Ormas Islam Semarang Bersatu Tolak Perayaan Asyura

SEMARANG (Jurnalislam.com) – Gerakan Islam Bela Ahlul Bayt dan Shohabat (GIBAS) memberikan pernyataan terkait akan diadakannya perayaan Asyura oleh kelompok sesat Syi’ah pada tanggal 3 November 2014 di PRPP kawasan Puri Anjasmara, Tawang Mas, Semarang.

Dalam pernyataannya GIBAS mendesak aparat berwenang untuk tidak memberikan izin kepada kelompok Syi’ah untuk mengadakan acara perayaan Asyuro karena acara tersebut bertentangan dengan UU No. 1/PNPS/1965 tentang Penodaan Agama serta KUHP Pasal 156a tentang Penistaan Agama.

“Perayaan Asyuro yang didalamnya ada ritual penghujatan dan penghinaan terhadap para sahabat Rasulullah Muhammad SAW jelas-jelas bentuk pelanggaran UU No. 1/PNPS/1965 tentang Penodaan Agama serta KUHP Pasal 156a tentang Penistaan Agama,” tulis GIBAS dalam pernyataan sikapnya yang diterima redaksi Jurnalislam.com, Jum’at (31/10/2014).

GIBAS juga memandang perayaan tersebut berpotensi menimbulkan konflik horizontal. Selanjutnya GIBAS mengajak kepada seluruh umat Islam untuk menolak dan menghentikan segala bentuk kegiatan Syi’ah di Indonesia.

GIBAS adalah gabungan ormas Islam Semarang yang terdiri dari Jama’ah Ansharusy Syari’ah, Laskar Umat Islam Semarang (LUISS), PIS, Brigade Anti Syiah, Pemuda Rumah Qur’ani, Indonesia Tanpa JIL, Rumah Tahfiz Umar Bin Khatab dan ormas Islam lainnya. 

Reporter : Abu Omar

Editor : Amaif

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.