tersebut. Sebagian warga sudah mulai mempersiapkan pakaian serta perabotan rumah untuk diselamatkan.

Warga yang rumahnya sudah terendam banjir sudah mulai mengungsi dan di evakuasi ke tempat yang lebih aman.

BEM SI: Jokowi ‘Masih’ Enggan Temui Demonstran

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Koordinator Pusat BEM SI, Bagus Tito Wibisono menyatakan Presiden RI masih enggan untuk menemui mahasiswa untuk sekadar berdialog dengan berbagai tuntutan yang diajukan.

“Dengan masa sebanyak itu, Presiden Jokowi masih tidak berani berhadapan dengan mahasiswa,” katanya dalam pesan siar yang diterima jurniscom, Jumat (13/1/2017).

“Padahal, Presiden pernah berkata ‘Rindu didemo, dan pendemo pasti dipersilahkan masuk’,” tambahnya.

Bagus mengatakan, aspirasi sekitar 13 ribu mahasiswa yang turun di 19 kota di Seluruh Indonesia ini tidak digubris Jokowi.

“Perwakilan mahasiswa (yang berunjuk rasa di Istana Merdeka) hanya diterima oleh Teten Masduki, Kepala Staf Kepresidenan. Tentu ini menjadi kekecewaan kesekian kalinya karena Presiden takut menemui mahasiswa,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, BEM SI menilai rezim Jokowi tidak memiliki itikad baik merespon tuntutan mahasiswa yang memperjuangkan aspirasi rakyat. Sebab, Jokowi tidak berani menemui mahasiswa.

“Jika rezim Jokowi tidak ada perubahan maka kami akan terus melakukan perlawanan sampai keadilan dan aspirasi rakyat terpenuhi,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, BEM Seluruh Indonesia mengadakan aksi serentak di 19 Kota di wilayah nusantara pada Kamis (12/1/2016). Diantara pemicu adalah keputusan pemerintah untuk menaikan BBM, TDL, Pajak STNK dan BPKP.

Pasukan dan Tank AS Tiba di Polandia, Rusia: Ini Ancaman di Depan Pintu

POLANDIA (Jurnalislam.com) – Pasukan dan tank AS mulai tiba di Polandia hari Kamis (12/01/2017), merupakan salah satu penyebaran pasukan AS terbesar di Eropa sejak Perang Dingin yang akan melibatkan lebih dari 3.000 tentara, lansir World Bulletin, Kamis.

Operasi Pentagon memicu kemarahan langsung Rusia, dengan Kremlin menggambarkannya sebagai “ancaman di depan pintu.”

Misi the Atlantic Resolve ini akan melibatkan sebuah brigade lapis baja dengan lebih dari 3.000 tentara dan alat berat Amerika dikerahkan di Polandia dan mitra NATO terdekat Estonia, Latvia, Lithuania, Rumania, Bulgaria dan Hungaria secara bergantian.

Pemerintahan Obama memerintahkan penyebaran pasukan tersebut pada tahun 2014 untuk meyakinkan sekutu Timur mereka setelah tindakan Rusia di Ukraina.

Tetapi operasi tersebut dilakukan seminggu menjelang pelantikan Presiden AS terpilih Donald Trump, yang menyatakan pemerintah partai Republik yang baru ini akan berusaha meredakan ketegangan dengan Kremlin.

Sebuah kontingen pasukan AS memasuki Polandia di perbatasan Olszyna dengan Jerman pada hari Kamis.

Alat berat, termasuk 87 tank Abrams dan lebih dari 500 kendaraan pengangkut personel termasuk Humvee militer.

“Operasi ini mengancam kepentingan dan keamanan kami,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada hari Kamis.

“Ancaman ini bahkan menjadi lebih jelas ketika pihak ketiga (Amerika Serikat) memperkuat kehadiran militernya di depan rumah kami di Eropa,” tambahnya.

Musim panas lalu, para pemimpin NATO juga mendukung rencana untuk memutar pasukan ke Polandia dan tiga negara Baltik lainnya untuk meyakinkan bahwa mereka tidak akan dibiarkan dalam kesukaran jika Rusia tergoda untuk mengulangi intervensi Ukraina2014.

Sebuah batalion yang dipimpin AS yang terpisah, yang bekerja dalam kerangka NATO akan ditempatkan di dekat perbatasan utara-timur Polandia dengan Rusia di Kaliningrad eksklave.

