MUI Banyuwangi: Ormas Islam Harus Mendorong Pariwisata Syariah di Banyuwangi

BANYUWANGI (Jurnalislam.com) – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyuwangi, KH Muhammad Yamin, Lc mengatakan, ormas Islam harus mendorong Banyuwangi sebagai tujuan pariwisata Syariah. 

"Saya berpesan ormas Islam harus tumbuh dengan ide perkembangan pariwisata syariah yang ada di Banyuwangi," katanya saat ditemui Jurnalislam di kediamannya Desa Kedanyunan Kec. Kabat, Kab. Banyuwangi, Jum'at (18/12/2015).

Untuk merealisasikannya, MUI Banyuwangi akan membuatkan proposal program untuk selanjutnya ditawarkan ke pemerintah pusat. "Tapi ormas Islam harus kompak dan mau. Nanti kita kumpulkan dari NU, Muhamadiyah, dll, untuk membahas ini semua," terangnya.

"Mengenai pariwisata syariah ini kalo perlu kita undang langsung menteri Pariwisata," sambungnya.

Menurutnya, ormas Islam mempunyai peran penting dalam mengembangkan Banyuwangi menjadi salah satu destinasi pariwisata Syariah.

"Kami dari MUI Banyuwangi siap memfasilitasi untuk mendorong pemerintah Banyuwangi ke syariah. Tentunya dengan peran ormas Islam di Banyuwangi, baik ormas besar maupun kecil sekalipun," tegasnya.

Pariwisata Banyuwangi yang bersyariah, menurut Kyai Yamin, merupakan salah satu harapan Bupati Banyuwangi. "Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang menginginkan pariwisata Banyuwangi tidak seperti di Bali. Pariwisata Banyuwangi yang sehat tanpa minuman keras dan seks bebas," ungkapnya mengutip pernyataan bupati Banyuwangi.

Reporter: Findra | Editor: Ally | Jurnalislam

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.