Jum'at, 4 Ramadhan 1447 / 20 Februari 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Muslim di Inggris jadi Target Serangan Islamophobia Media Cetak

21 Feb 2018 10:17:37
Muslim di Inggris jadi Target Serangan Islamophobia Media Cetak

LONDON (Jurnalislam.com) – Beberapa media Inggris menggambarkan Islam dan Muslim secara negatif jauh lebih buruk daripada pada tahun 2011, mantan ketua dewan Tory dan anggota House of Lords Sayeeda Warsi mengatakan pada hari Selasa (20/02/2018).

Memberikan bukti kepada House of Commons Komite Urusan Dalam Negeri (the House of Commons’ Home Affairs Committee) tentang “kejahatan kebencian dan konsekuensi kekerasannya,” Warsi mengatakan bahwa Muslim Inggris terus-menerus ditargetkan oleh media cetak tertentu.

“Saya bisa menghabiskan waktu berjam-jam membahas penggambaran negatif oleh media cetak,” katanya.

Warsi mengatakan meracuni tingkat rendah melalui cerita negatif tertulis sekarang merupakan “kejadian sehari-hari.”

Chris Frost, ketua National Union of Journalists, mengatakan masalah tersebut “adalah masalah berskala besar” sekarang, lansir Anadolu Agency.

Pejabat Tinggi Inggris Didesak Dukung Pelarangan Jilbab di Sekolah

Frost mengatakan kepada panitia bahwa beberapa bukti yang dia kumpulkan sangat mengerikan, yaitu bagaimana beberapa editor menginstruksikan reporter mereka untuk menulis cerita dengan cara tertentu.

“Salah satu cara terbaik menjual koran adalah membuat orang percaya bahwa ada kejahatan. Karena ulah IS (Islamic State) , umat Islam menjadi kelompok yang ditargetkan,” katanya.

Frost menggarisbawahi bahwa sebanyak 64 persen publik Inggris menerima informasi tentang Islam dan Muslim melalui media, sebagian besar tidak mencari informasi lebih lanjut.

“Sangat penting bagi surat kabar untuk mengetahui apa yang dibicarakan publik,” katanya.

Baik Warsi maupun Frost juga menarik perhatian pada fakta bahwa Independent Press Standards Organization (IPSO) “tidak sesuai harapan” dalam menangani keluhan tentang cerita anti-Muslim palsu.

Begini Islamophobia di Inggris dalam 20 Tahun Terakhir

Warsi mengatakan bahwa wartawan tidak dapat lolos dengan laporan homofobia, rasis dan anti-Semit namun situasi mengenai pelaporan anti-Muslim “jauh lebih buruk daripada sebelumnya di tahun 2011.”

“IPSO mengizinkan diskriminasi terhadap kelompok tertentu. Peran mereka harus dipikirkan ulang,” katanya.

Warsi mengatakan kepada panitia bahwa gadis-gadis Muslim muda mengenakan jilbab dan mudah dikenali sehingga warga Muslim sekarang berdiri di dekat dinding di stasiun kereta karena takut didorong ke rel.

“Saya tidak berpikir kita masih akan berdebat tentang jilbab di tahun 2018,” katanya.

Frost juga menunjukkan bahwa liputan Muslim yang negatif oleh media cetak nasional mendorong penulis blog individu untuk melakukan hal yang sama.

“Tabloid terutama memilih cerita tersebut dengan sengaja karena mereka tahu cerita itu akan laku,” katanya.

200 Lebih Masjid di Inggris Gelar “Open House” Bagi Masyarakat Non Muslim

Panitia juga mendengar bahwa beberapa cerita anti-Muslim yang muncul di versi online dari gerai-gerai tertentu, seperti Daily Mail, dengan cepat diangkat oleh tokoh-tokoh kanan-jauh dan menjadi viral.

Baroness Warsi mendesak perdana menteri dan pemimpin partai oposisi untuk memberikan pidato utama tentang kontribusi umat Islam ke Inggris Raya.

Serangan anti-Muslim di Inggris melonjak setelah serangan teror mematikan di Manchester dan London Bridge tahun lalu, menurut data resmi.

Bagikan

BERITA TERKAIT:

  • Cetak Generasi Tangguh dan Berakhlak, SMP…
  • Cetak Generasi Qur’ani Berprestasi, PPTQ Ibnu Abbas…
  • Sniper Al-Qassam Beraksi di Gaza, Israel Kembali Jadi Target
  • Iran Peringatkan AS dan Sekutunya: Pangkalan Militer…
  • Jurnalis: Podcast Jadi Media Strategis Sebar Isu…
  • AS Serang Lebih dari 800 Target Houthi di Yaman,…
  • Run For Palestine Warnai Milad ke-26 YASR, Peserta…
  • AS Bombardir Puluhan Target ISIS di Suriah, Trump…
  • Program “Bahagia dengan Berzakat”, BMH Target Rp83…
  • Wawancara Media Dilarang bagi Tawanan Israel yang…
  • Layakkah Lagu Viral Menjadi Media Literasi Anak…
  • Gelar Media Gathering, Yayasan Ibnu Abbas Klaten…
Dukung Kami
Kategori : Islamophobia

Tags : anti islam muslim eropa Muslim Inggris

Dukung Kami

Opini

Betulkah Gabung Board of Peace Merupakan Tindakan Realistis?

Betulkah Gabung Board of Peace Merupakan Tindakan Realistis?

5 Feb 2026 12:27:54
Bencana Tak Kunjung Usai Akibat Keserakahan Negara

Bencana Tak Kunjung Usai Akibat Keserakahan Negara

5 Feb 2026 12:20:43
Paradigma Bernegara dan Bencana Aceh

Paradigma Bernegara dan Bencana Aceh

5 Feb 2026 12:19:07
Begitu Indonesia Atasi Kekerasan dan Child Grooming yang Kian Marak

Begitu Indonesia Atasi Kekerasan dan Child Grooming yang Kian Marak

31 Jan 2026 17:06:51

Internasional

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

5 Feb 2026 12:38:35
Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

5 Feb 2026 12:37:07
Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

5 Feb 2026 12:35:37
Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

5 Feb 2026 12:33:24

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED