Munarman Desak Presiden Segera Bebaskan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir

12 Maret 2018
Munarman Desak Presiden Segera Bebaskan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir
Ustadz Abu Bakar Ba'asyir

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Direktur An-Nashr Institute Munarman mengatakan, satu-satunya cara untuk membebaskan Ustadz Abu adalah dengan amnesti atau abolisi.

“Harusnya Ustadz Abu itu langsung saja dibebaskan tanpa syarat. Bagi yang memiliki kewenangan memberi amnesti dan abolisi langsung saja diberikan,” katanya kepada Jurnalislam.com di Jakarta, Senin (12/3/2018)

Menurutnya, proses pembebasan Ustadz Abu tidak bisa dilakukan dengan grasi. Sebab, kata dia, proses pengajuannya harus melalui permohonan.

Munarman mengaku pihaknya dari dulu telah mendorong presiden untuk menggunakan kewenangannya mengeluarkan keputusan tentang amnesti dan abolisi kepada Ustadz Abu Bakar Ba’asyir.

“Jalan keluar hukumnya begitu, kan katanya harus konstitusional. Jadi amnesti dan abolisi itu cara yang paling tepat,” pungkasnya.

Ustadz Abu Bakar Ba’asyir harus divonis 15 tahun penjara setelah dinyatakan bersalah atas kasus pelatihan militer di Jalin Janto Aceh. Namun kondisi kesehatan yang terus menurun membuat Ustadz sepuh yang kini berusia 79 tahun itu harus mendapat perawatan intensif.

Sebelumnya, sesepuh Ponpes Al Mukmin Ngruki itu ditahan di Lapas Pasir Putih Nusakambangan, Cilacap.

Kontributor: Salman