MUI: Omnibus LAW Jangan Seenaknya Tabrak UU yang Sudah Ada

MUI: Omnibus LAW Jangan Seenaknya Tabrak UU yang Sudah Ada

BANTEN (Jurnalislam.com) – Wacana pengesahan UU Omnibus Law yang dinilai penuh kontroversial dikritik banyak pihak. Setelah ada wacana penghapusan beberapa cuti, mencuat kembali dalam draft UU tersebut bahwa PP dalam membatalkan UU.

Menanggapi UU Omnibus Law, Wakil Sekjen MUI Pusat KH Zaitun Rasmin meminta pemerintah bersama DPR berhati-hati betul dalam pembahasan UU ini.

“Secara umum harus hati-hati, Kalau ada undang-undang yang bisa menyederhanakan undang undang lain untuk kemaslahatan bangsa itu tentu niatnya baik tapi jangan nabrak sana nabrak sini undang undang yang sudah ada,” kata KH Zaitun kepada Jurnalislam.com baru-baru ini.

Menurutnya, jika sudah ada UU dan UU Omnibus Law menabrak UU yang sudah ada justru patut menjadi perhatian masyarakat.

“Kalau ada undang-undang yang sudah sangat baik kemudian nabrak seenaknya hanya untuk kepentingan orang orang tertentu, kepentingan pemodal, kepentingan kelompok tertentu, ini tidak boleh terjadi,” kata KH Zaitun.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X