Moskow telah meningkatkan kehadirannya di daerah Laut Baltik selama dua tahun terakhir.

Jet secara teratur melanggar wilayah udara sekutu NATO bekas Soviet yang lebih kecil seperti Estonia dan bahkan pada bulan April mereka mengancam angkatan laut AS.

Akhir tahun lalu, Polandia mengkritik penyebaran rudal Iskander milik Moskow yang berkemampuan nuklir ke pos Kaliningrad yang berbatasan dengan anggota NATO Polandia dan Lithuania

Kini Rusia dan Turki Sepakati Koordinasi Serangan Udara di Suriah

MOSKOW (Jurnalislam.com) – “Rusia dan Turki telah menandatangani perjanjian mekanisme untuk mengkoordinasikan pasukan udara di Suriah saat melakukan serangan terhadap sasaran yang dianggap teroris”, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada hari Kamis (12/01/2017).

Sebagaimana yang dilansir Middle East Eye, Kamis, delegasi dari kedua negara, yang bulan lalu menengahi gencatan senjata di Suriah yang dilanda perang, bertemu di Moskow pada hari Kamis untuk konsultasi tentang bekerja sama dalam memerangi kelompok ektremis, serta menandatangani memorandum, kata kementerian itu.

“Dokumen ini mendefinisikan mekanisme koordinasi dan kerjasama antara angkatan udara Rusia dan angkatan udara Turki saat melakukan serangan pada sasaran teroris serta tindakan kedua belah pihak untuk mencegah insiden saat pesawat dan kendaraan udara tak berawak berada di wilayah udara Suriah,” katanya.

Moskow dan Ankara setuju untuk mengawal gencatan senjata bulan lalu antara rezim Suriah dan kelompok pejuang Suriah yang mulai berlaku pada 30 Desember dan telah mengamati beberapa bagian negara, meskipun pertempuran terus terjadi di daerah dekat Damaskus.

Pertempuran itu terutama telah merusak infrastruktur air sehingga eskalasi militer kemungkinan akan berlanjut, utusan PBB untuk Suriah Staffan de Mistura, Kamis sebelumnya mengatakan, menambahkan bahwa pertemuan di Moskow dan Ankara akan mengatasi masalah tersebut.

Sementara itu, juru bicara Presiden Turki Tayyip Erdogan mengecam militer AS pada hari Kamis setelah kembali men-tweeted pernyataan aliansi yang didominasi Kurdi dan didukung Washington di Suriah yang mengatakan tidak ada hubungan dengan gerilyawan Kurdi yang melawan negara Turki.

Pasukan Demokratik Suriah adalah mitra utama AS di Suriah, termasuk milisi kuat YPG Kurdi.

Turki memandang YPG sebagai perpanjangan dari kelompok teroris PKK, yang telah melakukan pemberontakan tiga dekade di Turki dan dianggap sebagai organisasi teroris oleh Ankara dan Uni Eropa.

Faksi Revolusioner Suriah Tegaskan Satu Suara Terkait Konferensi Astana

SURIAH (Jurnalislam.com)Faksi Revolusi Suriah dan tokoh politik pada hari Kamis (12/01/2017) melanjutkan konsultasi di ibukota Turki Ankara, dalam rangka membuat keputusan akhir tentang kesepakatan gencatan senjata di Suriah, dan sesi rencana negosiasi “Astana” yang akan diselenggarakan tanggal 23 bulan ini.

Beberapa tokoh menghadiri konsultasi mengeluarkan komentar untuk ElDorar AlShamia menekankan bahwa beberapa jam mendatang diharapkan akan terjadi persatuan faksi militer dan tokoh oposisi politik, menyangkut negosiasi di Astana dan perjanjian gencatan senjata saat ini, sekaligus pada saat yang sama membantah keras argumen yang diajukan oleh beberapa media tentang terjadinya perbedaan dan perpecahan antara faksi-faksi, mengatakan bahwa situasi itu normal, dan dalam proses konsultasi, tapi telah sepakat untuk mencapai satu pendapat, apakah penolakan atau penerimaan.

