Ormas Islam Desak Kapolres Klaten Tangkap Pelaku Pengeroyokan Dalam 2 x 24 Jam

KLATEN (Jurnalislam.com) – Merespon kasus penyerangan puluhan preman terhadap empat orang aktivis amar maruf nahi munkar di Klaten, sejumlah ormas Islam dan FUI Klaten mendatangi Polres Klaten, Senin (8/2/2016). Baca: 4 Aktivis Islam Klaten Diserang Puluhan Preman

Mereka menuntut aparat mengusut tuntas kasus tersebut dan segera menangkap semua pelaku pengeroyokan yang terjadi di depan Rusunawa Klaten, Desa Bareng Lor itu.

Perwakilan Ormas Islam yang menghadiri audiensi tersebut antara lain Majelis Mujahidin Indonesia(MMI) Klaten, Forum Ukhuwah Islamiyah(FUI) Klaten, Front Pembela Islam (FPI) Klaten, Aliansi Laskar Islam Klaten, Kokam Muhammadiyah, Front Jihad Indonesia (FJI), Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS), Jamaah Ansharusy Syariah, yang diterima langsung oleh Kapolres Klaten AKBP Faizal diruang K3i.

Perwakilan Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI) Klaten, Ustadz Syafei mendesak Polres Klaten untuk segera menangkap para pelaku pengeroyokan. “Kami memberikan waktu 2 x 24 jam pada bapak Faizal (Kapolres Klaten-red) untuk segera menangkap pelaku pengeroyokan 4 anggota laskar kami," tegasnya.

Sementara itu, perwakilan Aliansi Laska Islam Klaten, Sugianto mengatkan, pihaknya telah mengidentisifikasi salah seorang preman pelaku pengeroyokan, yaitu Sulis.

“Tuntutan kami, terdakwa (Sulis) ini  harus segera ditindak, kalau kepolisian tidak bisa maka langkah kami, bukan hanya dari Klaten bahkan dari Solo, Karanganyar, Boyolali akan bergerak, target kami premanisme harus hilang," tegasnya.

Kapolres Klaten, AKBP Faizal menegaskan, pihaknya akan segera menyelesaikan kasus ini secara adil.

"Kami akan meminta AKP Fachrul Sugiarto (Kasat Reskrim-red) menindak tegas pelaku pengeroyokan. Silahkan buat pelaporan, tapi hari ini kan libur, besok silahkan datang untuk pelaporan," jelasnya.

Reporter: Dyo | Editor: Ally | Jurnalislam

 

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.