Sumber itu menambahkan: “Kami telah menerima dukungan dari sekutu faksi revolusi Suriah, berbicara di sini tentang Qatar dan Turki, dan mereka telah meyakinkan kami bahwa mereka akan mendukung apa pun pilihan kami, dan bahwa mereka akan mendukung cara yang akan dipilih faksi untuk menyelesaikan masalah Suriah.”

Eskalasi rezim Suriah dan sekutunya yang belum pernah terjadi sebelumnya, banyak terlihat di beberapa daerah Suriah pada hari Kamis, di mana provinsi Idlib mengalami penembakan berat yang menewaskan 13 warga sipil di berbagai bagian provinsi, saat milisi Syiah Hizbullah Lebanon meningkatkan serangan di daerah Wadi Barada, dengan dukungan helikopter dan pesawat tempur rezim Nushairiyah Assad, saat penembakan melanda wilayah Hama dan Rif Dimashq.

IIMF Buka Posko Kesehatan Bagi Masyarakat Korban Banjir Bima

BIMA (Jurnalislam.com) – Pasca banjir bandang yang melanda Kota Bima dan sekitarnya, relawan International Islamic Medicine Foundation (IIMF) membuka posko kesehatan bagi warga korban banjir, Rabu (11/1/2017). Posko didirikan di beberapa titik dengan dampak banjir terparah.

Koordinator relawan IIMF, Dr. Zhen menyatakan, kehadiran mereka untuk membantu meringankan beban masyarakat korban banjir. “Sesuai dengan namanya, kita adalah organisasi yang berlatar belakang kesehatan, baik medis convention maupun komplementer (herbal),” katanya kepada Jurniscom, Kamis (12/1/2017).
Dr. Zhen menjelaskan, IIMF membawa empat orang tenaga kesehatan untuk melihat angka keluhan dan kebutuhan masyarakat korban banjir.
“Kita akan terus mengupayakan semua masyarakat yang memiliki keluhan dengan kesehatan pasca banjir akan tetap kita adakan pelayanan medis,” ujarnya.
Selain pelayanan medis, IIMF juga memberikan bantuan kebutuhan korban lainnya seperti sembako, pakaian, perbaikan sarana dan prasarana.
“Kemudian apabila ada kebutuhan yang lain tentunya nanti akan kita laporkan ke pusat untuk bisa ditindaklanjuti dan diberikan bantuannya,” pungkasnya.
Reporter: Sirath

Pemimpin Palestina Syeikh Raed Salah akan Dibebaskan dari Penjara Zionis

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Otoritas penjara Israel telah memutuskan untuk melepaskan pemimpin Palestina Syeikh Raed Salah pekan depan, menurut pengacara Syeikh Salah.

Syeikh Salah Raed, Pemimpin cabang utara Gerakan Islam, yang mewakili warga Palestina di Israel, dipenjara Mei tahun lalu dengan alasan “ceramah perlawanan”.

Dia diharapkan akan dibebaskan pada tanggal 17 Januari, pengacara Omar Khamayseh mengatakan kepada Anadolu Agency, Kamis (12/01/2017)

Menurut tuduhan polisi zionis yang dikeluarkan hari Kamis, penyelidikan terhadap “kegiatan ilegal” yang diduga dilakukan oleh Syiekh Salah dan Gerakan Islam telah berakhir dan temuan mereka diteruskan ke jaksa Israel.

Zionis melarang cabang utara Gerakan Islam pada tahun 2015, karena melakukan “ceramah perlawanan” terhadap penjajahan Israel di tengah ketegangan atas Masjid Al-Aqsa Yerusalem.

Gerakan Islam berada di bawah pengawasan karena oposisi vokal Palestina menentang pengunjung Yahudi garis keras masuk ke Al-Aqsha. Gerakan Islam mengatakan Yahudi garis keras berusaha untuk merebut kontrol atas situs, yang suci bagi umat Islam.

Ketegangan memuncak pada akhir 2015 ketika kaum muda Muslim Palestina dilarang memasuki Masjid milik kaum Muslim – dan terjadi peningkatan eksponensial dalam jumlah pengunjung Zionis Yahudi ke situs – menyebabkan bentrokan di dalam kompleks Masjid.

Syeikh Salah lahir pada tahun 1958 di kota Umm al-Fahm di Palestina utara sekarang diduduki Israel. Dia kemudian belajar Hukum Islam di Universitas Hebron di Tepi Barat yang diduduki Israel.

Ia menjabat sebagai walikota Umm al-Fahm selama tiga periode berturut-turut dari tahun 1987 sampai 2001. Dia menjadi pemimpin cabang utara Gerakan Islam sejak 1996.

Taliban Bantah Tuduhan Pemboman Diplomat UEA

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Lima diplomat dari Uni Emirat Arab termasuk di antara 11 orang yang tewas dalam pemboman di sebuah rumah tamu di Kandahar City, Afghanistan, kemarin. Duta UEA untuk Afghanistan, serta gubernur Kandahar, juga terluka dalam serangan itu. Tidak ada kelompok termasuk Taliban yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, The Long War Journal melaporkan, Rabu (11/01/2017).

Dalam sebuah pernyataan singkat yang dirilis pada Voice of Jihad, situs media resmi Imarah Islam Afghanistan (Taliban), menyangkal bahwa mereka bertanggung jawab atas ledakan tersebut:

Kami menolak keterlibatan dalam serangan guest house provinsi Kandahar yang menewaskan atau melukai puluhan pejabat musuh, perdana menteri dan tamu asing,” kata Taliban. “Ini adalah sengketa internal musuh. Mujahidin Imarah Islam tadi malam tidak beroperasi di provinsi Kandahar.”

Kandahar adalah wilayah Taliban, dan sangat tidak mungkin bahwa setiap rencana untuk mengeksekusi serangan canggih terhadap target bernilai tinggi seperti itu bisa dilakukan tanpa persetujuan dan dukungan (intelijen, logistik, sumber pembuatan bom, dll) dari Imarah.

Massa Aksi Bela Rakyat 121 Surabaya Ditemui Gus Ipul

SURABAYA (Jurnalislam.com) – Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf menegaskan akan menyampaikan aspirasi mahasiswa dalam Aksi Bela Rakyat 121 di depan kantor Gubernur Jawa Timur, Surabaya, Kamis (12/1/2017).

“Aspirasi adik-adik berapa lima tuntutan itu telah kami terima, dan semuanya terkait dengan Jakarta. Kami sebagai perwakilan pemerintah, akan meneruskan dengan baik aspirasi ini dengan baik ke Jakarta. Karena pemerintah provinsi adalah perpanjangan tangan dari pemerintah di Jakarta,” kata pria yang karib disapa Gus Ipul itu.

Gus Ipul menyampaikan, dirinya menjabat sebagai Wakil Gubernur dan mendampingi Soekarwo sebagai Gubernur Jatim selama 8 tahun dan selalu berkomitmen menerima setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui surat maupun demo.

“Saya bersama Pak Gubernur berkomitmen akan menerima setiap aspirasi masyarakat. Ini mengedepankan proses demokrasi,” terangnya.

Sebab, pemerintah provinsi Jawa Timur menginginkan proses demokrasi yang mengedepankan partisipasi, yaitu semua aspirasi masyarakat bisa diakomodasi melalui proses politik. “Itulah yang namanya proses demokrasi yang mengedepankan partisipasi,” ujarnya.

“Kami menyambut baik aspirasinya. Silahkan adik-adik melanjutkan perjuangan melanjutkan perjalanan,” tandasnya.

Dari pantauan Jurniscom, ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur itu tertahan di depan Kantor Gubernur karena dihadang kawat barrier (kawat berduri). Namun sebagian perwakilan pendemo ditemui langsung Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf.

Mereka menyampaikan lima tuntutan, yaitu mencabut dan mengakaji ulang PP No 60 Tahun 2016 tentang kenaikan tarif pajak kendaraan (Penerimaan negara bukan pajak-PNBP).

Kedua, menuntut pemerintah merevisi kebijakan pencabutan subsidi tarif dasar listrik (TDL) golongan 900 VA dan melakukan pengawasan secara sistematis.

Ketiga, menuntut pemerintah memberikan transparansi kenaikan BBM dan menjamin ketersediaan BBM bersubsidi, serta tetap mengontrol ketat efek domino atas kebijakan tersebut.

Keempat, menuntut transparansi, sosialisasi dan uji public terhadap setiap kebijakan yang dibuat pemerintah. Kelima, menuntut Presiden Jokowi untuk membuat kebijakan yang Pro Rakyat.

Reporter: Aditya Putra